Back For You

Back For You
bab 21



malam yang panjang dan dingin telah berlalu sekarang sudah pagi. Kevin terbangun dari tidur nya. seperti biasa dia melihat jam lewat handphone nya. "hari ini akan menjadi lebih baik" kata Kevin sambil melihat jendela. dia bangun lebih pagi dan untuk melihat buku Isa dan membaca. membaca dan ingin tau semua nya.


di samping itu Isa terbangun di jam 7 pagi. Isa pergi ke kamar mandi dan mencuci muka nya. setelah semua itu selesai dia berjalan keluar rumah. walaupun masih dingin. tapi dia harus bertemu ayah nya untuk ulang tahun nya. dia tidak bisa mengingkari janji nya. dia membawa kado dan makanan untuk nya.


di jalan Isa hanya bisa memikirkan "apakah ayah nya kedinginan atau kesepian" ujar di dalam hati Isa. dia terus berjalan. melewati gang dan jalan raya. salju banyak di jalanan. tapi itu membuat senyum nya kembali. karna hari ini sangat dingin. Isa berinisiatif untuk pergi ke toko pakaian untuk memberikan ayah nya pakaian Yang tebal. agar ayah nya itu tidak kedinginan. di dalam toko Isa memilih mana Pakaian yang cocok untuk di pakai ayah nya.


setelah puas melihat semua koleksi pakaian di toko itu. akhir nya dia menemukan yang cocok untuk ayah nya. Isa membayar nya dan segera meninggalkan toko itu.


sebenernya dia ingin sekali menelorkan ayah nya. tapi tak mungkin untuk sekarang. jadi memutuskan bertemu dengan nya adalah jalan yang baik. setelah banyak hal yang terjadi Isa mulai bisa menerima hidup nya. tak terasa dia berjalan cukup jauh dan sampai di tempat ayah nya tinggal. Isa yang gugup mulai memberanikan mengetuk pintu rumah ayah nya.


"tok..tok .tok.."


setelah mencoba mengetuk nya dengan pelan. dari dalam rumah ada yang mau membuka nya. ternyata itu ibu tiri Isa. walaupun Isa setengah meneteskan air mata. tapi dia bertanya pada ibu tiri nya itu.


Isa : bisa saya bertemu ayah saya.


ibu tiri : dia tidak pulang 3 hari ini.


Isa : oh.. aku hanya datang untuk memberikan ini pada ayah ku. bisakah kamu memberikan nya pada nya. ini hanya kado, makanan,dan baju hangat untuk nya.


ibu tiri : seharusnya kamu bahagia. jangan menangis. aku akan menangani ayah mu jika dia datang dan berbuat buruk. ayah mu mabuk bersama teman - teman nya. jadi dia sedikit bermasalah. jadi datang lah lagi nanti saat dia baik. aku akan menyampaikan ini pada ayah mu. ini foto ibu mu. aku menemukan nya kemarin. aku masuk dulu ya... sampai jumpa.


Isa : terimakasih banyak.....


orang itu menutup pintu rumah nya. Isa hanya bisa melihat foto itu dengan diam. karna dia sedih di melihat nya. Isa menelpon yebin dan eunbi


yebin yang sedang makan di rumah nya pun kaget karna handphone berdering keras.


yebin : ya... Isa. ada apa? kenapa kamu nangis ? cerita pada ku?


Isa : aku ingin bertemu kalian berdua di resort samping sungai itu. aku merasa tidak baik.


yebin : aku akan datang dengan eunbi tenang.


Isa : aku menunggu kalian.


yebin sangat panik karna Isa jarang menangis. tapi karna itu penting. yebin menelpon Eunbi.


"handphone berdering"


yebin : please angkat Eunbi!..


Eunbi : ya!. aku di sini ada apa ? kenapa panik gitu?


yebin: kita harus bertemu di resort samping sungai itu.


Eunbi : sepakat. aku berangkat sekarang.


yebin : okay...


mereka berdua mematikan handphone dan mulai pergi ke tempat itu.


Isa yang sampai duluan di sana dia diam duduk di sana. memandangi foto ibu nya. Isa merasa sedih dan sensitif jika dia melihat ibu nya.


mereka berdua di halte bus pemberhentian dan bergandengan tangan. berlari menembus salju. hujan salju tak menghalani mereka. mereka berdua berlari. setelah berlari 10 menit...


mereka sampai di sana. melihat Isa yang bersedih. mereka berdua langsung memeluk Isa.


Eunbi: kami memeluk mu sekarang. ini sangat nyaman ?


Isa : teman - teman terimakasih untuk pelukan kalian. aku merasa tenang sekarang.


mereka saling berpelukan 4 menit.. sampai Isa membaik..


setelah Isa membaik. mereka bertiga duduk dan saling bercerita apa yang terjadi. Isa pun bercerita lebih dulu.


Isa : aku teringat oleh ibu ku. saat aku menemui ayah ku hari ini dia tidak ada di rumah nya. dia mabuk Dan judi lagi mungkin. ibu tiri ku memberi ini pada ku.


yebin : coba ku lihat. wah... ibu kandung mu cantik sekali.


Eunbi: mana ku lihat juga. wow.. aku tau pasti ibu mu keren nya.


Isa : aku kadang ingin bertemu nya tapi dia kan sudah tidak ada. bukankah kita pernah datang ke makam nya dulu. kalian ingat.


yebin : aku ingat momen itu. saat hujan. kami membawa payung hari itu.


eunbi : hari itu kita bahkan basah dengan karna hujan.


yebin : foto ini adalah kebahagiaan mu.


eunbi: bener itu. kamu harus menyimpan nya. sekarang ada aku dan yebin yang selalu mensupport mu.


Isa : teman - teman, aku senang kalian mau menjadi teman ku. walaupun kalian sibuk dengan kegiatan kalian. aku senang.


mereka berdua tau Isa gampang menangis. jadi mereka menenangkan Isa. dan memberi nya permen favorit nya. ternyata yebin membawa mie cup. mereka makan mie cup di cuaca yang dingin.


yebin : apakah ini menyenangkan?


Isa : ini membuat ku senang. terutama kalian.


eunbi : mau telpon Kevin ?


Isa : boleh juga. jika kalian mau.


yebin: bukan kah kalian berpacaran?


Isa : aku berpacaran dengan nya tapi harus sedikit menjaga jarak karna aku masih trauma dengan kekerasan yang di lakukan ayah ku pada ku dulu.


yebin : aku mengerti..


eunbi : aku mengerti..


yebin : apa kalian tau dulu saat aku SD. aku pernah berkhayal supaya bisa terbang. padahal itu tidak nyata. hahahahaha....


eunbi : aku juga saat kecil berkhayal hal aneh seperti itu hahaha....


Isa : kalian ini Naif dan lugu saat kecil ... hahaha..


mereka bertiga mulai mencairkan suasana dengan saling bercanda dan bercerita seperti itu. yebin tidak mau menelpon Kevin. karna itu tidak baik untuk keadaan Isa sekarang.


"sedikit demi sedikit senyum nya sudah membaik Isa." ujar yebin sambil TOS dengan eunbi dari belakang.


di samping itu Kevin hanya menonton film di tahun ini untuk tahu apa yang seru. karena sudah lama dia tidak menonton film tahun 2015. Kevin sambil melihat. ternyata banyak hal yang tidak berubah. ujar Kevin.


bahkan remote tv itu tidak berubah. Kevin ke dapur dan membuat kopi mungkin akan nikmat jika dia membuat Americano coffee.


Kevin mencoba membuat nya walaupun sempat gagal beberapa kali. dia bisa membuat nya. setelah jadi dia membawa kopi itu ke kamar nya. dan menonton apa saja yang bagus di tv.