Abdi Negara

Abdi Negara
Kami disini baik baik saja



Setelah selesai mengurus pendaftaran para panitia diminta untuk berkumpul karena sudah waktunya untuk pulang karena hari sudah menunjukkan pukul 16.15 wib


"Mohon perhatian!" Dengan tegas sang pemimpin paskibra


"Siap" serentak semua panitia pun menjawab.


"Sebelum pulang alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu,, berdoa sesuai kepercayaannya masing-masing dimulai~ selesai... Oke setelah ini kalian langsung pulang kerumahnya masing-masing jangan main kemana-mana karena kita masih banyak kegiatan untuk besok dapat dimengerti" ucap sang pemimpin


"Siap dapat" semua panitia pun menjawab.


Setelah itu mereka membubarkan diri.


Cyka bergegas menuju rumahnya


Ditengah perjalanan ia bertemu dengan seorang gadis kecil yang berumur sekitar 6,adik itu sedang menangis tersedu-sedu,pakaiannya kotor bagaikan anak yang terlantar. Cyka menghampirinya,setelah ia melihat wajahnya ia teringat pada adiknya(Azzahra Pramesti wisandini yang kerap disapa Zahra) yang menghilang 9 tahun yang lalu. Adiknya yang saat itu berumur 1 tahun, mungkin jika adiknya masih ada disampingnya pasti seumuran dengan gadis kecil itu.


#flashback


Ditaman Bermain


"Cyka jangan lari-lari nak,nanti jatoh" ucap ina sambil


"Iya mah" jawab cyka sambil menghampiri ina yang tengah menggendong Zahra kecilnya.


Kemudian cyka pun bertanya kepada ina


"mah telapak tangan kanan Zahra kok ada noda itemnya si mah,ini ga bisa ilang ?" Tanyanya dengan penuh heran


Ina tersenyum lalu menjawab


"Ga bisa sayang ini kan tanda lahir jadi ga bisa ilang, tanda ini akan tetap ada sampai kalian dewasa" ucap ina sambil mengusap rambut cyka. Kemudian cyka pun mengangguk mengerti.


"Cyka yu pulang udah sore nak" kata Andre seraya menghampiri cyka


"Iya pa,nanti besok kita kesini lagi kan ?" Tanya cyka


"Iya nak pasti,tapi kalo papa ngga sibuk ya. Tapi cyka janji jangan nangis kalo papa ngga nemenin cyka sama mama ke taman" ucap Andre sambil mengangkat jari kelingkingnya.


" Emmm.. yaudah gpp pa,biar nanti cyka,zahra sama mama aja yang ke taman" sambil mengangkat jari kelingkingnya lalu mereka pun berjanji


Sambil tersenyum Andre berkata


"Anak pintar" mereka pun meninggalkan taman bermain, kemudian menuju ke rumah yang sederhana namun terlihat mewah.



"Pa,,,ada apa?" Tanya ina kpd Andre yang baru selesai menjawab telepon.


"Mah besok papa akan pergi keluar kota karena ada pekerjaan yang penting" ucap Andre dengan tatapan teduh.


Kemudian ina tersenyum lalu berkata


"Yaudah papa hati\-hati ya inget jangan telat makan"


"Kita serahkan semua pada tuhan,jangan berfikir seperti itu pa. Sudahlah papa fokus saja sama pekerjaan papa kami disini baik baik saja" ucap ina seraya memegang tangan Andre dengan hangat. Andre mengangguk sambil memeluk ina



Keesokan harinya



"Cyka papa berangkat dulu ya nak, jaga Dede Zahra sama mamah" pamit Andre


"Iya pa,papa hati\-hati ya" balas cyka dengan memeluk erat Andre.


"Papa ngga bakal lama kok perginya" ucap Andre sambil berdiri Kemudian cyka pun mengangguk.



Cup" Andre mencium kening istrinya lalu berkata


" Mah, papa berangkat dulu" Ina pun mengangguk lalu berkata


"Hati\-hati" dengan tersenyum,andre pun mengangguk



Setelah itu Andre menaiki taksi,lalu berangkat menuju ke tempat kerjanya ia berangkat bersama temannya keluar kota.


ina dan kedua anaknya pun masuk kerumahnya. Mereka berencana akan pergi ke taman sore nanti.



***


Di tepi taman


"Cyka mama tunggu disini ya,kamu pergi main sama temen temen" pinta ina pada putrinya.


"Iya ma" cyka pun segera berlari menuju ayunan dan bermain bersama teman-temannya.


Sambil menjaga ara, ina duduk di kursi taman yang ada dekat pinggir jalan,dari kejauhan nampak seorang nenek yang hendak menyebrang tanpa disadari nenek itu ada mobil yang sedang melaju begitu cepat,kemungkinan kalau tidak dihindari akan menabrak nenek tersebut. Melihat hal itu ina langsung berlari.


Tett tett tett suara klakson mobil yang sedang melaju kencang


Bukkk


Ina mendorong nenek itu sehingga tersungkur ke tanah secara bersamaan.


Sementara itu seorang berbaju serba hitam sedang mengawasi zahra, pada saat itu keadaannya sepi tak ad satu pun orang yang mengetahui nya, ia langsung mengambil Zahra dari dorongan bayi tanpa sepengetahuan ina. Ina segera kembali ke tempat ia meninggalkan Zahra,,namun ia terlambat karena zahra sudah menghilang dari hadapan nya. Sontak ia kaget tubuhnya gemetar mengeluarkan keringat dingin dengan rasa campur aduk ia sangat risau kemana dan siapa yang membawa Zahra pergi?? Ia pun menangis sejadi-jadinya. Sejak Zahra menghilang ina lebih sering bengong dan ia selalu memanggil manggil "Zahra kamu dimana nak" tatapannya sangat teduh tanpa terasa bulir putih jatuh dari mata Indahnya itu. Sejak insiden itu Andre dan ina langsung melapor polisi namun tak kunjung menemukan keberadaan zahra. Seiring berjalannya waktu ia mengikhlaskan zahra karena 4 tahun ia sudah menunggu namun tak kunjung ditemukan putrinya Zahra. Dan memulai hidupnya tanpa zahra.


# ***flashback off


terimakasih yang sudah membaca tinggalkan like,komentar agar mendung saya untuk tetap semangat menulisnya😂😊 dan jangan lupa vote***