
setelah mengikuti acara pelepasan disekolah, gue diparkiran bingung mau kemana. sementara fany dan alex pergi jalan-jalan, mamanya fany mau ikut gue aja karna gaenak ganggu orang pacaran. hehe
setelah mobil dilajukan
"kita ke solaria aja yuk" ucap gue
"eh hayuk" ucap ka bima
"gimana ibu-ibu?" tanya gue
"kita mah ngikut yang punya hajat aja"
"kalo yang punya hajat berarti kita yang bayarin dong ka"
"nah tuh tau" ucap mamanya fany
"yaampun bangkrut" ucap gue sambil menepuk jidat
"becanda sayang ah"
"beneran juga gapapa ma ka bima ini yang bayar"
"waduh" ucap ka bima
"becanda ka becanda"
"abis nangis pada laper ya" ucap ka bima
"tau ni luna kamu yang bikin nangis harusnya kamu yang bayarin" ucap mama gue
"ka kayanya aku turun disini aja deh"
kami pun tertawa
setibanya di Solaria mall taman anggrek ka bima memesan nasi goreng seafood dan orange jus
"luna mau apa?" tanya ka bima
"samain aja ka"
"ibu-ibu mau apa?" tanya gue
"samain aja lun"
"oke"
kami pun berbincang-bincang
"mama bima lagi ngapain?" tanya mama gue
"gatau, kan dari tadi bima sama tante" ucap ka bima dengan muka
"maksud tante sebelum jemput dinda kerumah"
"ohh, tadi aku sarapan dulu sama mama tan terus pas mau jemput dinda mama masih makan"
"banyak apa makannya sampe kamu berangkat mama belum rapih?"
"bukan banyak tan, mama makannya lama"
"mama yang lama apa kamu yang kecepetan?"
"gatau deh" ucap ka bima sambil nyengir
lagi asyik berbincang-bincang makanan dan minuman yang kami pesan pun datang
"berdoa dulu ya" ucap mama gue
"emang anak kecil apa pake dibilangin segala" ketus gue
"yakali kamu laper"
"apa hubungannya?" tanya mamanya fany
"kalo laper kan gainget doa yang penting kenyang"
"gajelas dah ah doa dulu" ucap gue
"pimpin bim" tembak mama gue
"oke tan"
"berdoa menurut kepercayaan masing-masing"
"heh heh disini islam semua" ucap mama gue
"ohiya lupa"
setelah berdoa kami pun makan sambil membicarakan tentang fany dan alex. fan lo diomongin nih
setelah selesai makan kami masih duduk ditempat, katanya sih biar nasinya masuk keperut
"abis ini mau kemana?" tanya gue
"kamu kalo mau jalan-jalan sama bima bawa mama pulang dulu mama cape mau istirahat" ucap mama gue
"ke bali tan?" tanya ka bima
"iya dong masa ke jepang" ledek mama gue
"cepet banget tan udah pulang aja"
gue menepok jidat
"ka bima, ya pulang tuh maksudnya pulang kerumah aku bukan ke bali"
"bilang dong"
gue memutar bola mata malas
"kita nonton yuk lun"
"nonton apa?"
"maunya apa?"
"romantis kaya kisah cinta kita" gue mencolek dagu ka bima
"eleh jadian baru dua minggu aja pake kata kisah cinta" ucap mama gue
"sirik aja nih emak-emak"
"yaudah yuk" ucap mamanya fany
"yuk" ucap mama gue
kami berjalan menuju parkiran dan ka bima menyalakan mobilnya
setelah mengantar emak-emak pulang kerumah gue, gue pun pergi nonton dengan ka bima
"mau nonton apa sayang?" tanya ka bima
"apa ya"
"apa hayo"
"hayo apa hayo"
"kok malah hayo hayo-an"
"hey hayo hey hayo"
"hey tayo mbak"
"ih ko aku dikatain mbak-mbak"
"masa mas-mas"
"iya juga ya"
"nonton habibie ainun aja yuk" ajak ka bima
"yuk yuk"
"oke kamu tunggu sini aku pesen tiketnya"
"iyaiya"
setelah diperbolehkan masuk kedalam ruangan bioskop, gue dan ka bima duduk di bangku urutan F
"kamu mau beli popcorn?" tanya ka bima
"ga ah ka aku kenyang" ucap gua sambil memegang perut
"minum?"
"ga usah ka, ka bima aja"
"aku gamau beli minum kalo kamu gamau"
"lho knp?"
"masa nanti kamu seret aku engga"
"yaampun bucin"
ka bima tertawa
***
"makasih ya ka, udah mau traktir mama aku sama mamanya fany, ka bima juga bayarin aku nonton"
"biasa itu mah lun, ambil dulu hati orang tuanya baru hari anaknya"
"salah tuh ka"
"kok salah, yang bener gimana?"
"dekati dulu Tuhannya baru dekati hambanya"
"abis Tuhannya kan orangtuanya, lagian aku sama Allah udah deket"
"masaaaa"
"bodo" cetus ka bima
gue tertawa
"udah sana masuk jangan ketawa mulu"
"kenapa? suka-suka aku lah"
"nanti aku makin suka"
"eleh"
"udah sana masuk"
"iya, ka bima nanti langsung pulang ya"
"iya lagi juga udah jam 5 sore aku mau mandi nanti tinggal nunggu magrib, kamu solat ya nanti"
"siap bos" gue hormat
ka bima tertawa sambil mengelus kepala gue
"yaudah aku masuk ya ka"
"iya gih"
"ka bima hati-hati, jangan ngebut"
"siap bos" ka bima hormat
kami pun tertawa
akhirnya gue pun masuk kedalam rumah dam ka bima kembali kerumahnya
jangan lupa untuk memencet tombol like, silahkan berkomentar yang sopan, dan jadikan novel ini sebagai novel favorit dengan cara memencet tanda love dihalaman novel, terimakasih sudah membaca