![Demon King Special Girl [Tensura]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/demon-king-special-girl--tensura-.webp)
.......
.......
.......
"Sudah di mulai?"
Tsuki melihat ke langit, aura Veldora menghilang secara tiba-tiba. Dan itu menggegerkan satu dunia karena hilang nya sang Naga Badai Veldora.
Iris merah Tsuki bercahaya terkena sinar matahari, tak lama gadis itu mengalihkan pandangan nya ke hutan mendengar derap langkah kaki yang terdengar buru-buru menuju dirinya.
Tak lama Pria dengan surai putih dan Iris biru laut yang indah itu muncul, dia menatap Tsuki dengan senang.
Grep
Pria bersurai putih itu langsung memeluk Tsuki erat "Nona aku merindukan mu"
"Shiro... Apa sudah selesai dengan tugas mu?" Tsuki bertanya dengan suara seperti berbisik.
"Tentu saja Nona, saya sangat tidak sabar bertemu dengan anda" jawab Shiro dengan semangat.
Brak
Beberapa detik kemudian Kaoru muncul dan menarik kuat Shiro sehingga pelukan nya terlepas.
Kaoru melempar nya kebelakang, "menjauh lah dari nya"
Tatapan mata Kaoru terlihat mengerikan, Shiro tak tinggal diam. Pria itu juga membalas tatapan Kaoru, mata biru seindah laut itu menjadi sangat dingin seperti badai salju.
Atmosfir yang tadi nya cerah menjadi mencengkam karena aura mengerikan yang menguar dari Kaoru dan Shiro.
"Kaoru, Shiro. Tarik aura kalian, itu membuat bunganya membeku" daripada membeku bisa di bilang bunga-bunga nya juga akan mati.
Ah bunga cantik itu menjadi mati, Iris merah Tsuki menjadi dingin.
Kaoru dan Shiro langsung menarik aura mereka, gadis dengan Iris merah itu menghela nafas pelan lalu melambaikan tangan nya seakan menyuruh tuk mendekat.
Tsuki memegang dagu mereka berdua, tatapan gadis itu berubah menjadi rumit.
"Kaoru... Shiro... Berhentilah bertengkar untuk hal yang tak perlu" lirih Tsuki, jika ia tidak berbicara seperti ini mungkin mereka akan selalu bertengkar dan malah membuat petaka.
Kalian tahu? Kekuatan mereka berdua tidak lah lemah, Tsuki khawatir jika sewaktu-waktu mereka akan bertengkar karena masalah kecil dan malah menghancurkan dimensi ini.
Baik Shiro ataupun Kaoru, mereka memegang lengan Tsuki dan mencium nya lama.
Ah apa kedua pria tampan itu mempunyai kebiasaan yang sama?
"Apapun sesuai keinginan anda Nona, kami akan selalu mengabulkannya" mereka menjawab secara bersamaan.
Tapi siapa yang tau? Kalau identitas mereka tidak sesederhana itu...
Tsuki tidak mungkin menyadari itu, dibandingkan hal itu dia lebih ingin tahu... Apa yang akan terjadi dengan dirinya kedepannya.
'Ah... Aku ingin pergi melihat Slime itu, tapi aku malas jika harus pergi ke Goa itu, harus menunggu beberapa minggu lagi'
...🍁🍁🍁...
Di istana es putih Tsuki tiduran di atas kasurnya dengan, iris merahnya menatap langit-langit kamarnya.
Terasa sangat sunyi, karena para Raja iblis sedang berkumpul mungkin membahas hilang nya Veldora beberapa minggu yang lalu? Mungkin.
Jemari Tsuki mengelus Shiro yang berada dalam wujud serigala kecil, iris nya menyipit. Ini sangat membosankan.
"Bagaimana jika aku pergi ke kota?" gumam Tsuki, bukan ide yang buruk Tsuki rasa.
Gadis itu bangun dan berdiri, Shiro menatap Tsuki yang sedang merapikan rambutnya karena sedikit berantakan.
Serigala itu berubah ke wujud manusia nya, "anda ingin kemana tuan?"
Tsuki menoleh dan tersenyum tipis, gadis itu merubah warna mata nya menjadi biru dengan surai berwarna putih.
"Entahlah... Menemui teman lama mungkin?"
~Bersambung~