
Qier :( tanpa fikir panjang memberikan HP nya) buat apa kamu meminta Hp ku.
juan :( tersenyum) biar aku bisa ganggu kamu terus (mengambil hp Qier )
Qier :( tersenyum) ....
juan : (menatap) kamu lebih kelihatan cantik kalau tersenyum dari pada judesin aku.
Qier : (malu ) apaan sih , yaudah aku pulang ( meninggalkan juan)
juan : (menatap) hati hati . kalao sudah sampai telpon aku .
Qier : (tak menjawab) ....
Qier pun pulang . Qier memikirkan perkataan juan tadi . apa kah penjelasà nya itu benar . atau hanya kebohongan . tapi di mata juan terlihat kejujuran yang ada . dan Qier pun bingung dengan hatinya. ya memang Qier masih menyukainya. tapi hati ini tidak percaya dengan dirinya lagi. mungkin karena sudah terlalu banyak di sakiti.
bibi : sudah pulang non ?
Qier : (duduk) iya bii...
bibi : (menatap) gimana pertemuannya tadi dengan tuan juan ?
Qier : (menatap) tadi dia mabuk berat bii. dia juga menjelaskan kejadian dulu. aku bingung bi harus percaya atau tidak.
bibi : (memegang tangan Qier) ikuti kata hati non, jangan sampai ada penyesalan .
Qier : ( mata berkaca-kaca ) iya bii.. aku juga takut menyesal . aku butuh waktu bii...
bibi : ( memegang pipi Qier) iya non, yakin kan diri non dulu. hubungan tidak akan lancar jika tidak ada kehadiran keyakinan yang penuh .
Qier : (memeluk) makasih bi , bibi selalu ada buat aku , ibu seperti ibuku sendiri.
bibi : (melepaskan pegangan) non ada berita bagus.
Qier : apa biii ?
bibi : (tersenyum ) nyonya akan datang .
Qier : (kaget dan tertawa ) beneran bi mama mau datang . kapan biii... (memeluk bibi)
bibi : (tersenyum) besok non.
Qier : (melepaskan pelukan) haa besok bi.. waduh aku harus ke salon dulu, nanti mama ngomel kalau aku dandanan nya asal asalan begini. hehehe
bibi : (mencubit pipi Qier) makanya non jangan cuek dengan tampilan nona..
Qier :( memegang pipi ) sakit bibi.. yaudah aku pergi ke salon ya bii..
Qier : oh iya udah jam 10 malem haha.. yaudah aku masuk kamar dulu.
.......
kringg ... kringgg.... (bunyi telepon )
Qier : (kaget) juaan... (mengangkat telepon) hallo. ada apa?
juan : aku merindukanmu .
Qier : (tersenyum) aku mau tidur, dah dulu ya.
juan :tunggu .. beri aku 1 kesempatan .
Qier : kita bicarakan besok. bye (menutup telpon )
kriiing... kringgg... ( bunyi telepon Qier lagi )
Qier : siapa lagi sih ganggu banget .(melihat ) iqbal ? .. hallo (mengangkat telpon)
iqbal : sudah tidur kamu ?
Qier : ini aku baru mau tidur. ada apa
iqbal : ohh... aku hanya merindukanmu.
Qier : (kaget ) apaan sih . aku capek . aku tidur dulu yaa..
iqbal : ( tersenyum) iya tidur aja. sampai jumpa besok.
Qier : (tersenyum) iya ...
Qier : (bingung) ada apa dengan hari ini . kenapa mereka bilang rindu dengan aku . (tersenyum) jadi aneh . sudah lah tidur aja dari pada mikirin rindu lama lama aku bisa jadi gila .
malam berlalu . esok pun datang. Qier yang bangunmya kesiangan membuat dia terburu buru ke salon.
Qier : (tergesa gesa) bibi aku tidak sarapan ya. aku harus buru buru ke salon. bye bii ( berlari)
bibi :(teriak) hati hati non jangan buru buru.
Qier melajukan mobil nya dengan kencang. juan yang melihatnya di jalan membuntutinya. mengejar mobil Qier . setelah 1 jam membututinya akhirnya mobilnya berhenti.
juan : ( memegang tangan Qier ) kamu mau ngapain. kenapa naik mobilnya kenceng banget. tidak bisa kah lebih pelang. kalau ada apa apa gimana . kamu ini wanita. jangan jadi pembalap.