Believe You

Believe You
Kembali Kenangan



Disini lah ditempat yang selalu membuatnya nyaman. Alvero duduk dan memandang langit yang telihat hanya Bulan. Kilasan ingat itu datang bersama angin yang membuatnya sedih dan merinding.


"Seandainya aku bisa mengulang kembali waktu tuhan, aku ingin tetap bersmanya" lirih alvero.


Keinginan itu yang selalu terucap di setiap malam dan setiap doa-doanya.keingin yang hanya menjadi sebuah kesedihan dalam hidupNya


Hembusan angin kini menerpa pori-pori kulitnya membuatnya sedikit meringsut.


Alvero duduk sendiri disini tidak ada yang tau jika dirinya seperti ini terkecuali Bintang ya, hanya adiknya itu yang tau kelemahannya.


"Udah malam, ngapain Lo disini?  Mama nunggu lo bang" Bintang berjalan ke arah Alvaro


"Gue udh Bilang sama Lo, jangan ikutin gue!! " sinis Alvero dengan mata tajam ke arah Bintang yang sekrang berdiri disampinya skrang


Bintang duduk disampinya dan melihat raut muka kesal abangya


"Gue kesini disuruh mama Nyariin Lo. Dia selalu nungguin loh pulng tanpa lo tau." Jelas Bintang yang membuat Alvaro sedikit tesentak


Sebenarnya Alvaro tau jika mama nya selalu menunggu nya tapi bagaimana lagi Alvaro terlalu muak di rumah dengan keadaan keluarga nya yang selalu membuatnya merasa jika disana Neraka bukan rumah yang membuatnya damai.


"Gue tau"  ketus Alvaro


"Kalo lo tau kenapa lo gak pulang Bang? Mama selalu mikirin lo. Kalo lo tanya kenapa gue salalu ngikutin Lo.itu mama yang nyuruh" lirih Bintang menatap Alvaro dengan guratan kesedihan


Alvaro melihat adiknya sepeti ini hanya menghela nafas pelan. Jika sepeti ini Alvaro tidak enak pada adiknya itu.


Alvaro Berdiri tangannya terulur mengambil Jaket kulitnya itu lalu berjalan kearah pintu.


Bintang menatap Bingung padanya membuat alvaro memutur jengah padanya


Bintang tersenyum mendengar perkataan Abangnya. Seprtinya Abangnya itu sedang dalam mood yang baik,buktinya abangya mau pulang sekarang. 


Mereka berjalan beriiringan menuju motor nya masing-masing.


"Bang"


Alvaro berhenti dekat motonya lalu memakai helm nya


"apa? " tanyanya pada Bintang yang menatapnya bergantian di tempat mereka bicara tadi


"Lo sering kesini? " tany Bintang Hati-hati


Alis Alvaro terangkat sebelah. Kemudian dia menaiki motornya


"Iya gue sering kesini. Kenapa? " tanya balik Alvaro


"Gak kenapa-kenapa,gue kira Lo udh gak kesini lagi"


"Niatnya gitu, tapi gue gak bisa lupain kalo disini di tampat ini terlalu banyak kenangan gue sama dia " jelas Alvaro


Bintang terdiam mendengar Penjelasan Alvaro.Bintang Sadar jika disnilah Alvaro selalu bersama gadis itu. Gadis yang membuat Abangya menjadi seperti ini. Di taman Ini lah Alvaro menghabiskan waktu bersama gadis itu.


Suara deru motor terdengar membuat Bintang tersadar dari lamunannya. Itu suara motor Alvaro yang pergi meninggalkannya sendiri.


Cepat-cepat Bintang menyusul Alvaro. Semoga malam ini Alvaro benar-benar pulang  Batin Nya.


***