![Demon King Special Girl [Tensura]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/demon-king-special-girl--tensura-.webp)
...~Happy Reading~...
.... ...
.... ...
.... ...
Gadis dengan surai hitam legam nya dan iris merah menyala duduk di salah satu batang pohon yang tinggi.
Iris nya memperhatikan sekumpulan goblin dan slime biru yang sedang melawan sekelompok Serigala?
Lebih tepatnya sedang menakut-nakuti serigala nya saja.
Tsuki hanya duduk dan memperhatikan mereka, selang beberapa jam setelahnya. Gadis itu turun dan menghampiri Rimuru yang memasuki mode tidurnya.
Rangga sang Widerwolf yang sudah di namai oleh Rimuru itu menggeram, merasakan aura kuat yang mendekat.
Para goblin gemetar aura nya begitu kuat. Tsuki sedikit memiringkan kepala melihat para goblin yang gemetar.
Aura nya tidak ia keluarkan kok, tapi kenapa mereka seakan di tekan oleh sesuatu?
Sesampainya di depan mereka, Tsuki tersenyum kecil.
"Perkenalkan Tsuki Haruka, aku yang akan mengurus kalian selama slime itu tidak sadarkan diri"
...🍁🍁🍁...
Selang tiga hari kemudian, Tsuki mengurus para goblin dan Widerwolf itu dengan baik.
Tsuki tiduran di tubuh berbulu milik Rangga dengan mata yang terpenjam.
"Rangga aku akan pergi, karna slime itu akan bangun hari ini" gumam Tsuki dengan mata yang masih terpenjam.
Mendengar nya Rangga menjilati Tsuki, "kenapa? Bukankah bagus jika Tsuki-sama bertemu tuanku?"
Sepertinya kata-kata yang di ucapkan Rangga terbalik.
Tsuki bangun dan melihat ke bawah gunung, "akan ku pikirkan nanti, sekarang lebih baik kamu bertemu dengan slime itu. Ku rasa dia sudah sadar"
Rangga langsung berlari menuruni gunung, menghampiri tuannya itu.
Gadis dengan iris merah nya itu menatap langit cerah, 'terkadang aku merasa mereka... Seperti dua orang yang sama'
Sigh
Menghela nafas pelan, sedetik kemudian Tsuki menghilang dari sana. Bertepatan dengan angin yang berhembus kencang menerbangkan dedaunan.
'Yah itu hanya perasaan ku saja'
Wush
Tsuki muncul di salah satu dahan yang tidak jauh dari tempat Rimuru. Rambutnya berkibar dengan kencang saat angin topan yang diciptakan oleh Rangga muncul.
"Dia benar-benar tidak bisa mengendalikan kekuatan nya" gumam Tsuki.
Auuuuuu
Auuuuuu
Rimuru-sama
Rimuru-sama
Suara lolongan serigala dan juga teriakan para goblin menyambut kebangunan nya Rimuru terdengar sangat keras.
Iris merah nya menatap semua keributan itu dengan datar, "benar-benar berisik"
Menutup matanya sebentar lalu membukanya
( anggap surai nya warna hitam )
Iris merah Tsuki menjadi berbeda, gadis itu menatap datar kerumunan goblin dan Direwolf.
"Waktunya pergi, haruskah aku menjalin hubungan dengan Rimuru?" Tsuki bergumam dengan tubuh yang perlahan menghilang.
Rimuru P.O.V
Huft
"Baik, butuh waktu lima menit sampai kalian bisa tenang"
Hening
Para goblin diam dan melihat Rimuru.
Lelucon terbaik ku tidak bekerja?
Rigurd pun bertanya, "Rimuru-sama apa yang anda maksud?"
Mengalihkan rasa malu akhirnya aku mulai berbicara.
"Seperti yang kalian lihat, kita sudah menjadi keluarga besar"
"Jadi untuk menghindari masalah, aku ingin membuat tiga aturan"
"Aturan?"
Para goblin itu bersuara dengan penuh tanda tanya.
"Tiga aturan" tubuh slime ku membentuk angka tiga.
"Setidaknya, turuti lah ketiga aturan ini"
"Pertama, tidak boleh menyerang manusia"
"Kedua, tidak boleh bertengkar"
"Ketiga, tidak boleh meremehkan ras lain"
"Hanya itu"
Selesai aku berbicara, Rigur mengangkat tangannya ingin bertanya.
"Ya, Rigur-kun"
"Kenapa kami tidak boleh menyerang manusia?" tanya Rigur.
Rigurd yang merasa pertanyaan Rigur tidak sopan itu pun segera menegurnya, "hei!, Rigur! "
"Sudahlah, sudahlah" aku berucap bahwa itu tidak masalah.
Aku melihat Rigur, "alasannya sederhana, karena aku menyukai manusia. Hanya itu"
"Begitu, saya sudah mengerti!" jawab Rigur.
"Eh? Sudah mengerti? Benarkah?" aku bertanya dengan ragu.
Selanjutnya aku menjelaskan mengenai hal-hal yang lain.
Rimuru P.O.V off
Setelah selesai menjelaskan pun para goblin dan Direwolf pergi melakukan apa yang di perintahkan oleh Rimuru.
Rimuru melihat para goblin dan Direwolf yang sedang mengerjakan perintah nya.
Rimuru melihat Rigurd, ia baru ingat "Rigurd apa kau tau siapa gadis dengan nada dingin nya?"
Rigurd melihat Rimuru, "gadis dengan nada dingin? Ah apa maksud anda Tsuki-sama? "
"Tsuki?" tanya Rimuru dengan tanda tanya besar di kepalanya. Apa itu namanya?
"Iya anda benar Rimuru-sama, Tsuki-sama adalah gadis yang mempunyai surai hitam dan mata yang berwarna nerah"
"Tsuki-sama juga adalah orang yang mengurus kami selama anda tidak sadarkan diri Rimuru-sama " jelas Rigurd dengan jelas.
Rimuru mendengar kan setiap ucapan Rigurd, 'yah aku mengetahui hal itu, karena aku bisa mendengar setiap hal yang kalian ucapkan'
"Lalu di mana dia?"
"Mungkin Tsuki-sama sudah pergi tuan ku" jawab Rangga dengan skor yang bergoyang pelan.
Rimuru beralih menatap Rangga "dari mana kau tau?"
Rangga menjilati Rimuru, "Tsuki-sama yang mengatakan nya sendiri pada saya tuanku"
'Rasanya aku jadi ingin bertemu dengan nya'
"Tapi saya tidak yakin kalau Tsuki-sama adalah manusia Rimuru-sama " ucap Rigurd tiba-tiba membuat Rimuru menatap nya.
"Apa maksud mu? Kenapa kamu bilang dia kalau bukan manusia?" tanya Rimuru penasaran.
"Mungkin itu karena aura Tsuki-sama sangat berbeda dengan manusia lainnya Rimuru-sama. Karena manusia biasa tidak mungkin mempunyai aura sekuat itu bahkan melebihi true demon lord " jawab Rigurd sembari berpikir.
...🍁🍁🍁...
"Nii-san? "
Tsuki memandang datar Pria dengan surai hitam dan garis-garis hitam dan emas serta mata yang berwarna emas.
Yah kalian pasti sudah menebaknya.
"Noir... Apa yang kau lakukan di sini"
~Bersambung~
sekali-kali dobel up ヾ(^-^)ノ