
mereka bertiga tidur di tempat itu.
di pagi hari mereka terbangun. yebin hanya hanya tersenyum dan eunbi pun ikut tersenyum. akhir nya semua tertawa. seperti nya kejadian semalam seperti membuat mereka bahagia.
yebin: lihat seperti nya eunbi malah ketawa.
eunbi : loh... loh... hahahahaha
Isa : kalian lucu menurut ku. udah - udah ayo pulang.
mereka bertiga pergi dari tempat itu dan pulang kerumah masing - masing.
di samping itu Kevin pun bangun di dan melihat lagi buku itu. karna hari ini libur jadi dia tenang melihat buku Isa. membaca banyak lembar dan melihat dia telah selesai dengan 3 Teori dari buku itu. Kevin terus membaca buku itu. karna kesepian dia akhir nya menelpon Isa.
handphone Isa berdering…
Isa : hai…
Kevin : apa yang kamu lakukan pagi ini ?
Isa : hanya menyiapkan buku dan mungkin aku akan mencari pekerjaan paruh waktu. kamu ?
Kevin : aku sedang membaca buku komik, apa aku boleh ikut dengan mu?
Isa : jangan bercanda!
Kevin : aku ingin mencari uang juga. mari kita mencari pekerjaan bersama ?
Isa : ayo…
Kevin mematikan handphone nya dan mulai bersiap - siap pagi ini dengan pakaian yang yang rapi akhir nya Kevin keluar dan menjemput Isa.
berjalan kerumah Isa. sambil tersenyum kecil. seperti kebahagiaan.
sesampai nya dirumah Isa. Kevin mengetuk pintu nya dan memangil Isa.
segera Isa membuka pintu dan menyuruh masuk Kevin.
di dalam rumah Isa seperti mimpi untuk Kevin. di otak Kevin hanya ada kejadian dulu saat dia hampir di bunuh orang saat akan datang kerumah Isa. Kevin bertanya pada Isa.
Kevin : kamu tau dulu seperti nya aku pernah ke rumah ini.
Isa : hah? apa kamu menyewa rumah ini dulu ?
Kevin : gak.. tapi aku menyewa nya di masa depan.
Isa: udah - udah jangan bercanda.. yok pergi.
kevin : ayok lah. pergi.
mereka berdua pergi berdua mencari pekerjaan di kota.
...hari ini cerah......
mencari pekerjaan paruh waktu kadang sulit untuk mereka yang masih muda. tapi Kevin dan Isa tak menyerah.
setelah berjalan jauh dan semua nya. mereka di terima kerja di toko swalayan di wilayah itu.
Isa : tau gak aku sering kesini saat masih kecil.
kevin : oh .. iya ? aku belum melihat nya.
Isa : ya!! jangan bercanda hahahahaha ...
kevin : iya iya udah...
mereka mendapatkan pekerjaan yang sama. dan setelah mereka siap dengan semua. besok mereka bisa memulai kerja. tapi beda jam.
Kevin di jam malam dan Isa di jam siang.
Kevin dan Isa memutuskan pergi berdua seperti kencan pertama.
di jalan Isa bercerita pada Kevin tentang siapa mantan yang memukul Kevin di sekolah.
Isa : kamu tau dia ?
Kevin : aku tidak yakin siapa.
Isa : jadi aku dan dia bertemu saat kita kecil. saat itu usia 8 tahun. saat kami mengadakan acara karna ulang tahun ibu ku. dia mantan ku adalah tetangga kami. jadi kami mengundang nya. semenjak itu kami dekat dan banyak bicara. kami sangat nyaman. setelah perayaan ulang tahun ibu ku lah. kami bertemu terus setiap hari. kami bersekolah di tempat yang sama terus. tapi setelah banyak kebaikan ternyata dia sangat cabul. terakhir kali saat dia mendekati ku hampir melecehkan. aku memukul nya. jadi aku takut dan meninggalkan nya.
Kevin : kamu tau aku akan memukul orang seperti dia! aku benci melihat orang yang melecehkan seseorang. aku akan memberi nya pelajaran besok!!
Isa : tenang lah... aku sudah menghindar dari nya. itu sudah ku lupakan.
Kevin yang merasa benci pun menahan emosi nya dan mencoba tenang. dengan menenangkan diri. Kevin menggandeng tangan Isa dan mereka berjalan berdua. melewati banyak tempat makan. dan pergi ke taman untuk mengurangi stress...
setelah mereka sampai di taman. ternyata yebin dan eunbi ada di sana. Isa pun melepaskan gandengan nya dari Kevin. dan menganggap tak ada apa - apa.
eunbi: apa kalian jadian?
yebin: ngaku please ...
Isa & Kevin : gak ..
yebin : kalian serasi sekali....
eunbi : boleh aku ke toilet dulu...
Isa : boleh. tapi kenapa mendadak ..?
yebin : dia biasa lah kamu tau.
Isa : oh.. aku tau.
eunbi pun pergi ke toilet sendirian ..
di toilet eunbi hanya makan coklat. untuk healing. setelah dari toilet. eunbi kembali dan duduk di samping mereka bertiga.
yebin terus saja bertanya pada Isa" apakah mereka jadian " pada akhir nya Kevin pun mulai jujur. " kami hanya dekat sebagai teman"
yebin dan eunbi akhir nya percaya.
kevin : aku tadi nya ingin mencari pekerjaan paru waktu sendiri. tapi aku bertemu Isa.
Isa : aku mengajak nya mungkin dia juga butuh.
yebin & eunbi : kami mendapat pekerjaan kemarin.
mereka pun merayakan pencapaian mereka dengan memesan makanan dan minuman favorit mereka.
Kevin: sebenarnya aku ingin memberikan ini pada Isa. aku menemukan nya saat di sekolah.
Isa : oh.. itu punya ku. kembali kan!
yebin : jangan menyentuh nya. itu pemberian ibu nya yang sangat penting.
eunbi : bener itu. Isa sangat merindukan ibu nya tapi dia selalu diam. kami memeluk nya saat dia sedih dan merindukan ibu nya.
Isa : aku hanya akan menyimpan nya. terimakasih teman - teman. you are so good to me thank you
yebin & eunbi : okay Isa....
Kevin yang tau pun mulai paham dengan keadaan Isa di samping itu dia tak mau bercerita apa - apa dan mengalihkan pembicaraan.
Kevin : kalian sering ke sungai itu kan?
Isa : kami menghabiskan waktu di sana dan bangunan tua itu. seperti tempat bermain.
yebin : kami banyak moment di sana seperti kebahagiaan.
eunbi : kami di sana dulu bahkan saat hujan. itu keren.
kevin : apa aku boleh ikut lain kali.
dengan nada bercanda....
Isa : gak!
yebin : kami menjaga tempat pribadi
eunbi : ya bener itu kata yebin...
mereka banyak berbicara di situ Kevin diam dan merasa banyak hal akan terpecahkan lagi.
karna ada urusan mendadak di rumah nya. Kevin pun berpamitan pada mereka bertiga dan segera pulang.
di rumah ternyata ibu nya kehilangan kucing nya. Kevin pun mencari kucing itu dan kucing itu tidak bisa di temukan. Kevin terus mencari keberadaan kucing itu.
terus mencari sampai akhir nya kucing itu ada di semak - semak belakang rumah nya. saat itu dia melihat kucing itu dan menarik nya dengan lembut. akhir nya setelah 1 jam mencoba nya.
Kevin berhasil membawa kucing ibu nya itu pulang.
sesampai nya di rumah. ibu nya memeluk kucing itu.
ibu nya Kevin pun mengobati tangan kucing nya yang terluka itu.
tiba - tiba Kevin malah curhat pada ibu nya.
Kevin : ibu , bagaimana cara menaklukkan perempuan?
ibu : beri dia kepastian...
setelah mendengarkan ibu nya itu Kevin pun pergi ke kamar nya dan menulis itu di note kecil dan menyimpan nya.