Demon King Special Girl [Tensura]

Demon King Special Girl [Tensura]
Ch 7




.......


.......


.......


Srak


Srak


Suara semak berbunyi di samping Tsuki yang sedang duduk di padang yang di penuhi dengan bunga.


Tsuki menoleh ke kiri mendapati Hinata yang sedang berdiri tak jauh dari nya.


"Ah Hinata-san"


Hinata tersentak pelan, setelah tersadar gadis itu menghampiri Tsuki yang dalam wujud anak kecil nya.


"Ruka-chan bagaimana kamu ada disini? Aku mencari kemana-mana" Hinata menghampiri Tsuki dan memeluk gadis itu dengan erat.


Tsuki memakaikan mahkota bunga yang ia rangkai sedari tadi, Hinata memiringkan kepalanya.


"Untukku Ruka?" tanya Hinata dengan wajah yang berseri senang.


Tsuki mengangguk "aku tidak kemana-mana hanya saja-"


"Tsuki-san waktunya kembali" suara Valentine memotong Tsuki.


Hinata dan Tsuki melihat ke arah Valentine, Valentine melihat ke arah Hinata.


Vampir itu langsung saja menghampiri Tsuki dan menggendong nya, Tsuki melambaikan tangan nya.


"Jika ingin bertemu datang lah kemari" bibir Tsuki berbicara tanpa suara tapi di pahami oleh Hinata.


Sepergi nya mereka tatapan Hinata menjadi datar "siapa dia?"


...🍂🍂🍂...


Valentine mencubit pipi Tsuki "jangan mendekati manusia"


Gadis itu mengubah ukuran nya menjadi normal, beberapa anak rambutnya terbang terkena angin.


Tsuki tersenyum tipis dan berucap dengan lirih "tidak perlu khawatir aku menjaga diriku sendiri Valentine"


Vampir itu hanya membuang nafas pelan, ia hanya mengelus surai halus Tsuki.


Adik dari Raja iblis terkuat itu sangat penurut, walaupun memiliki kekuatan yang melampaui para True Demon Lord. Tapi tidak pernah memperbudak mereka, mungkin karena kekosongan hati nya? Atau karena dia tanpa emosi?


Manik Heterochromia milik Valentine menjadi datar, "jika ingin bertemu dengan nya bawa salah satu dari"


"Pengecualian untuk Milim dan Ramiris" ujar Valentine.


Dan Ramiris dengan suara nyaring nya, yang akan terus merengek.


"Aku paham"


Sejak saat itu Hinata dan Tsuki selalu bertemu di tempat dimana Tsuki selalu pergi jika sedang bosan.


Sebenarnya bisa dibilang Hinata yang menemui Tsuki bukan mereka yang berjanjian untuk bertemu bersama.


Lagipula padang bunga itu hanya tempat bagi Tsuki jika sedang ingin keluar.


Cukup lama bagi Hinata dan Tsuki bertemu, hingga akhirnya Tsuki berhenti mengunjungi padang bunga itu.


Untuk kabar Hinata juga Tsuki tidak tau, lagipula itu tidak penting baginya.


Flashback off


Tsuki menatap keluar jendela yang sedang bersalju, ini nasibnya karena tinggal di daerah salju sih bersama kakak nya itu.


Ia merebahkan dirinya di kasur "sepertinya aku sudah lama tidak pergi ke hutan" gumam Tsuki.


Mata sayu nya melihat ke atas, "Kaoru kapan cerita utama nya di mulai?" gumam Tsuki.


Layar transparan muncul di depan Tsuki,


[ Tidak lama lagi Nona, hanya berjarak beberapa jam dari sekarang ]


Tsuki bangkit dari kasur nya, "Kaoru berubah lah menjadi manusia"


[ sesuai permintaan anda Nona ]


Cahya kebiruan muncul di depan Tsuki, selang beberapa detik Kaoru muncul di depan Gadis itu.


Seperti kebiasaan nya saat bertemu dengan Tsuki, dia selalu mencium tangan sang Nona nya.


Dan Tsuki yang hanya melihat dan menerima nya saja, ah gadis itu tidak pernah menolak perilaku dari seseorang kepada nya ya.


Walaupun itu tanpa persetujuan nya, hanya bisa menerimanya.


"Kaoru antarkan aku ketempat Veldora"


Kaoru tersenyum, terlihat sangat tampan "dengan senang hati Nona"


Walupun bisa menggunakan kekuatan nya sendiri, tapi Tsuki sangat malas untuk menggunakan nya.


Lingkaran sihir berwarna biru yang sama saat pertama kali itu muncul kembali dibawah mereka berdua.


Dalam sekejap Kaoru dan Tsuki menghilang, menyisakan ruangan luas yang sunyi.


~Bersambung~


*tidak tertarik untuk dobel/crazy up ( ̄ヘ* ̄)soo jangan berharap banyak ┐( ̄ー ̄)┌