
mereka berdua membuat banyak hal dari salju. Kevin hanya bisa tersenyum melihat tingkah lucu Isa. "aku benar - benar bahagia melihat mu hari ini,bisa kita pergi ke suatu tempat malam ini" ucap Kevin sambil memegang tangan Isa.
Isa yang tak bisa mengucap apapun hanya bisa mengikuti Kevin. mereka berdua pergi ke resort hanya berdua saja. di perjalanan Isa hanya bisa memandangi Kevin dengan serius.
setelah mereka berjalan 15 menit. akhir nya mereka sampai di resort itu.
Kevin : apa kamu tau?
Isa : aku tau, tempat ini first kiss?
Kevin : ini pertama kali nya aku berbicara jujur pada mu. apakah kamu mau menerima nya setelah itu ?
Isa :apa ? gerak gerik mu aneh belakangan ini. aku tau kamu anak pendiam di kelas saat itu. dan itu yang aku tau.
Kevin : mungkin saat itu aku Naif dan sangat polos.. aku hari ini ingin mengatakan ini padamu. ayah mu akan menceraikan ibu tiri mu dan menikah lagi. dan kamu akan memutuskan tinggal bersama ku.
Isa : ya!! apa yang kamu katakan. hal tidak masuk akal!!
Kevin : aku bukan cenayang atau pun peramal. tapi aku tidak sengaja kembali ke masa ini. aku lalu melihat mu. aku menikmati hari ini dengan mu. apakah kamu mau membantu ku? aku akan membantu apapun yang kamu mau.
Isa :aku tidak percaya. kita hidup sekali dan mati sekali. itulah yang tau. jika kamu tau tentang semua ini. kenapa kamu datang mendekati ku ?
Kevin : aku ingin bersama mu selamanya.
Isa : jadi aku akan pergi sekarang.
Kevin : stop... aku menyukai mu di masa depan. dan kita berpacaran di masa itu.
Isa : jika kita berpacaran sebaiknya aku membicarakan nya di rumah ku saja nanti. satu Minggu lagi. jadi aku pulang sekarang. maaf...
Kevin : ya!... Isa.. mau kemana?
Isa : sampai jumpa. aku butuh sendiri.
Isa yang tidak bisa menerima apapun yang di luar nalar pun pergi meninggalkan Kevin dan berlari pulang. walaupun salju turun. dia tetap berlari. tanpa dia sadari dia malah mengarah ke rumah eunbi. saat itu dia menangis' di depan rumah eunbi.saat dia terdiam dan menangis.
Kevin menelpon Eunbi.
"telpon Eunbi berdering"
eunbi yang sedang tidur pun kaget dan langsung menjawab telpon itu.
eunbi : apa ?
Kevin : coba kamu keluar dari rumah mu.
eunbi :ada apa? udah jangan bohong.
Kevin : Isa , dia sedang menangis di luar rumah mu.
eunbi :apa!!! ya!!! kamu apain dia!! wah. udah bye...
eunbi pun mematikan handphone dan bergegas keluar rumah dan membuka pintu rumah nya. dia kaget karna ada Isa yang sedang menangis di luar. yebin pun memeluk nya. dan terus mengusap punggung nya.
akhir nya mereka berdua masuk kerumah eunbi.
melihat teman nya sedih. eunbi pun tak bisa tinggal diam. dia menelpon yebin untuk datang kerumah nya.
"handphone berdering"
eunbi : yakin, kamu harus kesini..
yebin : why?
tiba - tiba Isa meraih handphone eunbi dan mematikan nya.
Isa :aku hanya sedikit kelelahan. jadi tenang lah jangan panik.
eunbi : coba ceritakan padaku.
Isa :apakah orang dari masa depan datang ke masa lalu itu ada?
eunbi: seperti nya halusinasi ya kamu, jadi kaya nya dari banyak yang buku yang ku baca ada sih yang bisa tapi kita tidak akan pernah tau siapa? dan bagaimana orang itu datang?benar.
Isa :Kevin dia bilang berasal dari masa depan.
eunbi : jika itu benar, mari kita selidiki saja dia.
Isa : dia memang dari masa depan. dia mengatakan banyak hal padaku. jadi aku shock dan pergi meninggalkan nya. jadi aku ingin menghilangkan diri 1 Minggu saja. bagaimana? apakah itu boleh?
Isa :aku akan tinggal di rumah mu satu Minggu saja. apakah boleh ?
eunbi : tentu, kamu kan teman ku.
Isa : terimakasih...
yebin pun memeluk Isa yang terlihat gelisah. di samping itu Kevin hanya memandangi salju sambil melihat foto - foto yang mereka ambil.
"aku mungkin harus benar - benar
jujur padanya" kata Kevin sambil berjalan pulang kerumah nya.
sesampai nya di rumah. Kevin naik ke rooftop rumah nya dan berdiam diri di atas sana. "bahkan hanya bisa melihat awan salju untuk terakhir" teriakan Kevin.
Eunbi menyuruh Isa untuk tidur di kamar nya. tapi Isa tidak mau. jadi mereka berdua tidur di bawah. Isa yang sedih hanya bisa diam dan lambat laun dia tertidur. diam - diam eunbi mengambil handphone Isa dan menyelinap keluar dari ruang tamu namun tiba - tiba Isa memanggilnya " eunbi, mau kemana? ucap Isa tanpa sadar. "aku mau ke toilet" kata eunbi.
Isa " oke..oke.."
tapi benar,eunbi pergi ke toilet dengan membawa handphone Isa.
karna tidak ada siapapun akhir nya Eunbi memberanikan diri menelpon Kevin. Eunbi memakai earphone supaya Isa tidak mendengar bunyi telepon.
Kevin yang sedikit putus asa harus tetap semangat apapun itu. karna sudah lelah di atas rooftop terus. dia pergi ke kamar nya.
handphone nya pun berdering.
Kevin menjawab telpon itu.
Kevin : Isa,apa kamu masih sedih ?
eunbi: ya! kamu apain temen ku?
Kevin : cuma dia tadi sensitif mungkin
eunbi: yang bener. cerita aja kali. gak usah di sembunyiin
Kevin : em.. em.. kenapa gak tanya dia?
Eunbi : mau mati kamu..
Isa yang merasa harus ke toilet pun terbangun. dia melihat di sekitar nya Eunbi tidak ada. jadi dia sendirian berjalan dan pergi ke toilet.
sesampai nya di pintu toilet. tiba - tiba pintu toilet terkunci.
Isa : eunbi, apa kamu di dalam ?
eunbi :aku ada di sini ? why?
Isa :bisa aku masuk?
eunbi: eeee.. apa ?
Isa : boleh aku masuk?
eunbi : boleh,.
eunbi pun mematikan handphone nya Isa dan keluar dari toilet. dan Isa pun masuk ke toilet.
eunbi dengan terburu - buru dia mematikan handphone Isa. dan mengembalikan nya ke tempat semula. dan menyalakan tv untuk mencairkan suasana.
setelah 15 menit Isa kembali dari toilet. dan menghampiri eunbi di ruang tamu. mereka berdua berbicara berdua sambil menonton tv
eunbi : em..apa kamu baik - baik saja? kamu sedikit pucat.
Isa :aku baik - baik saja. kepala ku agak pusing. belakangan ini.
eunbi: sebaiknya kamu tidur.
Isa :tapi rasanya aku tidak lelah.
Eunbi : sini tidur aja ..
Isa : terimakasih..
mau tidak mau eunbi harus tutup mulut seminggu demi kebaikan teman nya. mereka tidur. di larut nya malam.
Kevin hanya membuka ulang buku dan menyatukan semua foto dan hanya kurang 2 foto jadi dia bisa melangsungkan nya lagi nanti.