
Qier : ma bisakah mama melupakan juan saja (menundukan kepala)
mama : kenapa ? (kaget)
Qier : entah kenapa hati ini tidak bisa yakin dengan perasaanku kepada juan. kemarin aku sudah sangat berusaha ngeyakinin semuanya tapi masih belu bisa yakin .
mama :(memegang pundak Qier ) lupakan masalah kemarin kamu pasti bisa menerimanya..
Qier : tidak bisa ma.. kita tidak tahu dia berkata benar atau tidak.. aku juga masih menyelidiki semuanya .. aku tidak mau terluka kedua kalinya. ( menatap dengan penuh kepercayaan)
mama : baik Qii... mama mendukung semuanya.. kapan kamu kembali ke kota A..
Qier : belum tahu maa.. aku nyaman disini..
kriiingg ... kriiiing...( bunyi telepon Qier )
Qier : maa aku angkat telepon dulu ya ( meninggalkan mama)
Qier : (tersenyum) hallo... ada yang bisa di bantu..
mama : kenapa dia mengangkat telepon saja menjauh. siapa yang menelponnya.. mungkin seseorang yang sedang dekat dengan Qier . semoga Qier selalu bahagia (batin mama)
Qier pun masuk ke kamarnya.. berteleponan dengan seseorang.. ternyata seseorang itu adalah iqbal . 1jam pun berlalu.qier pun memutuskan telepon dari iqbal dan memutuskan untuk tidur. setegah jam kemudian hp Qier berbunyi lagii..
kring... kriiingg... ( bunyi telepon Qier)
Qier : (mengangkat ) hallo.. gimana dengan penyelidikanmu..
Qier : benar kan dugaanku... tolong bukti semua kirim ke email ku sekarang. aku kirim uangnya sekarang . beserta bonus. kerja kalian sangat memuaskan.. (bergegas membuka email )
Qier : oh begini kebenarannya.. aku akan lihat seberapa banyak kamu membohongi ku dan keluargaku.. aku akan ikuti permainanmu ...
mama : Qier (mengetuk pintu kamar Qier ) mama boleh masuk..
Qier : silahkan masuk maa ( membuka pintu kamar)
mam : siapa yang tadi telpon.. (mengelus rambut Qier)
Qier : ( menatap ) itu maa, seseorang yang aku suruh menyelidiki juan soal 3 tahun lalu.. ternyata benar dia selingkuh. aku sudah curiga dari semua yang dia bilang.. jangan kecewa ya ma..
mama : ( tersenyum) iya . semua pilihan itu mama serahkan ke kamu.. walaupun dia dekat dengan keluarga kita bukan berarti dia harus jadi keluarga kita.
Qier : makasih ma (memeluk) . jangan bilang sama siapapun ya ma soal ini.. aku ingin lihat seberapa lama dia membohongi kita.
mama : (kaget) iya mama akan membantumu,
mama : (tertawa) oiya kakakmu kan gampang marahπ
Qier : tentunya ma.. ππ
mama : siapa seseorang yang kamu suka sekarang Qi...
Qier : (malu) mama ini ngomong apa sih.. jangan godain aku ma..
mama : siapa yang godain kamu ...
...............
1 bulan kemudian,
setelah Qier tahu semua kebohongannya Qier hanya diam dan bersikap dingin terhadap juan . Qier dan iqbal pun semakin dekat.
juan sering kali bingung dengan sikap Qier yang dingin tanpa sebab yang dia tahu..
juan : (memegang tangan) sebenarnya kamu kenapa , kenapa sikap kamu semakin dingin denganku dan semakin jauh dari ku.
Qier : bukan urusanmu (melepaskan pegangan) jangan muncul di hadapanku. pergi dan jauhi diriku (melotot)
juan : kenapa ? apa salahku ?
Qier : (tersenyum) tidak ada. hanya aku tidak mau melihatmu.
juan : kenapa ..
Qier : (tanpa menjawab dia meninggalkan juan) ...
juan : kenapa tidak menjawab.. apa salahku (teriak)
tiba - tiba ...
iqbal : Qier (nyamperin Qier )... dari mana kamu aku mencarimu dari tadi..
Qier : (tersenyum) untuk apa mencariku.
iqbal : (tertawa) aku merindukanmu bodoh .. hehehe...
Qier : hahaha dasar gombal ( meninggalkan dan menoleh ke arah juan)