
saat mereka makan bersama. tiba - tiba Kevin pingsan dan membuat mereka bertiga kaget.
yebin : ya! ini gimana?
Isa : yaudah kita bawa aja kerumah ku
eunbi : kita gendong dia?
Isa : udah, kalian berdua Gendong aja
yebin dan eunbi pun menuruti Isa. mereka berjalan dengan cepat karna di musim dingin akan sangat dingin jika terlalu lama di luar.
sesampai nya dirumah Isa. yebin dan eunbi membaringkan Kevin di tempat tidur Isa.
mereka bertiga yang panik pun hanya bisa melihat Kevin seperti itu.
sedangkan Kevin bermimpi kembali ke masa nya sendiri di sana terlihat jelas. bahwa dia memeluk Isa di ranjang mereka. "aku menunggu mu selama ini, setelah kita banyak memiliki Moment, apakah kamu menjadi egois" ucap Isa di mimpi Kevin. tapi entah apa yang membuat Kevin tak bisa membalas ucapan Isa tersebut. di situ Kevin melihat Isa membuang buku nya dan membakar nya tepat di mata nya. dan melihat rumah mereka terbakar dan melihat Isa pergi dan terus berjalan dengan banyak luka di tangan nya dan memutuskan menjatuhkan diri nya di dalam jurang di sebuah hutan. Kevin hanya bisa menangis melihat hal itu. tapi saat Kevin terus mencoba menggerakkan tubuh nya dia bisa. dia berhasil menyelamatkan buku itu dan membuat nya sedikit terluka di tangan dan kaki nya. setelah buku di genggam nya. tiba - tiba semua nya gelap.
setelah 1 jam Kevin tidak sadarkan diri. akhir nya dia sadar dari pingsan nya dan memeluk Isa. di situ Isa hanya bisa diam karna tak tau dia kenapa.
Kevin : jangan pergi dulu!
Isa : ya! kamu kenapa?
yebin : woy kalo kumat di rumah mu aja.
eunbi : ya bener itu.
Isa : udah - udah biarkan dia memeluk ku. seperti nya dia sedikit tertekan.
yebin : yakin nih ?
eunbi : em.. yaudah ... aku sama yebin ke toilet dulu ya..
yebin : ya!! kok ke toilet, gak mau
yebin pun menginjak kaki yebin untuk memberi kode. dan akhir nya yebin dan eunbi pergi ke toilet untuk membuat mereka berdua memiliki waktu.
Kevin : apa kamu tau hari ini ?
Isa : hari ini, aku tau ini malam
Kevin : hari ini di masa depan adalah hari kita mengakhiri hubungan kita.
Isa : kamu selalu berbicara hal yang tidak masuk akal. tapi aku akan menerima nya. kalau ada yang salah ceritakan saja padaku atau teman - teman ku.
Kevin : aku tidak akan menceritakan apapun yang salah. jadi aku ingin mengajak mu ke suatu tempat nanti setelah semua salju menghilang, apakah kamu mau?
Isa : aku akan ikut. tanpa teman ku?
Kevin : tanpa mereka aku ingin mengatakan hal yang sangat serius nanti
Isa : okay... em.. bisa lepaskan pelukan nya. ini sedikit tidak nyaman..
Kevin pun melepaskan pelukan nya. dan mulai duduk di samping jendela kamar Isa.
Isa pun mendekati nya dan membawakan nya obat.
Isa : jadi obat ini biasanya meredakan sakit kelapa karna pingsan cukup lama.
Kevin: apa aku harus meminum nya ?
Isa : jika kamu mau minum saja.
Kevin : aku akan meminum nya. terimakasih
mereka berdua jadi dekat di sana. sementara itu yebin dan eunbi pun akhir nya kembali dari toilet. mereka kaget karna kedekatan yang terjalin sangat erat di antara Isa dan kevin.
tapi mereka tak menghiraukan nya dan memanggil Isa.
yebin : kami berdua harus pulang.
Isa : kalian boleh pulang. jangan lupa tidur.
eunbi : kami ini kan udah biasa juga. ya kan bin?
yebin : bener. udah kita pulang.
Isa : iya...
setelah mengantar teman - teman nya tadi. Isa kembali ke kamar nya untuk melihat keadaan Kevin. "apa dia baik - baik saja" ucap Isa sambil masuk ke kamar.
Kevin : aku ingin kamu tau.
Isa : tau apa?
Kevin : duduk lah di samping ku.
Isa : iya...
Kevin : saat aku sedih aku biasanya menjadi pendiam. tapi setelah tragedi di masa ku. aku terlihat berubah. apa itu aneh.
Isa : jika aku ke masa depan ku mungkin aku tidak akan selamat. mungkin hahahaha...
Kevin : yah.. kamu bercanda. tapi itu mungkin benar. dan nyata.
Kevin : jadi, apa semua nya akan baik - baik saja. mau kah kamu menjaga buku yang ingin ku tinggalkan di sini ?
Isa : buku apa ?
Kevin : tentang aku kamu dan apa yang kita lakukan di masa kita. anggap saja seperti itu. aku hanya ingin kamu menyimpan nya. siapa tau kamu akan bertemu aku lagi. kita melalui banyak hal dan itu menjadi kebahagiaan ku. aku menulis semua nya di setiap malam di tahun 2015 ini.
Isa : aku ingin melihat buku itu. aku akan menjaga nya dan mungkin bertemu nanti.
Kevin : okay.. your book
Kevin: aku banyak menulis tentang mu dan pertemanan mu juga.
Isa : kamu sangat mengenal ku. aku sangat menyayangimu.
Kevin : ini buku yang hampir kamu bakar di masa depan.
Isa : dan ini foto yang ku ambil terakhir kali nya saat aku pergi bersama teman ku aku yebin dan eunbi hanya itu. sharing pertemanan.
Kevin : aku juga mengambil foto kita saat bermain banyak salju dan menikmati nya
Isa : coba aku lihat. mungkin akan keren
Kevin : aku memang sering melakukan ini untuk menyimpan moment.
Isa : jadi, bagaimana kamu mengenal ku di masa mu?
Kevin : Kamu di masa ku sangat cantik dan seperti bad girls. tapi aku bahkan baru tau kamu memiliki depresi di saat yang sudah terlambat. dan kami saling menghancurkan. aku tidak mau kamu seperti itu. jadi aku ingin kamu tidak melakukan hal buruk di kehidupan mu. tetap tersenyum. dan anggap aku teman mu itu saja. kita berbagi apapun. tema atau pacar itu kamu akan selalu mengingatnya kan ?
Isa : aku akan mengingat nya dan menjalani nya sesuai waktu juga. saat aku kecil aku menganggap diriku lemah tapi sekarang karna mu aku mulai belajar hidup yang lebih baik dari mu. dan banyak belajar dari mu. saat menjadi pacar mu aku merasa sangat nyaman. dan seperti nya itu benar.
Kevin : jadi sampai kapan aku di rumah mu ? apakah kita harus menghabiskan waktu? berdua ?
Isa : sebaiknya kamu pulang karna ini sudah larut malam.
Kevin : aku ingin di sini, apakah aku boleh di sini sampai esok saja?
Isa : kalau gitu kamu bisa tidur di ruang tamu. karna aku tidak mau tidur dengan laki - laki. tolong mengerti.
kevin : okay.. aku akan menuruti mu..selamat tidur..
Isa : ok...
Kevin berjalan ke ruang tamu dan tidur di sofa.