Ezra & Anjelo

Ezra & Anjelo
°21 { tragedi mie samyang dan permen karet }



🥀°guy's suport kalian bakal buat aku rajin upload,'( so please leave any coment and like :(°🥀


°this is originaly story from


🥀BLODDY ROSE🥀


I hopefully u'all can enjoyed this story that i make guys...ILY💖💋


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


-malam hari,villa pribadi anjelo


"tebak tentang wanita itu"adam mengunyah permen karet dimulutnya,


"kau sudah menemukan detailnya?"


"kau pasti terkejut,makanya coba kau tebak apa yang kutemukan"


"wanita itu seorang gelandangan yang ternyata suka melakukan prank untuk menipu orang?,"


"ckck sekarang aku tau harga saham turun karena kau selalu menonton hal yang tak berfaedah man"


"kalau begitu apa yang kau temukan tentang wanita itu"anjelo sejenak berhenti berkutat dengan pekerjaannya menahan diri agar tidak melemparkan sesuatu pada adam,


"wanita itu ezra elizier,25 tahun dan oh tentu dia bekerja untuk FBI,pantas saja mulutnya pedas seperti cabai tua"


"hanya itu yang kau dapatkan?"


"ya,keluarganya dan silsilah yang berhubungan dengan wanita itu seperti sangat misterius dan disembunyikan kau tau,"


"terlebih lagi wanita itu tidak mengunakan nama belakang keluarganya,"


"tidak semua orang mau mengunakan nama belakang keluarganya,apalagi jika keluarganya mantan narapidana."anjelo mulai mengerutkan keningnya kesal dengan alasan adam yang sebenarnya sedang malas untuk bekerja,


"ya kau benar sekali,hehehe"adam mencoba membuat sebuah balon dengan permen karet yang dengan dikunyahnya,dengan


sialnya anjelo melempar sebuah pen yang tepat menancap disana,


"kau sialan!!"


"fokus mencari tentang wanita itu,kau terus bermalas-malasan belakangan ini,sesekali aku berfikir untuk mengirimmu menjaga pinguin di antartika"


"kau tega mengirimkanku kesana?"


"kenapa tidak"


"kau!!bagaimana jika nanti diriku ini berubah menjadi bongkahan es dan di makan oleh beruang kutub"


"itu masalahmu,"


"sialan kau,dasar tidak berperasaan"


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


"huft.....rasanya pingangku akan putus"


"kau selesai berkemas?"


"ya begitulah,"


ezra merampas minuman kaleng ditangan emma membuat wanita disebelahnya itu memutar bola mata dan mengambil satu pack minuman dingin sekaligus,


"tidak aku hanya akan melihatnya,"


membuka satu kaleng minuman berwarna hijau tersebut,emma memandang drama di hadapannya dengan kosong,fikirannya melayang kesana kemari,


sedangkan ezra ia menyadari hal yang salah tentang sahabatnya itu pergi ke dapur,berkutat cukup lama disana,


'pluk'


"kau membuat samyang?"


"hm aku lapar,makanlah itu terlalu banyak jadi kuberikan saja padamu,daripada kubuang"


"thank's"


emma menahan air mata yang hampir terjatuh,merasa terharu,mengetahui masih ada sahabat yang memperdulikannya walau dengan seribu cara menjengkelkan untuk menunjukan betapa perdulinya dia padanya,


"kau selalu melihat drama yang menguras air mata"


"tidak,aku hanya menyukainya mereka berakting dengan sangat bagus"


"hmm baiklah"


lanjut menguyah mie dengan rasa pedas yang membakar lidah itu,suara tarikan ingus ezra dan emma bersautan satu sama lain,


mencoba meredakan rasa pedas,ezra dan emma terus meminum kalengan soda dihadapan nya satu demi satu tanpa menyadari bahwa kaleng terakhir sudah dihabiskan,


"kemana perginya soda itu huh"emma meraba meja dihadapannya dan hanya menemukan kaleng kosong,


"sudah habis huf...huf..bagaimana ini??!! rasa pedasnya akan membunuhku huf..huf"


ezra memukul sofa yang didudukinya merasakan rasa pedas dan panas yang menusuk menjalar ke seluruh kepalanya,


"apa yang mau masukan pada mie nya,rasa pedasnya sangat aneh kau tau,arghhhh kepalaku serasa akan pecah!!"bibir emma terlihat membengkak dengan wajah dan hidung merah seperti tomat busuk,


"aku memasukan sedikit keripik dengan bentuk seperti peti mati yang kau pesan secara online itu huf...huf...arghh pedas"


"apa!!huf...huf.. maksudmu"emma membelakan matanya menyadari keripik yang diucapkan ezra,


dengan tertatih wanita itu menuju ke dapur dan membelakan mata untuk kesekian kalinya,



emma terjatuh melihat keripik yang seharusnya nanti ia jadikan bahan mengerjai ezra malah terkena juga pada dirinya,


"kau tak apa em huf..huf.."ezra melangkahi tubuh emma yang bernafas dengan tak beraturan dilantai dan mengambil susu segar didalam kulkas,


"sebenarnya kenapa kau membeli barang yang rasanya menakutkan seperti itu em..huf...huf..sial rasanya membakar tenggorokanku.."


'mati aku kalau dia tau aku membeli keripik itu untuk mengerjai dia!!'batin emma meruntuki kebodohannya,


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


TBC🥀


aku update setiap malam minggu


jangan lupa like and coment ya


ps:author :)💖