Classic Love

Classic Love
Part 4



ia mengerutkan alis saat melihat mobil terparkir di depan kostnya. Setelah memarkirkan sepeda motor di garasi, bergegas naik ke kamarnya yang ada di lantai atas. Dia menghela nafas melihat Abim duduk selonjoran di depan kamarnya.


Penelitian yang membahas tentang waktu dan lokasi penelitian, sumber data penelitian dan alat analisa yang digunakan pada penelitian ini.


Bab IV  :     Analisa dan penilaian. Pada bab ini penulis mengadakan analisa dan penilaian terhadap kebijaksanaan pemasaran, pasar potensial, perkembangan volume penjualan, dan hambatan-hambatan pemasaran.


Bab V     :     Merupakan


bab terakhir adalah kesimpulan dan saran. Pada bab ini penulis menyimpulkan apa yang telah diuraikan pada bab-bab terdahulu serta saran penulis yang


mungkin dapat bermanfaat bagi perusahaan dan pengembangan ilmu pengetahuan terapan pada umumnya.


BAB IIKERANGKA TEORI


2.1         Pengertian PemasaranPemasaran merupakan salah satu bidang yang paling sulit dianalisa


dalam pengambilan keputusan bagi suatu perusahaan. Hal ini disebabkan karena pemasaran menyangkut semua aspek kehidupan manusia setiap hari. Dalam


pemasaran juga terdapat hal- hal yang


bersifat tidak kuantitatif seperti halnya bidang lain dalam perusahaan, seperti bidang produksi, keuangan, dan


lain-lain. Tetapi faktor psikologi seperti selera dan mutu pendapatan, sangat berpengaruh dalam bidang pemasaran.


Sejalan dengan perkembangan dunia


industri dan perkembangan tehnik-tehnik pemasaran, pihak produsen dihadapkan pada masalah-masalah bagaimana cara dan tehnik terbaik dalam memasarkan


hasil produksinya. Hal ini seperti kembalinya uang yang


diivestasikan pada perusahaan dan membawa keuntungan hidup perusahaan sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.


Dari masalah diatas muncul istilah pemasaran. Definisi Pemasaran terus


berkembang dan mengalami perubahan mengikuti kemajuan zaman. Pemasaran adalah


fungsi bisnis yang mengindentifikasi keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi sekarang dan mengukur seberapa besarnya pasar target yang paling baik dilayani serta menentukan produk jasa dan program yang tepat dalam melayani pasar tersebut. Jadi pemasaran berperan


sebagai penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pola jawaban industri yang bersangkutan.


Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan : “Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dengan


kelompok mendapatkan apa yang mereka


butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya“.


Menurut Alex S. Nitisemito (2018, Hal.5) menyatakan : “ Marketing adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen semua efisiensi dengan maksud menciptakan permintaan efektiktif “.


"Gue seret, gue lempar lo dari tangga."


Penelitian yang membahas tentang waktu dan lokasi penelitian, sumber data penelitian dan alat analisa yang digunakan pada penelitian ini.


Bab IV  :     Analisa dan penilaian. Pada bab ini penulis mengadakan analisa dan penilaian terhadap kebijaksanaan pemasaran, pasar potensial, perkembangan volume penjualan, dan hambatan-hambatan pemasaran.


Bab V     :     Merupakan


bab terakhir adalah kesimpulan dan saran. Pada bab ini penulis menyimpulkan apa yang telah diuraikan pada bab-bab terdahulu serta saran penulis yang


mungkin dapat bermanfaat bagi perusahaan dan pengembangan ilmu pengetahuan terapan pada umumnya.


BAB IIKERANGKA TEORI


2.1         Pengertian PemasaranPemasaran merupakan salah satu bidang yang paling sulit dianalisa


dalam pengambilan keputusan bagi suatu perusahaan. Hal ini disebabkan karena pemasaran menyangkut semua aspek kehidupan manusia setiap hari. Dalam


pemasaran juga terdapat hal- hal yang


bersifat tidak kuantitatif seperti halnya bidang lain dalam perusahaan, seperti bidang produksi, keuangan, dan


lain-lain. Tetapi faktor psikologi seperti selera dan mutu pendapatan, sangat berpengaruh dalam bidang pemasaran.


Sejalan dengan perkembangan dunia


industri dan perkembangan tehnik-tehnik pemasaran, pihak produsen dihadapkan pada masalah-masalah bagaimana cara dan tehnik terbaik dalam memasarkan


hasil produksinya. Hal ini seperti kembalinya uang yang


diivestasikan pada perusahaan dan membawa keuntungan hidup perusahaan sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.


Dari masalah diatas muncul istilah pemasaran. Definisi Pemasaran terus


berkembang dan mengalami perubahan mengikuti kemajuan zaman. Pemasaran adalah


fungsi bisnis yang mengindentifikasi keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi sekarang dan mengukur seberapa besarnya pasar target yang paling baik dilayani serta menentukan produk jasa dan program yang tepat dalam melayani pasar tersebut. Jadi pemasaran berperan


sebagai penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pola jawaban industri yang bersangkutan.


Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan : “Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dengan


kelompok mendapatkan apa yang mereka


butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya“.


Menurut Alex S. Nitisemito (2018, Hal.5) menyatakan : “ Marketing adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen semua efisiensi dengan maksud menciptakan permintaan efektiktif “.a bebas membawa teman masuk. Ditambah lagi temannya itu Abim, jadilah dia di beri label 'jurig' oleh teman kostnya.


"Oke, tapi lo temenin gue turun ke bawah." Pinta Abim dan Lili langsung mengangguk setuju. "Dan besok gue jemput lo kesini? Oke?"


"Hmmm," sahut Lili menirukan gaya Abim. Abim mencibik geli dan bangkit dari tempatnya.


"Gue boleh minta satu lagi?"


"Boleh, lo mau snack yang mana ambil aja, terserah lo," jawab Lili namun Abim menggeleng cepat.


Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan : “Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dengan


kelompok mendapatkan apa yang mereka


butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya“.


Menurut Alex S. Nitisemito (2018, Hal.5) menyatakan : “ Marketing adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen semua efisiensi dengan maksud menciptakan permintaan efektiktif “.


Dari pengertian diatas dikemukakan bahwa


semua kegiatan yang bertujuan memindahkan


barang atau jasa dari produsen ke konsumen merupakan suatu aktivitas pemasaran.


Menurut Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan :


“Pemasaran adalah tindakan-tindakan manusia yang


diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran“. Dari definisi yang dikemukakan Kotler, ada 4 (empat) unsur pokok


dari pemasaran yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya, yaitu :


Kebutuhan dan keinginan


manusia sesungguhnya merupakan titik tolak usaha pemasaran,


Segala sesuatu yang berkemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia disebut produk. Produk yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, meliputi ; objek


fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan ide.


Pemasaran terjadi bilamana orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan melalui pertukaran yang merupakan tindakan untuk memperoleh suatu benda yang diinginkan dengan menawarkan sesuatu yang sebagai gantinya


.


.


Apabila barang dan jasa berpindah tempat dan berpindah hak milik, biasanya diperlukan ketentuan standarisasi meliputi penentuan mutu produk dan menjeniskan produk ke dalam kelompok standar tertentu


yang telah ditentukan, seperti : volume, berat, kualitas, dan sebagainya.


Pelaksanaan ini deisebut juga dengan grading dengan standarisasi, maka penjualan dapat dilakukan melalui sampel atau cukup dengan memberikan gambaran saja.


2.3         Langkah – Langkah Kebijaksanaan Pemasaran


Pemasaran adalah usaha yang menjurus ke


arah dan upaya yang dimiliki oleh perusahaan agar dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Sebelum pimpinan perusahaan menjual produknya, terlebih dahulu harus memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut :


1.             Menetapkan kelompok pembeli yang ingin dijangkau atau  pembeli sasaran.


2.             Menyusun perkiraan jumlah hasil produksi dimasa mendatang.


3.             Menyusun kombinasi kebijaksanaan  pemasaran untuk  mencapai tujuan-tujuan yang lain.


Ketiga faktor diatas merupakan faktor yang perlu diperhatikan dan dianalisa untuk memberikan kesimpulan dan keputusan yang dapat dijadikan


pedoman. Karena itu dalam pengambilan kebijaksanaan, perusahaan harus memperhatikan prinsip-prinsip ekonomi, sebab dengan


keputusan yang berdasarkan kepada prinsip- prinsip ekonomi adalah salah satu dari tujuan bauran pemasaran.


Suatu kebijaksanaan pemasaran yang baik dimulai dari analisa kesempatan dan ancaman lingkungan pemasaran, sehingga perusahaan memiliki


landasan yang kuat dalam tidakan pencapaian tujuan perusahaan. Perusahaan yang dapat menikmati keuntungan adalah perusahaan yang memiliki kelebihan atau keunggulan dari perusahaan lain seperti memiliki produk yang bermutu sehingga mampu menguasai pasar


potensial. Untuk menguasai pasar potensial harus memperhatikan kebijaksanaan pemasaran


perusahaan.


Menurut Swastha dan Sukoco ( 2021, hal.


193 ) menyatakan : “Marketing adalah kombinasi dari empat variable-variable atau kegiatan yang


merupakan inti dari sistem pemasaran yakni : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi“.


Untuk menyederhanakan definisi diatas maka E. Jerome McCharty (2017, hal. 96) menyatakan bahwa


: “Ada empat klasifikasi pemasaran


yaitu : produk, price, place, promotion ( 4P )”.


2.4        Kebijaksanaan ProdukKebijaksanaan produk sangat berperan sekali menentukan berhasil tidaknya suatu peusahaan dalam memasarkan produknya, sehingga merencanakan produk diperlukan keputusan mengenai bentuk, ukuran, warna, kualitas, mode dan sebagainya.


Basu Swastha dan Ibnu Sukoco ( 2018, hal.94 ) menyatakan : “Produk adalah suatu sikap kompleks baik dapat diraba


maupun tidak dapat diraba termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer pelayanan


perusahaan dan pengecer yang diterima


oleh pembeli untuk memuaskan keinginan atau kebutuhannya”.


Sebelum produk dibuat perusahaan harus


membuat keputusan terhadap produk


untuk memungkinkan perusahaan menentukan produk yang akan dipasarkan yang meliputi :Phillip Kotler (2017, Hal.5) menyatakan :


“Pemasaran adalah tindakan-tindakan manusia yang


diarahkan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran“. Dari definisi yang dikemukakan Kotler, ada 4 (empat) unsur pokok


dari pemasaran yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya, yaitu :


Kebutuhan dan keinginan


manusia sesungguhnya merupakan titik tolak usaha pemasaran,


Segala sesuatu yang berkemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia disebut produk. Produk yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, meliputi ; objek


fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan ide.


Pemasaran terjadi bilamana orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan melalui pertukaran yang merupakan tindakan untuk memperoleh suatu benda yang diinginkan dengan menawarkan sesuatu yang sebagai gantinya


Pasar adalah himpunan pembeli dan penjual produk tertentu yang saling berhubungan tukar


menukar.


Menurut William J. Stanton (2021, Hal.7)


pemasaran didefinisikan sebagai berikut : “ Pemasaran adalah suatu sistem kesuluran dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan


dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan, baik pada pembeli yang ada maupun pembeli


yang potensial “.


Menurut Phillip Kotler (2017, Hal.5) “ Pemasaran adalah sebagai suatu


proses sosial dan melalui proses tersebut


individu-individu dan kelompok-kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan mereka inginkan dengan cara menciptakan dan mempertahankan produk dan


nilai dengan individu dan kelompok lainnya “.


Menurut Douglas W. Foster (2017, Hal. 8) “ Pemasaran adalah


fungsi manajemen yang mengorganisasikan dan merumuskan


semua kegiatan perusahaan yang meliputi penilaian dan pengubahan daya beli konsumen menjadi permintaan yang efektif akan suatu barang atau jasa tersebut kepada konsumen atau pemakai terakhir sehingga


perusahaan dapat mencapai laba atau tujuan lain yang ditetapkan “.


Definisi Menurut Kotler (2017, Hal.30 ) menyatakan : “ Marketing adalah kegiatan manusia yang diarahkan kepada usaha yang memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui psoses pertukaran“.