ARCANIA

ARCANIA
BAB 4 SEJARAH



"Ayah ku meminta bantuan kalian untuk memindahkan kotak-kotak berisi apel kedalam gerobak".


"Jadi,kalian mau bantu?,tentu saja akan ada imbalannya",ucap Sophia.


"Tidak,terima kasih",jawab spontan Rion dengan wajah datar.


Mike pun merangkul Rion,"kenapa kau kejam sekali terhadap Sophia?!".


"Ntahlah, sebenarnya seharian ini aku berniat tidur seharian",ujar Rion dengan wajah kesal,seraya melepaskan rangkulan Mike.


"Kau pemalas sekali ya Rion,jika seperti itu terus kau tidak akan memiliki pacar", ucap Vivi.


"Hei Vivi!,apa kau tidak melihat kantung mata ku ini,aku semalaman ini tidak tidur",ujar Rion sembari menunjuk kantong matanya.


"Memangnya apa yang kau lakukan!?",ucap Vivi dengan nada keras.


"ssstt diamlah!, jangan membicarakan hal itu keras-keras!, bagaimana jika orang tua ku tahu hal ini",jawab Rion sambil berbisik.


"Maafkan aku",ujar Vivi.


"Sebenarnya tadi malam aku memanggil Pixie lagi",ucap Rion.


"Benarkah!?.Itu sangat hebat,kenapa kau tidak mengajak ku bodoh",tanya Mike.


"Itu tengah malam bodoh",jawab Rion.


"Hei Rion.Apa tidak apa-apa membahas hal ini didepan rumah mu!?",ucap Aron dengan ekspresi cemas.


"Gawat aku lupa", Rionpun spontan menutup mulutnya.


"Hehehe...Jadi kau tidak ingin orang tuamu mengetahui hal ini",ucap Sophia seraya memasang senyum licik.


"Sophia!,apapun yang kau pikirkan jangan lakukan itu!,aku mohon padamu jangan lakukan itu!,kau paham?",ujar Rion dengan panik.


"Baiklah,Tapi apapun yang ku perintahkan harus kau lakukan",ucap Sophia.


"Dasar iblis yang tidak mempunyai hati,kejam,jahat",ujar Rion dengan mata berkaca-kaca.


"Wah kejam sekali Sophia.Aku jadi kasihan terhadap Rion",batin Aron,Vivi dan Mike.


Rion pun terpaksa mengikuti mereka berempat untuk pergi ke gudang kepala desa yang berada di sisi selatan desa.Sesampainya mereka disana,mereka disambut oleh pria tua yang memegang sebuah tongkat kayu dengan berpakaian seperti pendeta.


"Ayah!,aku sudah membawakan mereka untuk membantu mu", ucap Sophia dengan bangga.


"Omong-omong,dimana kotak yang ingin dipindahkan?", tanya Mike.


"Hahaha...kalian terlambat 5 menit,kotak terakhir baru saja di kirim ke balai kota.


Rionpun memasang raut muka gembira, sementara Sophia kebalikannya,"Ayah!,bukankah ku suruh untuk menunggu kami terlebih dahulu,aku tidak ingin ayah sakit karena kelelahan bekerja".


"Baik-baik.Maafkan ayah ya nak,dan untuk kalian semua aku mengucapkan terima kasih, karena sudah menuruti keegoisan Sophia".


"Bagaimana sebagai permintaan maaf ku,Aku akan menceritakan sebuah kisah yang luar biasa kepada kalian.Bagaimana tertarik?",ucap kepala desa.


"Tidak terima kasih,aku ada acara dengan ranjang tidur ku",jawab Rion dengan wajah datar.


"Baik silahkan dilanjut ceritanya", ucap Rion.


"Baiklah kita mulai darimana ya!?, bagaimana jika proses terciptanya dunia ini!?"


"Cerita ini dimulai sejak milyaran tahun yang lalu.Pada awal masa,dunia ini gelap,hampa dan dingin hingga suatu masa muncullah sebuah bola kecil bercahaya di tengah kehampaan tersebut".


"Cahaya yang di berikan bola cahaya tersebut, memberikan cahaya yang semakin terang dan panas,hal itu membuat bola cahaya semakin mengembang dan meledak menjadi beberapa bagian kristal".


"Kristal-kristal inilah yang membantu terciptanya ke 3 alam di Agora dan menyusun unsur kehidupan didunia ini.


"Kristal kehidupan yang berada di kuil kehidupan, kristal waktu yang ribuan tahun lalu dijaga oleh ras penyihir dan hilang saat peristiwa Paralaya terjadi,kristal kesadaran dan kristal Anmerta yang berada di alam Anmerta,kristal kekuatan dan kristal kematian berada di alam bawah,dan yang terakhir adalah kristal elemental,konon pada 1000 tahun yang lalu kristal tersebut hendak di rampas oleh raja iblis".


"sang 3 pahlawan pun dikerahkan.Jin sang kesatria pedang,Lia sang pemanah dan Leonidas sang pelindung.Mereka di kerahkan untuk menggagalkan sekaligus mengalahkan raja iblis tersebut, pertarungan sengit terjadi diantara mereka, seorang pahlawan itu menusuk dada raja iblis yang tanpa sengaja membuat kristal elemental terpecah dan tersebar di seluruh Agora (nama bumi didalam cerita).


"Peristiwa tersebut menggugurkan sang pahlawan panah dan membuat sang pahlawan pedang menghilang bersama raja iblis".


Disaat kepala desa sedang bercerita.Rion pun terheran-heran seraya memegang kristal yang ada di dadanya dan bertanya tanya dalam benaknya,"Apakah kristal di dadaku termasuk salah satu dari kristal tersebut!?,jika iya kristal apa ini?".


"Ayah dan ibu tidak memberi tahu secara detail tentang kristal ini kepadaku".


Tiba-tiba seseorang memukul punggung Rion secara pelan.


"Rion apa yang sedang kau pikirkan hingga melamun seperti itu",ucap Sophia.


"Tidak ada",jawab Rion.


"Kau selalu saja menyembunyikan berbagai h dari kami",ujar Sophia dengan raut wajah agak murung.


"Kakek apakah dari ke tiga pahlawan tadi ada yang masih hidup?",Teriak Mike yang membuat semua orang terkejut.


"Tentu saja tidak ada,kau pikir ada manusia yang bisa bertahan hidup selama seribu tahun",ujar Vivi.


"Hoho kau salah nak Vivi.Ada satu pahlawan yang masih hidup hingga sekarang,dia adalah Leonidas sang pelindung,dia saat ini berada dan tinggal di kerajaan Altrais",jawab Kepala desa.


"Mustahil ada manusia hidup selama itu!?",ujar Vivi terkejut.


"Baiklah ku lanjutkan cerita tadi,Dari ke tiga alam tersebut masing-masing memunculkan kehidupan tersendiri".


"Yang pertama adalah alam bawah,di alam tersebut adalah alam yang sangat ekstrim dan berbahaya,suhu disana sangatlah panas dan juga dingin sehingga hampir tidak ada kehidupan disana.Tapi anehnya di alam itu muncul kehidupan yaitu ras Iblis dan para monster.Ras monster bertahan hidup dengan cara saling memangsa dan membunuh, sementara ras Iblis bertahan hidup dengan mengkonsumsi mana yang besar di alam tersebut,semakin ekstrim kawasanya, semakin besar pula kekuatanya ".


"Yang kedua adalah alam yang kita tempati dan tinggali yaitu alam atas atau bisa disebut dengan gaia.Dialam ini memunculkan banyak kehidupan dan berbagai ras makhluk.Dari manusia,elf,dwarf,setengah binatang,peri, raksasa,naga dan malaikat".


"Dan yang terakhir adalah alam yang masih mengandung misteri dan belum ada orang yang mengetahui isi alam tersebut.Konon yang menghuni alam tersebut hanyalah ras manusia Anmerta dan seekor naga.


Mereka pun bercerita dan mengobrol hingga sore hari.Selesai nya mereka bercerita,mereka pun pulang ke rumah masing-masing.


Disaat Rion pulang,alangkah terkejutnya ia melihat kedua orang tuanya dari kejauhan tampak kerut wajah terpampang di kedua wajah mereka.Rion pun berjalan pelan menghampiri mereka berdua.


"Rion jujurlah kepada kami, apakah kau membuka ruangan rahasia di rumah ini?",tanya Ibu Rion dengan ekspresi wajah serius.


"Ini gawat!, bagaimana mereka bisa tahu,apa yang harus kulakukan!?",pikir Rion gelisah dengan keringat dingin bercucuran di tubuhnya.