
mereka semua terlihat senang tanpa beban.
Kevin melihat Isa yang mulai tersenyum dan mulai merasa itu senyuman tulus nya.
yebin yang melihat Kevin yang melamun pun menegur nya. "ya sadar " ucap yebin.
Kevin pun yang merasa salah tingkah pun berusaha seperti biasa. mereka akhir nya selesai makan pagi. yebin dan eunbi pun berpamitan pada Isa.
yebin : aku Ama eunbi pulang dulu ya.
Eunbi : ya aku juga.
Isa : kalian boleh pulang. aku senang bisa bersama kalian pagi ini.
mereka pun berpelukan bersama. dalam kesempatan itu Kevin pun ikut mendekat dengan maksud memeluk tapi yebin dan eunbi tidak memperbolehkan.
yebin dan eunbi pulang. Kevin tidak pergi bersama mereka berdua.
Isa melanjutkan pekerjaan nya di rumah. seperti mencuci piring dan mencuci pakaian nya. tapi Kevin tidak mau pulang dan terus mengikuti nya.
Kevin : aku bisa melihat mu hari ini. apa ini menyenangkan ?
Isa : ya ini masih pagi sadar.
karna melamun akhir nya Isa menyiram nya dengan air. mereka berdua bermain - main dengan air di kamar mandi. sampai mereka basah.
tiba - tiba memegang tangan Isa dan mendorong nya ke tembok kamar mandi.
Isa : ya jangan macem - macem deh !!
Kevin : tidak. bisakah kamu menyentuh jantung ku ?
Isa : gak bisa lah. hahahaha ....
Kevin : sekarang sentuh..
Kevin mengarahkan tangan Isa ke dada nya. "apakah ini berdegup atau tidak sama sekali" Kevin.
Isa : seperti nya kamu gugup? mungkin saja.
Isa menanggapi nya dengan bercanda. seperti kebanyakan teman.
Kevin yang mulai serius pun mengakui perasaannya dengan Isa.
Kevin : sejak kita bermain di taman. sebenernya aku ingin mengakui perasaan ku. tapi saat itu aku tidak memiliki waktu. apakah kita masih terlalu kecil untuk menyukai nya. aku memendam perasaan ku setelah itu. tapi saat kita saling mencium. aku mengerti kamu juga menyukai ku dalam diam. boleh kah aku menyukai mu sekarang ? aku tidak ingin kita membuat hubungan pacaran tapi nanti mungkin aku akan menikahi mu. apakah boleh ?
Isa : aku pikir kita hanya teman saja. aku membutuhkan waktu untuk menjawab semua yang kamu ucapkan. aku menyukai mu tapi aku harus berfikir tentang hidup ku juga. jadi kita berteman saja sekarang sampai kita siap dalam banyak hal. oke ..
karna lantai kamar mandi licin Kevin terpleset. mereka berdua pun tertawa. karna kejadian itu. Isa pun duduk kembali untuk melanjutkan mencuci. mereka berdua saling membantu di rumah Isa.
Isa menyuruh Kevin pulang karna ini sudah siang dan dia harus bekerja paruh waktu.
Kevin pun pergi dari kamar mandi dan berpamitan pada Isa untuk pulang.
Kevin : aku pulang dulu. sampai jumpa.
Isa : sampai jumpa...
Kevin melanjutkan perjalanan pulang. di sepanjang perjalanan dia sedikit tersenyum. tapi dia terus melanjutkan perjalanan.
sesampai nya di rumah.
Kevin masuk ke kamar nya dan menuju kamar mandi. ya biasa mandi adalah terbaik. Kevin mandi dengan cepat. tapi terlihat santai.
selesai mandi dan memilih pakaian yang cocok untuk nya. dia mulai berganti pakaian dan pergi untuk ke tempat nya bekerja. walaupun hanya kerja siang tapi dia sangat senang.
di jalan...
Kevin melihat semua orang yang terlihat bahagia. sama seperti nya.
di samping itu Isa yang sedikit malu pun tetap tenang. dia membersihkan kamar nya dan diam 10 menit di kamar nya.
setelah 10 menit ...
Isa keluar dari kamar nya dan mempersiapkan dokumen untuk sekolah baru nanti. hanya SMA seperti biasa saja untuk nanti.
Isa menelpon Kevin.
Isa : Kevin apa semua nya baik - baik saja di tempat kerja?
Kevin : semua baik. nanti malam kamu pasti akan kesini. tapi jaga diri baik - baik. kita memiliki shif yang selalu berubah. kemarin di perjanjian kamu siang dan aku malam tapi ternyata di ubah lagi. tapi semua nya akan membaik. okay...
Isa : itu bener. aku merindukan mu Kevin
Kevin : aku juga.
Isa : udah kerja!
Kevin : ya ...
mereka mengakhiri telpon dan sibuk pada apa yang mereka kerjakan. Kevin ternyata diam - diam membawa buku diary Isa dari masa depan itu dan membaca nya diam - diam di toko.
karna tidak ada pelanggan jadi Kevin membaca buku itu. dan menggaris semua yang sudah di lakukan dan belum.
di buku itu di bab selanjutnya di tulis
..."apakah aku akan mendapatkan kebahagiaan setelah rasa suram selama ini"...
Kevin mencoba memecahkan apa yang terjadi di sini. karna Kevin tau dia hanya akan bisa kembali ke waktu nya jika sudah menyelesaikan semua di buku ini.
Isa yang bosan di rumah nya pun berinisiatif untuk pergi ke cafe untuk membeli minuman atau pergi membaca buku saja.
setelah dia membeli kopi Americano rasanya Isa nyaman. karna bisa santai di sana. terkadang Isa masih memikirkan banyak hal di otak nya. tapi dia memutuskan untuk melupakan hal itu semua.
Isa" terkadang aku masih ingin melihat ayah ku dan ibu ku bersatu tapi ayah membunuh nya.aku hanya muak!.
air mata seketika jatuh dari pipi Isa. tapi dia mengusap nya dan tak mau mengingat nya. Isa segera meminum kopi nya dan pergi dari cafe itu.
pergi pulang untuk mempersiapkan lagi dukumen untuk sekolah dan setelah semua siap dia pergi ke sekolah yang nanti akan dia masuki.
setelah sampai di sekolah itu dia bertemu guru di sana. dan guru itu menunjukkan arah ke ruang kepala sekolah.
sesampainya di ruang kepala sekolah. dia bertemu dan memberikan dukumen nya.
setelah semua sudah di lakukan. Isa memutuskan pulang. untuk menjalani hal lain nya.
di samping itu Kevin yang sudah menentukan sekolah nya pun menelpon Isa.
..."handphone berdering"...
Isa : apa? kenapa?
Kevin : gak, apa kamu sudah mendaftar untuk sekolah?
Isa : aku baru saja melakukan nya. terimakasih telah bertanya.
Kevin : aku akan melakukan nya besok. oke ..
Isa mematikan telepon karna mood nya turun.
Kevin yang melayani pelanggan pun tetap santai dan ramah seperti biasa. sebenarnya Kevin tak perlu bekerja karna orang tua nya punya. tapi dia bekerja karna ingin menjadi orang. jadi dia melakukan sebisa mungkin dan bersemangat.
semangat itu juga lah yang membuat Isa bangkit dari semua nya.
"di balik semua kesedihan yang di alami Isa dia tau di tempat lain dan lingkungan nya. masih ada orang - orang yang menghargainya dan menyayangi nya. maka dari itu dia bersemangat sekarang. hari - hari nya mungkin akan membaik seiring waktu" Isa