Demon King Special Girl [Tensura]

Demon King Special Girl [Tensura]
Ch 5




.......


.... ...


.... ...


Tap


Tap


Tap


"Sudah selesai Tuan?"


"Ya sekarang, mari keluar" ucap Tsuki.


Kaoru kambali melakukan hal yang sama, sistem kembali mengambil tangan kanan Tsuki lalu menciumnya.


"Baik Tuan" Kaoru menjawab sambil  tersenyum, Lingkaran sihir kembali muncul di bawah mereka.


Tsuki dan juga Kaoru yang senantiasa memegang tangan Tuan nya itu sedang menelusuri hutan Jura.


Srak


Tsuki berhenti berjalan membuat Kaoru juga otomatis berhenti.


"Kaoru kembalilah" Kaoru langsung menghilang setelah Tsuki memberinya perintah.


Gadis itu dapat melihat seorang gadis dengan pakaian serba putih dengan topeng yang menutupi wajahnya.


Ah ternya Shizue Izawa, Tsuki mengecil kan tubuh nya hingga menjadi seperti anak berumur 8 tahun.


Tsuki mengangkat lengan nya, baju yang ia pakai menjadi kebesaran karena tubuhnya yang mengecil.



(Rata-rata seperti itu)


"Are? Kenapa ada anak kecil di sini?" Tsuki menoleh kebelakang, ternyata Shizue yang sudah melihatnya.


Pluk


Shizue menggendong Tsuki "nah bagaimana kalau kau ku perkenalkan pada kedua murid ku, adik kecil? Ku rasa kalian seumuran " 


Tsuki hanya memiringkan kepalanya dengan menatap kosong Shizue, seolah tidak mengerti ucapan nya.


'hm? Bertemu dengan Hinata Sakaguchi dan Yuuki Kagurazaka, ku rasa itu tidak buruk'


...🍁🍁🍁...


"Ruka-chan kamu imut sekali, rasanya aku ingin selalu di sampingmu"


Mungkin akan terasa menjengkelkan bagi orang lain jika terus ditempeli oleh seseorang, tapi hal itu tidak berlaku untuk Tsuki.


Tapi Tsuki tetap merasa heran yah hanya sedikit, kanapa tokoh Hinata Sakaguchi sangat berbeda dengan yang di deskripsikan?


Tapi rasa heran itu langsung hilang setelah 3 detik, seolah ia tidak pernah memikirkannya.


Tap


Tap


Tap


Mendengar derap langkah yang mulai mendekat, Hinata melepaskan pelukannya pada Tsuki walaupun sedikit tidak rela.


Hinata langsung duduk di samping Tsuki, mengambil buku dan pura-pura membaca dengan wajah yang berganti menjadi dingin.


Yuuki Kagurazaka yang sedari tadi berada di belakang Hinata dan Tsuki pun memandang aneh Hinata.


Kenapa tiba-tiba gadis itu jadi sangat menyukai anak kecil yang di bawa oleh sensei nya? Yah walaupun harus ia akui anak kecil yang di bawa oleh sensei itu sangat imut dengan tatapan polos nya, aura yang di sekelilingnya pun terasa sangat positif.


Kriet


Pintu terbuka menampilkan Shizue dengan seseorang yang dibelakangnya, entahlah Tsuki tidak bisa melihat dengan jelas.


"Apa kalian sudah akrab dengan Tsuki-chan?" Tanya Shizue pada murid-muridnya.


Hinata dan Yuuki mengangguk, "sudah sensei"


Shizue mendekati Tsuki lalu memeluk gadis itu gemas, "nee Tsuki-chan apa kamu sudah mengingat tempat tinggal mu?"


Baru ingin menjawab Tsuki langsung menutup kembali bibirnya yang tadinya ingin terangkat.


Aura yang Tsuki kenali tapi... Kenapa bisa ada disini? Bukankah mereka sangat tidak menyukai manusia?


Tsuki memukul pelan tangan Shizue yang sedang memeluknya, Shizue melepaskan pelukannya.


"Eh? Nande Tsuki-chan?" Tsuki tidak menjawab, ia mengarahkan tangan nya menunjuk keluar.


Shizue melihat arah tangan Tsuki, mata nya terlihat sedikit membesar melihat nya.


"Eh Ruka-chan kamu ingin kemana?" teriak Hinata pada Tsuki yang berjalan keluar.


Mendengar teriakan Hinata, Shizue buru-buru keluar mencari Tsuki. Tapi sayang nya gadis itu sudah tidak ada dengan orang yang Tsuki tunjuk.


"Sensei, apa Ruka-chan akan baik-baik saja?" Shizue menoleh ke Hinata lalu tersenyum.


Layaknya seorang ibu Shizue mengelus kepalanya "daijobu Hinata, Tsuki akan baik-baik saja"


'Yah aku pun tidak yakin, tapi apa itu tadi Leon-sama? Kalau benar aku meragukan kalau Tsuki baik-baik saja'


Yuuki yang berada di belakang Hinata itu samar mengerutkan dahinya, 'aku tidak yakin'


~Bersambung~