Akira

Akira
Chapter 1



 


Cerita ini dimulai ketika siluman rubah putih menyerang desa angin dan menghancurkan hampir separuh desa. Begitu banyak korban yang berjatuhan dalam peristiwa ini.


Dengan mengorbankan nyawanya, soulmaster ketiga berhasil menghentikan amukan siluman rubah putih dan menyegel siluman rubah putih ke dalam tubuh seorang bayi yang baru lahir bernama Akira.


“ Hegh~ Hegh~ “ nafas soulmaster begitu berat menuju ajalnya.


“ Akira... a...aku minta maaf karena tak bisa melihatmu tumbuh besar dan menjadi soulgear yang kuat... aku sungguh minta maaf... “.


“ Brak! “ soulmaster ketiga kehilangan keseimbangan dan terjatuh tepat di depan Akira.


 


*10 tahun kemudian


 


“ Tiiidaaakkk! Aku terlambat! “ Akira dengan terburu-buru pergi ke academy tanpa mengisi perutnya dulu dan hanya meminum susu yang berada di atas meja makannya.


Sudah 10 tahun berlalu sejak peristiwa itu terjadi namun peristiwa itu masih menyisakan kebencian yang amat besar kepada siluman rubah putih. Soulmaster keempat melarang penyebaran berita tentang peristiwa 10 tahun lalu agar generasi selanjutnya tak merasa khawatir .


Peristiwa itu mungkin berhasil dipendam dalam lubuk hati mereka, tetapi rasa kebencian serta ketakutan akan hari itu kembali terulang masih terus menghantui mereka. Para penduduk desa berusaha menjauhkan anak-anaknya dari wadah siluman rubah atau yang dikenal dengan istilah kyutama.


Yang dimana kyutama dari siluman rubah putih adalah Akira, bahkan Akira sendiri tak tahu bahwa dirinya adalah seorang kyutama.


Namun berkat soulmaster keempat ia akhirnya dapat belajar menjadi seorang soulgear di dalam academy.


“ Maaf aku terlambat guru! “ teriak Akira ketika membuka pintu.


“Karena ini hari pertama... saya maafkan! “ ucap guru berbaik hati.


Akira masuk ke dalam kelas dan tatapan sinis mulai bermunculan dari para murid, sehingga membuatnya merasa canggung memilih tempat duduk.


“ Duduk dekat kami saja Akira “ Tawar Ryuta teman masa kecilnya.


“ Perkenalkan namaku Tobi dan aku akan menjadi guru sekaligus wali kelas kalian, pertama-tama aku ingin kalian mengenalkan diri kalian terlebih dahulu dan tujuan kalian masuk ke academy ini! “ Tanya guru Tobi dengan lugas.


Mereka memulai memperkenalkan diri dan menyampaikan tujuan mereka masuk ke dalam academy. Tibalah giliran Akira untuk memperkenalkan diri.


“ Perkenalkan namaku Akira Shinobu, panggil saja aku Akira, lalu tujuanku... “ belum sempat Akira menyelesaikan kata-katanya ada seorang anak yang mencela dari kejauhan dan berkata bahwa Akira takkan pernah bisa menjadi apapun di desa ini karena semua penduduk desa membencinya.


Seluruh murid tertawa terbahak-bahak kecuali Ryuta yang melihat Akira mengepalkan tangan dan tertunduk.


“ Aku.. aku akan membuat kalian semua mengakuiku suatu hari nanti ! dan asal kalian tahu tujuan ku adalah menjadi soulgear nomor satu! SOULMASTER! ".


“ Hadeh~ dasar kau! ” Ryuta menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah Akira.


“ Ppffttt... ha~ ha~ ha~ “ tawa murid semakin meriah.


“ Sudah sudah! lanjutkan! “ guru Tobi menghentikan tawa mereka dan melanjutkan pengenalan diri.


Hingga sampailah pada giliran terakhir, seorang murid ini sepertinya memiliki sikap yang sangat dingin dan penuh akan ambisi.


“ Namaku Yuuto Kenzo! panggil aku sesuka kalian, aku tak suka hal yang tak berguna contohnya hal seperti ini dan jika kau menanyakan tujuan kepadaku ! maka tujuanku hanya satu! Membunuh pengkhianat itu! “.


“ Kyaa~ kamu ganteng banget Yuuto! “ teriak para murid perempuan.


Akira yang mendengar pujian itu sungguh membuat telinganya panas, ia pun bangkit dan menatap Yuuto.


“ Kau kira kau keren hah! kau ki...ra... ka..u..~ Bruutss! Aduh perutku! “ Akira memegang perutnya dan merasakan mulas yang tak dapat ditahan.


“ Jangan! jangan! susu tadi! “ batin Akira ketika mengetahui bahwa susu yang ia minum adalah penyebab sakit perutnya.


“ Guru Tobi permiiisiiii! “ Akira pergi membuang hajat.


Cerita ini pun akhirnya dimulai.


 


-------------------------------


Dukung Author by :


+ Fav + Like + Vote


Author sangat bertrima kasih jika kalian melakukannya.


Trima kasih...


Xixixi...


‐------------------------------