
Kevin hanya membuka buku Isa dan membaca nya lagi. menandai semua yang dia kerjakan. Kevin hanya melihat jendela dan mendengarkan lagu dari handphone nya.
di samping itu yebin menelpon Isa.
yebin: Isa. apa aku boleh tidur di rumah mu malam ini saja?
Isa : ohhh.. boleh. kamu kesini aja. aku tunggu.
yebin : siaplah.. aku bakal bawa makanan. tenang hahaha...
Isa : oke...hahahaha..
yebin datang kerumah Isa dengan membawa ayam goreng dan minuman favorit mereka berdua. Isa membuka pintu dan mempersilahkan yebin masuk.
Isa : kita harus memakan nya sebelum dingin.
yebin: ayo lah.. sikat aja .. hehehe.
mereka berdua makan dengan tenang sambil banyak bercerita.
tiba - tiba handphone yebin berdering.
ternyata Kevin yang menelpon nya.
yebin : kenapa?
Kevin : apa kamu tau kenapa aku sering telat ke sekolah dulu ?
yebin :mungkin kamu bandel hahaha..
Kevin : serius woy !
yebin : yaudah ... apa ?
kevin: udahlah lupain...
yebin : gajelas...
telpon pun di mati. ternyata handphone yebin memang kehabisan baterai. Isa yang melihat itu pun mengambil handphone yebin dan mencharger nya.
mereka berdua makan dan setelah mereka selesai makan. memutuskan menonton film dan tiduran di kasur.
Isa : aku baru pertama kali nya membawa teman tinggal bersama..
yebin : kamu tau aku juga baru pertama kali untuk untuk hal semacam ini hehehe...
Isa : saat aku kecil ibu ku menyelamatkan ku dari ayah ku yang hampir membunuh ku.
yebin : ayah mu yang sering mabuk itu???
Isa : iya.. semenjak hari itu aku sedikit ketakutan. aku pergi kemana pun sendirian dan menjaga diri ku sendiri.
yebin: ya... kita kan juga sering curhat gini pas kelas 1 dulu hahaha...
Isa : hahahaha.. kita lucu dulu pas itu. rasanya menyenangkan untuk bisa bertemu kamu dan eunbi saat itu. aku seperti tak kesepian lagi.
yebin : eunbi dia bilang ingin menjadi idol. aku mendukung nya. dia bilang padaku "ingin menjadi idol di masa depan" aku hanya mendukung nya sekarang. bagaimana menurut mu ?
Isa : aku sangat senang bisa melihat kalian juga memiliki impian. aku hanya ingin bekerja dan sesekali jika kalian berdua menjadi idol. aku ingin menonton konser atau meluangkan waktu melihat kalian. fighting.....
yebin : pasti Isa...
yebin memeluk Isa dan mereka sedikit haru.. tapi setelah 15 menit mereka tidak bersedih lagi.
Kevin yang banyak membaca buku itu semakin tak percaya. ternyata gadis favorit nya itu menulis banyak hal ini di usia muda. Kevin mencari petunjuk lagi. dan melihat apa yang bisa di lakukan untuk menolong Isa.
malam berada dengan cepat. setelah 1 jam mencari di bab akhir di buku itu tertulis
" aku ingin melihat kedua teman ku dalam 1 waktu di masa depan, tolong berbahagia ... aku mencintai kalian berdua."
Kevin pun menulis di note kecil nya dan besok dia akan mengerjakan hal itu untuk Isa.
setelah mempersiapkan hal untuk besok dia tidur.
tiba - tiba dari pintu depan ada yang mencoba mendobrak pintu rumah Isa.
"brukk "brukkk" suara pintu yang di dobrak.
Isa dan yebin pun mulai ketakutan. tapi dia memaksakan diri nya untuk membuka pintu itu.
pintu terbuka ...
ternyata itu ayah Isa. yebin yang terlihat ketakutan pun lari ke kamar Isa dan bersembunyi
Isa dan ayah nya berbicara di depan pintu rumah.
Isa : aku membenci mu ! kenapa ayah selalu datang!
ayah : aku hanya ingin membunuh mu saja !
Isa : aku ingin hidup untuk ibu ku. bukan untuk mu! bisakah ayah menghargai ibu ku?
ayah : aku benci wanita itu. aku akan membunuhmu saja.
Isa : pergi dari sini!!!!!
mereka berdua berkelahi di luar rumah. Isa banyak melempar batu ,kaca dan semua nya untuk menghindar ayah nya yang sangat kejam itu. tanpa berfikir panjang. setelah ayah nya hampir kalah. Isa pergi dan masuk kerumah nya dan menutup pintu dengan keras "brukkk"brukk" setelah di rumah.
Isa melihat tangan nya berdarah. Isa berlari ke kamar mandi dan memperban luka nya itu. Isa "aku semakin benci dengan nya, ini tidak akan mengubah semua nya"
yebin yang melihat tidak ada lagi suara apapun segera pergi ke lantai bawah dan melihat darah yang menuju kamar mandi. karna yebin panik. dia pun berlari ke kamar mandi dia terlihat khawatir kepada Isa.
sesampainya di kamar mandi. yebin mengetuk pintu dan Isa menjawab" aku ada di kamar mandi. why?
yebin : apa terluka ? aku mulai khawatir.
Isa membuka pintu kamar mandi ..
Isa : semua nya baik - baik saja. tenang aku akan melindungi mu. jika ada yang terjadi lagi. jangan khawatir.
yebin : aku tidak tau ,tapi tadi itu seperti suara pecahan kaca dan besi. please jangan lagi! aku hanya khawatir.
Isa : jangan khawatir, semuanya membaik. sebaiknya aku membersihkan darah di lantai dulu. kita harus membersihkan nya. setelah itu aku akan memberitahu mu tentang tadi.
yebin: apa ini baik - baik saja?
Isa : ya semua nya membaik ...
mereka berdua pun membersihkan banyak darah di lantai dan setelah 10 menit itu semua selesai.
mereka berdua kembali ke kamar Isa. di situ Isa langsung bercerita pada yebin tentang dia dan ayah nya.
Isa : aku dan ayah ku tidak pernah aku sejak aku berusia 1 tahun. itulah sebab aku tidak suka melihat nya. ibu ku selalu mempertahankan semua nya untuk aku dan ayah ku. tapi ayah ku terus membuat itu tertekan dan dia meninggal karna perbuatan ayah ku. memang bukan ayah ku yang membunuh nya. tapi takdir.
yebin hanya bisa menangis karna mendengar semua yang di ceritakan Isa padanya.
yebin : kenapa kamu sekuat itu. ...
Isa : aku hidup sekali dan aku berhak bahagia walaupun hanya sekali.
yebin pun memeluk Isa.
yebin memutuskan tak untuk diam dan mereka tidur di malam ini dengan tenang.
Isa yang tidak bisa tertidur pun menulis di buku diary nya dan tidak memberitahu siapapun. sedikit tangis dalam diam. tapi dia tetap menuliskan apa yang membuat hati nya sakit. bahkan kejadian malam ini.
setelah puas menulis nya Isa mengunci buku diary nya dengan sandi yang tak mungkin orang tau. dengan sedikit tersenyum dan waktu tidur.
tengah malam mereka tidur. ....
Kevin terbangun dan melihat tangan nya ada sedikit darah. Kevin membersihkan nya dan setelah itu dia kacau. berlari melihat buku diary Isa.
Kevin melihat di buku itu ada tetesan darah. Kevin pun panik dan membersihkan nya dengan cepat.
karna panik dia menelpon Isa tapi tidak di angkat. dia mencoba terus menerus. tapi tidak di angkat. akhir nya menyerah dan tertidur karna sudah larut malam ....