chasing love Qier

chasing love Qier
bioskop



kriing ... kringggg.... (telpon berbunyi)


Qier : (melihat telpon) iqbal ? (mengangkat) hallo iqbal?


iqbal :(menjawab) kamu sudah siap belum ? jadi kan ?


Qier :(melihat jam) kan baru jam setengah 3 iQ?


iqbal : (tersenyum) bisakah kamu bersiap siap ? aku akan membawamu ke suatu tempat dulu !


Qier :(Lemas) yaudah aku siap-siap dulu.. 15 menit lagi kamu kesini ya .


Iqbal :(tersenyum) siap boss ku. (menutup telepon)


15 menit pun berlalu . iqbal pun menjemput Qier ke rumah nya.


iqbal :(memanggil satpam gerbang) pak.... bisakah buka pintunya ?


satpam : kamu mencari siapa?


iqbal : mencari Qier .. anak dari pelayan disini (bibi yang di maksut ibu dari Qier).


satpam : (kaget) pelayan ? maksurmu nona Qier ? silahkan masuk tuan.


iqbal :(terdiam ) kok dia memanggil nona Qier? bukankah mereka setara kok manggilnya nona ?(batin iqbal)


satpam : bibi ada yang mencari nona Qier (teriak)


bibi :silahkan masuk tuan ,silahkan duduk ( mempersilahkan masuk) tunggu sebentar aku panggilkan non Qier.


tokkk.. tokk... (mengetuk pintu kamar Qier)


bibi : non, ada yang mencari nona.


Qier : baik bii.. tunggu sebentar . (membuka pintu)


Qier bergegas menemui iqbal yang sudah menunggu nya. saat Qier menemui iqbal .Qier melihat wajah iqbal yang marah .entah karena apa Qier belum mengetahuinya.


Qier : ayo langsung berangkat saja (mengajak)


iqbal : iiya.


Qier : bibi aku berangkat yaa (berpamitan ke bibi) .


bibi : baik non. hati hati di jalan. jangan pulang terlalu malam .


Qier : iya bibiku yang bawel (tertawa) .


di perjalanan


Qier : kamu kenapa kok dari tadi diem aja (melihat iqbal)


Qier : ( bingung ) maksutmu apa yaa...


iqbal :(menghentikan mobil) kamu anak dari pengusaha kaya raya tapi kamu berpura pura menjadi anak pelayan dirumahmu tanpa kamu memberi tahuku kebenaranmu. aku sangat kecewa. (kecewa)


Qier : (menatap ) kamu boleh marah sama aku tapi aku ada alasan melakukan itu.


iqbal :(nada tinggi) coba jelaskan apa alasanmu.


Qier : (menatap) aku sebelum pindah kesini aku pernah kecewa dengan sahabatku dulu. dia memamfaatkan kebaikanku. dan mengambil semua milik ku. aku merahasiakannya karena aku ingin memiliki teman tanpa melihat aku ini siapa. aku berpura pura karena aku ingin melihat ketulusan mereka,makanya setiap di kampus ada acara membawa orang tua ,aku mengajak bibi , aku melarang orang tuaku datang di setiap acara.


iqbal : bagaimana tanggapan orang tuamu dengan keputusanmu.


Qier : (melihat) dia mendukungku. tapi jika ada sesuatu aku harus bilang sama orang tuaku.


iqbal : iya udah aku juga mendukungmu (tersenyum)


Qier : (tersenyum) jadi kamu bisa merahasiaakan semua tentang ku. aku harap jangan pernah kasih tahu orang lain tentang latar belakangku.


iqbal : iya aku janji sama kamu.


Qier : makasih kamu sangat baik (tersenyum)


iqbal : (tersenyum)


mereka langsung ke bioskop.. mereka bercanda dan tertawa. mungkin orang orang yang melihatnya akan mengira mereka adalah pasangan kekasih.


setelah selesai nonton mereka memutuskan untuk makan . tak di sangka sangka saat mereka sedang asik makan dan ngobrol ,mereka bertemu dengan juan yang tengah sendiri di rumah makan itu.


Qier :(berpura-pura tidak melihat juan)


iqbal : ( menatap aneh Qier) mau duduk di mana Nona (tersenyum)


Qier :(tersenyum ) di pojok sana saja tuan (menunjuk meja)


mereka pun duduk di meja yang di tunjuk Qier.. mereka memesan makanan dan tak lama Juan menghampiri Qier.


juan :( menatap Qier) bisakah aku duduk bergabung dengan mu Qier ?


iqbal :( melihat Qier) apa kamu mengenal dia?


Qier :(melihat iqbal) iya dia temenku di kota A . iya silahkan (menjawab juan)


juan : (melihat Qier ) kalian dari mana ?


iqbal : kita habis nonton film .


iqbal :kok mereka berdua sepertinya ada masalah.katanya temen kok seperti orang tak kenal ( batin iqbal)