
echa memutar bola matanya jengah.kepalanya dibuat pusing karena tingkah sang guru TK yang hampir tujuh kali mondar mandir didepannya.merasa terganggu karena saat ini ia tengah sibuk menonton acara televisi yang sedang menayangkan serial drama anak remaja yang dirundung asmara.
"mondar mandir mulu kayak setrikaan,sekali lagi dapet piring cantik loh,dis"dengus echa yang tengah jengah melihat gladis
langkah gladis terhenti.Dilihatnya echa,sahabatnya yang sedang duduk santay di sebuah sofa empuk dirumah yang mereka kontrak bersama
"kamu ngapain sih mondar mandir nggak jelas,gangguin orang lagi nonton tv aja"
gladis mencebik"aku lagi cari kunci motor nih,perasaan tadi aku taruh di atas kulkas deh tapi kok nggak ada ya?kamu ada liat gak cha?"kini ia duduk disebelah echa
"nggak ada.ingat-ingat lagi,barangkali kamu lupa naruh dimana.perasaannya di atas kulkas tapi sebenarnya ditempat lain"
"enggak cha.aku ingat kok kalau aku taruh di atas kulkas"
"buktinya nggak ada kan?"bantah echa sambil matanya kembali melirik tv
"bantuin nyari dongg chaaa"ajak gladis
echa menghentikan acara nonton tv nya.dihelakan napas panjang setelah mendengar ajakan dari teman sekontrakannya itu.dengan terpaksa tapi ikhlas iyapun beranjak dari duduknya membantu gladis yang saat ini tengah mencari kunci motor yang entah dimana.diobrak abrik setiap ruang yang ada untuk mencari kunci motor milik sang ibu guru itu.
Namun sudah hampir seperempat jam mereka berdua mencari seisi ruangan mulai dari kamar tidur masing-masing,ruang tamu plus ruang nonon tv,dapur dan kamar mandi hasilnya pun nihil.mereka tidak menemukan benda itu.hanya tersisa satu ruang yang mereka berdua tidak bisa miliki
"cuma ruangan ini yang belum kita gledah"ucap echa yang saat ini sedang berdiri didepan kamar milik nabila,juga teman sekontrakaannya yang bekerja sebagai tenaga medis rumah sakit umum
"kebiasaan deh buk perawat ini selalu kunci pintu kamar,dikirain kita mau maling apa sama teman sendiri"gerutu echa
"Ya allah"tiba tiba gladis menepuk jidatnya sendiri sehingga membuat echa mengalihkan pandangannya kearah gladis"Aku lupa,motorku kan dipinjam nabila"
mendengar pengakuan dari gladis,bayangkan bagaimana raut wajah echa sekarang.selama hampir setengah jam mereka mengobrak abrik isi kontrakan untuk mencari kunci motor yang motornya pun tidak jelas dimana keberadaanya
bukannya merasa bersalah karna membuat echa kesal gladis justru tertawa melihat ekspresi echa yang seakan ingin melahapnya habis-habisan"kalau gitu aku pinjam motormu ya"pintanya
echa memutar bola matanya"nggak.nanti kamu ilangin motor aku,belum lunas"
echa menghela napasnya panjang"yasudah aku ijinin,awas kalo ilang.ganti yang baru"
"makasih echa"seru gladis sambil melangkahkan kakinya cepat menuju teras rumah dan mengambil motor echa yang terparkir disana.ia kemudian melajukan motornya kealamat yang sudah dikirimkan ke akun whatappnya setengah jam yang lalu.
selama kurang dari dua puluh menit gladis akhirnya sampai ditempat tujuannya,Deretan rumah besar dan mewah.gladis memarkirkan motor pinjamannya disalah satu pelataran rumah besar setelah satpam penjaga membukakan pintu gerbang untuk ia masuk,gladis menekan bel yang berada disamping pintu rumah dimana posisi ia berdiri.tak selang waktu lama seorang wanita paruh baya membukakan pintu untuknya.ia kemudian dipersilahkan masuk dan duduk disofa rumah milik Reyhan,wali dari anak didiknya
mata gladis tertuju pada sebuah bingkai foto berukuran 24R yang mengantung di dinding ruang tamu.menampilkan foto keluarga yang berisikan enam anggota dengan perempuan muda cantik dan paruh baya mengapit laki laki paruh baya duduk dibagian depan,disusul bagian belakang tiga lelaki yang memakai seragam militer,satunya jas snelli dokter dan satunya lagi memakai seragam polisi yang sudah dapat ditebak itu adalah reyhan yang sedang mengumbar senyum lebarnya.
Tidak sampai disitu matanya kini beralih keperempuan muda cantik dengan memakai kebaya putih gading,rambut disanggul apik,make up natural sehingga membuatnya begitu cantik sambil berpose anggun dengan senyum manis yang tersungging dibibirnya
mungkinkah perempuan muda itu istrinya?
"Bundaaaaaaaaaaaa"gladis dibuat terkejut dengan suara teriakan anak laki laki,arsya.tengah berlari menghampiri gladis yang duduk disofa.ia memeluk gladis dengan sebegitu girangnya
"Bunda ngapain kerumah arsya?"tanya anak laki laki itu dengan wajah bertanya
gladis pun membalas dengan senyuman manis tersungging dibibir ranumnya"Bunda kesini mau ketemu arsya,mau belajar sama arsya.mau ya belajar sama bunda?"
"wah yang bener bunda?"mata anak itu berbinar seakan mendapatkan tengah mendapatkan sesuatu yang telah lama mereka nantikan"Horeeeee...arsya mau belajar sama bundaa horeee...arsya punya temen main"teriaknya girang sambil tangan nya terangkat tinggi
gladis pun dibuat senang melihat bocah kecil itu menyambut kedatanggannya dengan baik.melihat anak-anak bahagia membuat hati ibu guru itu pun turut girang apalagi ia yang sangat penyuka anak-anak.
______
**sampai sini dulu ya slurrr wkwk
jangan lupa like,koment,dan vote
Happy reading😍**