
Mendengar Athala menjawab membuat Vero tersenyum tak lama wajahnya kembali datar.
Athala masih setia menundukan kepalanya tidak berani melihat ke araha Vero yang memiliki mata tajam.
Vero sadar akan sikap Athala yang gugupun Menarik wajahnya menjauhi Athala.
"jawab kaya gitu aja harus di ancem dulu baru mau jawab" katanya ketus
Bintang melihat kelakuan laki2 di hadapannya hanya bisa menggeleng2kan kepalanya dan menatap tak percaya. Vero yang sadar Akan tatapan Bintang, Vero langsung menatapnya.
"Lo kenapa?" tanya vero
"gx gue gax kenapa2" jawabnya singkat
Athala melihat Bintang Dan Vero yang berbicara dengan Bingung karna mereka terlihat seperti saling mengenal.tatapan Athala yang Bingung membuat Vero kembali menatap Gadis di hadapannya.
"di sini gue bakal kasih hukuman sama kalian !!" Ucapnya tegas
"Gue juga tau kalo di sini mau kasih Hukuman ke kita bedua. GX lo jelasin Juga Tau" ketus Bintang dengan santainya
Athala menatap Bintang tak percaya dengan ucapan Bintang yang Ketus karna setahunya Bintang adalah laki2 yang Baik dan Sopan tidak pernah melihatnya marah ataupun Ketus pada orang lain apalagi seorang itu lebih Tua darinya.
Vero mendengar ucapan Bintang hanya memutar bola matanya dengan Malas dan kembali menatap ke arah Athala yang masih memandang Bintang Tak percaya. Terlihat senyuman misterius dari Vero menyiratkan sebuah arti
Bintang sadar akan tatapan Athala pun Menatap Athala Balik
"Kenapa? " tanyanya Heran
"Gx papa" sambil menggelengkan kepalanya sebelum kembali menundukan kepalanya lagi
"Gue kasih hukuman kalian..Lo Bintang sapuin Taman sampe Bersih dan Lo.." menatap Athaa dan tersenyum sinis
"...Lo cari 10 Cacing. Setelah itu baru Kalian bisa bergabung sama temen2 kalian"
Perkataan Vero Membuat Athala mendongakan Kepalanya Menghadap Vero di depannya
Deghh
"lo kenapa si Ro kenapa harus degdegan kaya gini. Udah sekarang lo fokus jangan sampe lo kebawa perasaan kaya gini lagi..inget Dia Ro..Inget.. " Batin Vero
"Bentar ka.. " kata Bintang membuat Vero kembali dari tatapan Athala dan melihat Bintang dengan mengkerutkan dahinya
"Kenapa? " tanyanya
"Gini Gue kasih tau lo.Athala gax bisa jalanin hukuman itu Biar gue aja yang jalanin hukuman itu dan Athala jalanin hukuman gue"
" kenapa gax Bisa.. Dan udah keputusan Gue jadi gax bisa di ganggugugat" kata Vero dengan ketus
Athala masih diam dengan masih menatap ke arah Vero dengan Kesal.
"Dan kalian harus terima" lanjutnya
"Ya Ampun Lo tu ya.. Gax bisa di bilangin.." kata Bintang dengan frustasi
" Oke Gini Athala gax Bisa jalanin Hukuman Itu Karna Dia.. "
Belum sempat Bintang menjelaskan semuanya Kepada Vero Athala memotongnya..
"Gax Papa Bintang biar gue yang jalanin" katanya dengan suara gemetar
Bintang mendengar suara Athala gemetar hanya bisa menatap gadis itu dengan wajah khawtir
"Tata Lo.. "
Athala mendengar suara Bintang langsung menatapnya dengan Tersenyum manis di Bibirnya
Melihat senyum Athala padanya Bintang hanya pasrah tidak bisa lagi menjawab.
Vero melihat nya hanya tersemyum licik.sebenarnya di hati kecilnya tidak tega dengan gadis itu dengan wajah sedihnya.tapi vero harus memakai logikanya bukan perasaannya.
"jadi hukumannya udah di putusin sekarang. Jadi cepat kalian lakukan"
"kami berdua bakal jalanin hukumannya tapi ingat kalo ada apa2 sama Athala Gue bakal hajar Lo" ucap Bintang Tegas dan menarik Athala pergi menunggalkan Vero menuju ke Taman