Darkest Secret

Darkest Secret
Tatapan



"hua......"tangis Ririn yang duduk di sebelahku membuat yang lain menoleh padanya.


aku yang sudah tau permasalahannya, bertanya padanya"kenapa?putus lagi?"


"iyaaa,,,"


"Kayaknya baru kemaren deh lo ngomong jomblo,terus sekarang putus!!kapan lo pacaran lagi?"tanya Melinda yang heran dengan tigkah temannya.


Bagaimana tidak heran Ririn saja mempunyai mantan 10 dalam satu minggu,Coba bayangin kalau sudah 1 tahun dah banyak itu


"Tadi malem huaa...."Jawab Ririn dengan tanpang dosanya.


"Hah"Melinda meghela napasnya dengan kasar" Ririn Ririn..... lo coba aja deh ga pacaran dulu dari pada putus putus terus"


"Mana bisa dia nda"bantahku" Dia aja ngelirik cowok yang ganteng dikit aja lagsung di pepet"


Semua tertawa namun tidak Untuk Ririn


"Apasih lo sherly bukannya bantuin gue Hua.."Tangisnya.


"Udah lah Rin mending cari yang baru!"Saran Kirana."Biasanya kan juga gitu!!"


"Iya juga ya,kenapa ga cari yang baru hahah!"tawa Ririn dan teman temannya hanya menggelengkan kepalanya.


"na lo yang bener aja"bisik ku yang hanya terdengar oleh Kirana saja.


"biarin aja daripada mewek tu bocah!"


"emm"


selesai makan aku melanjutkannya dengan main game sambil menunggu teman temanku menyelesaikan makanannya.


Tanpa ku sadari ada beberapa cowok yang meghampiri meja kami.


"Hai boleh kami gabung?"Tanya salah satu cowok itu


Aku yang masih fokus bermain game dengan ponselku, ku abaikan.Namun tidak dengan Niren yang mengenal mereka.


"Iya boleh,lagi pula ini kan tempat umum"Kata Niren mempersialkan duduk.


Suasna cangguh di meja itu seketika hilang saat aku berteriak" Yess comeback!!"seruku yang memenangkan permainan di ponselku.


Semua mata di meja itu tertuju padaku.Aku yang menyadarinya tertunduk malu.Namun tidak untuk teman temanku mereka tertawa melihat tigkahku, termasuk cowok yang baru saja ku sadari duduk di sampingku.


Aku memengok kesamping dimana cowok itu duduk disampingku dan baru saja ku sadari karna tadi aku keasikan bermain game.Aku melihat dia tertawa dan terlihat lesung pipinya sungguh indah pemandangan ini.


Saat aku masih melihat pemandangan yang indah itu cowok itu menengkok kearahku.Dan itu membuatku dan dia deren salaing memandang dan disitu juga jantugku berdegup kencang.


apa dia bisa mendengar detak jantugku yang cukup kencang dan terasa sekali di tubuhku.


Aku menatap lekat lekat wajah tampannya begitupun dengannya.


"Ekhm...."deheman Kirana yang tak terlalu keras namun berhasil membuatku terkejut dan memenangkan wajahku.


Aku yakin wajahku memerah saat itu juga.Kirana memang sudah tau jika aku suka dengannya.


Jika saja Kirana tidak melakukan itu pasti aku dan dia masih bertatapan.Namun aku tau maksudnya agar yang lain tidak curiga padaku.


"Sherly untung tadi gue lihat lo ketika yang lain masih Tertawa!"bisik Kirana padaku. Kirana memang mengetahui jika aku suka dengan Deren dan dia melakukan itu agar yang lain tidak mengetahuinya, yaa!! hanya aku dan Kirana saja


"iya....makasih ya Na"


Bel masuk berbunyi,Mereka kembali kekelasnya.


****


Sepulang sekolahnya.


Aku berjalan bersama Niren dan Melinda menuju parkiran untuk mengambil mobil.Setelah mengambil mobil aku, Niren dan Melinda menuju gerbang dimana Kirana dan Ririn menunggu.


Aku memakai henset dan menyalakan musik k-pop kesukaanku dengan volume yang cukup membuatku tidak mendengarkan apapun selain suara musik itu.


Tok...Tok...Tok....


terdengar kaca mobil itu deketuk,Dia Kirana namun Sherly tidak menanggapinya.