Abdi Negara

Abdi Negara
9



aku bakalan sempatin up terus mumpung libur sekolah.dan buat kalian semua tetap dirumah dan jaga kesehatan.semoga masalah ini cepat berlalu dan kita semua bisa kembali beraktifitas seperti semula😘


______


gladis terlelap dalam tidur pulasnya padahal ini masih pukul delapan malam.rutinitas seharian ini membuat otot otot dan badanya terasa lelah dan membutuhkan istirahan lebih awal.


tak peduli hari ini adalah saturday night, malam yang sangat dinantikan oleh remaja jaman sekarang untuk merajut kasih walau hanya sekedar duduk mojok diterangi lampu remang remang tanpa ditemani ciki ciki dan siomay sekalipun.asalkan berdua,perut lapar pun tak akan terasa.


bagi gladis semua malam tak akan berefek apapun bagi dirinya yang penting ia bisa tidur nyenyak setelah dihajar aktifitas yang padat meski hanya menjadi seorang guru taman kanak kanak.hingga dua jam berlalu,seorang perempuan bertubuh tinggi semampai membuka pintu kamar gladis.melihat sahabatnya yang terbaring dikasur dengan piyama panjang tanpa terlilit hijab dikepalanya membuat echa pun tak tega membangunkan gladis yang masih tertidur pulas akibat kelelahan.namun,echa dengan terpaksa harus membangunkan gladis


gladis yang akhirnya terbangun mencoba membuka matanya yang dihinggapi rasa kantuk dan lelah"ki sorry bangunin kamu lagi pulasnya tidur.ada yang lagi nyariin kamu diluar tuh"terang echa


mata gladis yang masih belum sepenuhnya terbuka ditambah cahaya lampu yang tepat diatas kepalanya membuat ia mengernyitkan matanya"siapa cha?" tanyanya.hatinya berubah kesal siapa yang tengah mencarinya malam ini disaat dalam posisi ngantuk-ngantuknya


"sebenarnya yang nyariin kamu itu ayah dari anak didik barumu itu dis,makanya aku terpaksa bangunin kamu.kamu ada janji sama dia?"


Mata gladis membelalak lebar.dikedip kedipkan matanya sambil menepuk pipinya berkali-kali.rasa kantuk yang sedari tadi hinggap sudah tidak dirasakannya lagi. ada apa suami orang itu mencarinya malam malam begini? bisa gawat dirinya dituduh pelakor!


gladis bergegas turun dari ranjangnya dan menyambar jilbab yang masih menggantung di pintu lemari.ia melangkahkan kakinya dengan langkah yang sedikit cepat


saat posisi diambang pintu gladis melihat kebenaran yang nyata bahwa ada seorang lelaki yang sering ditemuinya akhir akhir ini tapi bedanya lelaki itu memakai serangam polisi lengkap beserta mobil patroli yang terparkir didepan gerbang


"lohh bapak kok pakai baju polisi?mau ngapain?karnaval?"


mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut gladis membuat reyhan garuk garuk kepala kebinggungan menghadapi ibu guru aneh seperti gladis.mungkin nyawanya masih belum terkumpul


"karna ini pekerjaan saya,sebagai polisi"


"memangnya bu gladis pernah tanya?"


"enggak"jawab gladis datar membuat lawan bicaranya mendengus kesal"bapak ngapain kesini?"tanyanya lagi


reyhan menyodorkan sebuah paperbag kepada gladis"ini baju untuk ibu,arsya tadi bikin ulah ya disekolah?arsya tadi cerita kesaya" terangnya


gladis melirik bingkisan yang ada ditanggan lelaki itu"saya tidak bisa menerimanya"


"ini arsya sendiri yang memilih,dia berpesan agar bundanya mau menerima pemberianya"reyhan kembali menyodorkan paperbag itu lagi"arsya sampai relain nggak tidur siang gara gara minta antarkan beli ini buat bundanya.apa ibu gladis nggak kasihan?"lanjutnya.matanya melirik gladis yang masih dalam mode mikir keras


sejenak gladis terdiam,kemudian dihelakan napasnya"baiklah,sampaikan kepada arsya bahwa saya menerima pemberiannya dan terima kasih"gladis mengambil paperbag dari tangan lelaki berseragam polisi itu sambil tersenyum yang baru kali ini lelaki itu lihat.senyum yang membuat gadis itu sedap dipandang mata


reyhan melirik benda bulat dipergelangan tangannya"kalau begitu saya permisi"pamit reyhan "masih ada tugas,maaf sudah menggangu ibu gladis malam malam begini"kemudian dilangkahkan kakinya


"oo..kirain ada kencan makanya tergesa-gesa"gumam gladis pelan namun indra pendengaram lelaki itu tajam dan nyaris terdengar dengan jelas


"sudah nggak jamannya saya kencan bu,sudah pinginnya halalin anak orang"ucapnya sambil terus melangkah pergi meninggalkan gladis yang masih berdiri mematung tidak menyangka reyhan mendengar semuanya


bukanya sudah beristri? kok ingin halalin anak orang? mau poligami?


____


hi maaf banget baru up.jangan lupa like koment dan vote yaā¤