
Kini abad baru telah tiba dan menjadi tanda tanya bagi para pemikir dunia usaha, apakah ia datang membawa harapan atau bayangan kecemasan bagi kehidupan
perusahaan. Proses perubahan lingkungan terjadi akibat revolusi sains dan teknologi. Tiap-tiap revolusi menimbulkan perubahan lingkungan yang secara nyata melahirkan perbaikan inovasi produk. Berbagai macam barang menjadi berlimpah dan cepat usang. Perubahan lingkungan memberikan pengaruh dan menuntut perbaikan di bidang manajemen, administrasi dan sistem
informasi. Perubahan lingkungan perusahaan merupakan suatu kenyataan yang dihadapi sebagai kekuatan yang memberi
Analisa kekuatan dan kelemahan dilakukan dalam rangka menganalisa kesempatan dan ancaman serta menetukan konsistensi pemasaran perusahaan. Perusahaan harus dapat menganalisa perubahan lingkungan.
“Lingkungan makro yaitu : lingkungan demografi, lingkungan teknologi serta lingkungan budaya.
Lingkungan mikro seperti : perusahaan, pelanggan, pesaing serta publik, maka produk perusahaan akan menempati berbagai persoalan serta kesempatan pertumbuhan yang timbul.”
Karena pentingnya kebijaksanaan pemasaran dewasa ini dalam menghadapi perubahan lingkungan perusahaan yang turut mempengaruhi situasi persainganDalam melaksanakan pembangunan Jangka
Panjang, titik berat pembangunan
diletakkan pada bidang perekonomian sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran pembangunan nasional
sesuai dengan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.
Pengembangan industri minyak dan gas bumi di Indonesia
harus didasarkan pada UUD 1945 pasal 33, yang antara lain
menyebutkan “ Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-
besarnya untuk kepentingan rakyat “.
Dalam suatu perusahaan, kegiatan
pemasaran merupakan salah satu
kegiatan yang sangat penting. Karena itu perusahaan terus dapat menciptakan, memelihara dan menyebarkan permintaan terhadap produk yang dihasilkan secara teratur dan
terencana. Perkembangan kebutuhan manusia tidak terbatas dimana tingkat persaingan di antara sasaran
perusahaan terus berubah. Semakin beragamhasil produk dari berbagai macam merek, hasil produksi serta jenis produk telah membanjiri pasar.
Kini abad baru telah tiba dan menjadi tanda tanya bagi para pemikir dunia usaha, apakah ia datang membawa harapan atau bayangan kecemasan bagi kehidupan
perusahaan. Proses perubahan lingkungan terjadi akibat revolusi sains dan teknologi. Tiap-tiap revolusi menimbulkan perubahan lingkungan yang secara nyata melahirkan perbaikan inovasi produk. Berbagai macam barang menjadi berlimpah dan cepat usang. Perubahan lingkungan memberikan pengaruh dan menuntut perbaikan di bidang manajemen, administrasi dan sistem
informasi.Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan : “Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dengan
kelompok mendapatkan apa yang mereka
butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya“.
Menurut Alex S. Nitisemito (2018, Hal.5) menyatakan : “ Marketing adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen semua efisiensi dengan maksud menciptakan permintaan efektiktif “.
Dari pengertian diatas dikemukakan bahwa
semua kegiatan yang bertujuan memindahkan
barang atau jasa dari produsen ke konsumen merupakan suatu aktivitas pemasaran.
Menurut Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan :
“Pemasaran adalah tindakan-tindakan manusia yang
diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran“. Dari definisi yang dikemukakan Kotler, ada 4 (empat) unsur pokok
dari pemasaran yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya, yaitu :
Kebutuhan dan keinginan
manusia sesungguhnya merupakan titik tolak usaha pemasaran,
karena kebutuhan dan keinginan manusia pada dasarnya selalu ingin dipenuhi.
Segala sesuatu yang berkemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia disebut produk. Produk yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, meliputi ; objek
fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan ide.
Pemasaran terjadi bilamana orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan melalui pertukaran yang merupakan tindakan untuk memperoleh suatu benda yang diinginkan dengan menawarkan sesuatu yang sebagai gantinyaPenelitian yang membahas tentang waktu dan lokasi penelitian, sumber data penelitian dan alat analisa yang digunakan pada penelitian ini.
Bab IV : Analisa dan penilaian. Pada bab ini penulis mengadakan analisa dan penilaian terhadap kebijaksanaan pemasaran, pasar potensial, perkembangan volume penjualan, dan hambatan-hambatan pemasaran.
Bab V : Merupakan
bab terakhir adalah kesimpulan dan saran. Pada bab ini penulis menyimpulkan apa yang telah diuraikan pada bab-bab terdahulu serta saran penulis yang
mungkin dapat bermanfaat bagi perusahaan dan pengembangan ilmu pengetahuan terapan pada umumnya.
BAB IIKERANGKA TEORI
2.1 Pengertian PemasaranPemasaran merupakan salah satu bidang yang paling sulit dianalisa
dalam pengambilan keputusan bagi suatu perusahaan. Hal ini disebabkan karena pemasaran menyangkut semua aspek kehidupan manusia setiap hari. Dalam
pemasaran juga terdapat hal- hal yang
bersifat tidak kuantitatif seperti halnya bidang lain dalam perusahaan, seperti bidang produksi, keuangan, dan
lain-lain. Tetapi faktor psikologi seperti selera dan mutu pendapatan, sangat berpengaruh dalam bidang pemasaran.
Sejalan dengan perkembangan dunia
industri dan perkembangan tehnik-tehnik pemasaran, pihak produsen dihadapkan pada masalah-masalah bagaimana cara dan tehnik terbaik dalam memasarkan
hasil produksinya. Hal ini seperti kembalinya uang yang
diivestasikan pada perusahaan dan membawa keuntungan hidup perusahaan sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.
Dari masalah diatas muncul istilah pemasaran. Definisi Pemasaran terus
berkembang dan mengalami perubahan mengikuti kemajuan zaman. Pemasaran adalah
fungsi bisnis yang mengindentifikasi keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi sekarang dan mengukur seberapa besarnya pasar target yang paling baik dilayani serta menentukan produk jasa dan program yang tepat dalam melayani pasar tersebut. Jadi pemasaran berperan
sebagai penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pola jawaban industri yang bersangkutan.
Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan : “Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dengan
kelompok mendapatkan apa yang mereka
butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya“.
Menurut Alex S. Nitisemito (2018, Hal.5) menyatakan : “ Marketing adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen semua efisiensi dengan maksud menciptakan permintaan efektiktif “.Kini abad baru telah tiba dan menjadi tanda tanya bagi para pemikir dunia usaha, apakah ia datang membawa harapan atau bayangan kecemasan bagi kehidupan
perusahaan. Proses perubahan lingkungan terjadi akibat revolusi sains dan teknologi. Tiap-tiap revolusi menimbulkan perubahan lingkungan yang secara nyata melahirkan perbaikan inovasi produk. Berbagai macam barang menjadi berlimpah dan cepat usang. Perubahan lingkungan memberikan pengaruh dan menuntut perbaikan di bidang manajemen, administrasi dan sistem
informasi. Perubahan lingkungan perusahaan merupakan suatu kenyataan yang dihadapi sebagai kekuatan yang memberi
Analisa kekuatan dan kelemahan dilakukan dalam rangka menganalisa kesempatan dan ancaman serta menetukan konsistensi pemasaran perusahaan. Perusahaan harus dapat menganalisa perubahan lingkungan.
“Lingkungan makro yaitu : lingkungan demografi, lingkungan teknologi serta lingkungan budaya.
Lingkungan mikro seperti : perusahaan, pelanggan, pesaing serta publik, maka produk perusahaan akan menempati berbagai persoalan serta kesempatan pertumbuhan yang timbul.”
Karena pentingnya kebijaksanaan pemasaran dewasa ini dalam menghadapi perubahan lingkungan perusahaan yang turut mempengaruhi situasi persainganDalam melaksanakan pembangunan Jangka
Panjang, titik berat pembangunan
diletakkan pada bidang perekonomian sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran pembangunan nasional
sesuai dengan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.
Pengembangan industri minyak dan gas bumi di Indonesia
harus didasarkan pada UUD 1945 pasal 33, yang antara lain
menyebutkan “ Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-
besarnya untuk kepentingan rakyat “.
Dalam suatu perusahaan, kegiatan
pemasaran merupakan salah satu
kegiatan yang sangat penting. Karena itu perusahaan terus dapat menciptakan, memelihara dan menyebarkan permintaan terhadap produk yang dihasilkan secara teratur dan
terencana. Perkembangan kebutuhan manusia tidak terbatas dimana tingkat persaingan di antara sasaran
perusahaan terus berubah. Semakin beragamhasil produk dari berbagai macam merek, hasil produksi serta jenis produk telah membanjiri pasar.
Kini abad baru telah tiba dan menjadi tanda tanya bagi para pemikir dunia usaha, apakah ia datang membawa harapan atau bayangan kecemasan bagi kehidupan
perusahaan. Proses perubahan lingkungan terjadi akibat revolusi sains dan teknologi. Tiap-tiap revolusi menimbulkan perubahan lingkungan yang secara nyata melahirkan perbaikan inovasi produk. Berbagai macam barang menjadi berlimpah dan cepat usang. Perubahan lingkungan memberikan pengaruh dan menuntut perbaikan di bidang manajemen, administrasi dan sistem
Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan : “Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dengan
kelompok mendapatkan apa yang mereka
butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya“.
Menurut Alex S. Nitisemito (2018, Hal.5) menyatakan : “ Marketing adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen semua efisiensi dengan maksud menciptakan permintaan efektiktif “.
Dari pengertian diatas dikemukakan bahwa
semua kegiatan yang bertujuan memindahkan
barang atau jasa dari produsen ke konsumen merupakan suatu aktivitas pemasaran.
Menurut Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan :
“Pemasaran adalah tindakan-tindakan manusia yang
diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran“. Dari definisi yang dikemukakan Kotler, ada 4 (empat) unsur pokok
dari pemasaran yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya, yaitu :
Kebutuhan dan keinginan
manusia sesungguhnya merupakan titik tolak usaha pemasaran,
karena kebutuhan dan keinginan manusia pada dasarnya selalu ingin dipenuhi.
Segala sesuatu yang berkemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia disebut produk. Produk yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, meliputi ; objek
fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan ide.
Pemasaran terjadi bilamana orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan melalui pertukaran yang merupakan tindakan untuk memperoleh suatu benda yang diinginkan dengan menawarkan sesuatu yang sebagai gantinyaKini abad baru telah tiba dan menjadi tanda tanya bagi para pemikir dunia usaha, apakah ia datang membawa harapan atau bayangan kecemasan bagi kehidupan
perusahaan. Proses perubahan lingkungan terjadi akibat revolusi sains dan teknologi. Tiap-tiap revolusi menimbulkan perubahan lingkungan yang secara nyata melahirkan perbaikan inovasi produk. Berbagai macam barang menjadi berlimpah dan cepat usang. Perubahan lingkungan memberikan pengaruh dan menuntut perbaikan di bidang manajemen, administrasi dan sistem
informasi. Perubahan lingkungan perusahaan merupakan suatu kenyataan yang dihadapi sebagai kekuatan yang memberi
Analisa kekuatan dan kelemahan dilakukan dalam rangka menganalisa kesempatan dan ancaman serta menetukan konsistensi pemasaran perusahaan. Perusahaan harus dapat menganalisa perubahan lingkungan.
“Lingkungan makro yaitu : lingkungan demografi, lingkungan teknologi serta lingkungan budaya.
Lingkungan mikro seperti : perusahaan, pelanggan, pesaing serta publik, maka produk perusahaan akan menempati berbagai persoalan serta kesempatan pertumbuhan yang timbul.”
Karena pentingnya kebijaksanaan pemasaran dewasa ini dalam menghadapi perubahan lingkungan perusahaan yang turut mempengaruhi situasi persainganPhillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan : “Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dengan
kelompok mendapatkan apa yang mereka
butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya“.
Menurut Alex S. Nitisemito (2018, Hal.5) menyatakan : “ Marketing adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen semua efisiensi dengan maksud menciptakan permintaan efektiktif “.
Dari pengertian diatas dikemukakan bahwa
semua kegiatan yang bertujuan memindahkan
barang atau jasa dari produsen ke konsumen merupakan suatu aktivitas pemasaran.
Menurut Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan :
“Pemasaran adalah tindakan-tindakan manusia yang
diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran“. Dari definisi yang dikemukakan Kotler, ada 4 (empat) unsur pokok
dari pemasaran yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya, yaitu :
Kebutuhan dan keinginan
manusia sesungguhnya merupakan titik tolak usaha pemasaran,
karena kebutuhan dan keinginan manusia pada dasarnya selalu ingin dipenuhi.
Segala sesuatu yang berkemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia disebut produk. Produk yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, meliputi ; objek
fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan ide.
Pemasaran terjadi bilamana orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan melalui pertukaran yang merupakan tindakan untuk memperoleh suatu benda yang diinginkan dengan menawarkan sesuatu yang sebagai gantinya