
Tak satupun yang sanggup di dunia ini, hanyalah orang orang yang kuat dan di penuhi dengan harapan yang tinggi. meskipun dunia ini telah dirancang untuk memberikan sesuatu yang kita inginkan akan tetapi dunia ini juga dapat memberikan ke hancuran, keputusan, dan keserakahan. Tetapi jika kita memiliki tekad yang kuat maka kita akan bisa melewatinya.
\=\=\=\=\=<•\>\=\=\=\=\=
Di toko elektronik Kevin mencari alat yang di sebutkan Alex tadi, sambil bersiul siul di lorong toko elektronik itu, Namun di tempat yang beda Jack masih heran dengan sebuah bekas jari tangan di pintu supermarket tadi, Jack pun masih beralasan jika itu bekas dia kemarin pasti tidaklah mungkin, karna di dunia ini benda yang telah hancur atau pun mempunyai bekas jejak manusia akan kembali lagi seperti semula esok harinya. Namun Jack tiba tiba mendengarkan sebuah langkah kaki di dalam toko tersebut, suara langkah kaki yang sedang berjalan perlahan menghampirinya, meski di dalam hati Jack ada rasa takut sesuatu akan terjadi tapi jika Jack tidak melihat apa yang ada di balik etalase makan yang tinggi itu maka dia tidak akan tau apa yang ada disana.
Setelah cukup lama. Kevin akhirnya kembali ke tempat Alex, sembari membawa benda yang di butuhkan Alex, Kevin pun terkesima saat melihat sebuah mobil sport yang ada di depan toko, sebuah mobil bertenaga kuda yang tinggi, mobil idaman semua kaum pria, mobil tersebut langsung di hampiri oleh Kevin dan mengelus ngelus mobil tersebut dan masuk kedalam mobil tersebut dan merasakan kenikmatan yang di berikan mobil tersebut, ( Audi R8 ). Disisi kenikmatan Kevin yang menemukan sebuah benda berharga yang telah kevin impikan sejak kecil dan selalu ia bicarakan saat berkumpul bersama teman temanya, Jack pun masih di baluti dengan rasa takut nan dicampuri penasaran akan seseorang di tempat ini, setelah sampai di ujung etalase tersebut Jack pun secara perlahan membelokan kepalanya dan jantung yang berdetak kencang dan menghirup napas yang berat Jack pun membuka matanya secara perlahan lahan dan tiba tiba......... Tikus lewat begitu saja dilantai, sontak hal tersebut membuat Jack sangat kesal sekali,
" Jack: Bngst........... tikus sialan dasar..... "
" Jack: membuatku kaget saja..,dasar tikus bodoh"
Jack pun berbalik arah dan seseorang telah berada di belakangnya, sontak Jack pun syok saat ada orang tersebut
" Jack; astaga....... hantu......"
" Jack : tolong maafkan aku.... aku tidak kencing sembarangan kok sumpah" sembari di lumuri rasa takut, karna ia tadi sempat kencing di belakang pohon besar
" Jane : Jack.......... itukah kau....benar"
suara aneh terdengar di telinga Jack, suara yang ia kenal
" Jack : A...a...a...a....a...a.. hatu Jane ampun "
" Jane : dasar bodoh idiot"
" Jack : ampuni hamba hantu..... sumpah aku tidak melakukan apa apa".
" Jane : bukalah matamu bodoh, jangan kau tutup terus , aku ini masih hidup tau"
" Jack : mana ada hantu mengaku bahwa dirinya telah tiada, jangan membodoh bodohi aku..., meskipun aku sedikit bodoh tapi aku masih bisa membedakan mana hantu dan juga mana yang masih hidup"
"Jane : asataga..... Jack percyalah aku masih hidup"
Jack pun membuka matanya secara perlahan..
" Jack : a....a...a.. ya.. tuhan bidadari cantik datang untuk menjemputku"
langsung di tampar Jane "plakk....plakk..."
" Jane : dasar bodoh..... tadi disangka hantu sekarang bidadari"
"Jack : aduh.... ampun..."
"jane : HM.....eh... ngomong ngomong kamu sedang apa disini "
"Jack : lah.... seharusnya aku yang menanyakan hal tersebut,"
" Jack: kenapa kau bisa berada di sini Jane, apakah kau juga sama seperti kita"
" Jane : kita..... maksudnya masih ada orang lain disini"
" Jack : ia benar masih ada orang lain disini"
" Jane : siapakah mereka...!?, Jack bisa kau kasih tahu aku"
"Jack : nanti juga kamu bakalan tahu sendiri,... ayo ikut aku"
Jack dan Jene pun pergi ke ketempat berkumpul tadi dan jack pun menceritakan semua kejadian di perjalanan tersebut, sementara itu Alex yang cemas dengan ke ada mereka berdua yang belum kunjung datang kembali,
* Alex : aneh rasanya mereka belum kembali juga dari tadi" kata Kevin yang di baluti rasa cemas, Raisa tiba tiba berteriak "Raisa : jesss bertahahlah. .. ". Alexpun segera bergegas menuju Raisa dan melihat apa yang terjadi,
" Alex : Raisa, apakah ada sesuatu yang terjadi" dibaluti rasa cemas
"Raisa : Alex ....Jesi......huhhhh....tiba tiba suhu badanyan menurun"
"Alex : biar ku cek"
"Kevin: Alex aku datang......"
"Alex ': minggir..... mana kunci mobilnya" sembari mengendong Jessica yang sekarat"
" Kevin : apa yang terjadi sebenarnya Lex..."
" Alex : cepat buka pintunya "
"Kevin : baiklah "
"Alex : ayo kita kerumah sakit "
Alex dan Kevin pun pergi ke rumah sakit dan meninggalkan Raisa Seorang diri saja, 5 menit berselang Jack pun tiba dan Raisa pun langsung masuk kedalam mobil tersebut
" Raisa : cepat kita kerumah sakit terdekat"
" Jack : apa yang sebenarnya terjadi"
" Jane : Iyah ca apa yang terjadi sebenarnya"
Raisa pun tekejut setelah mendengarkan suara Jane, Raisa tidak sadar kalau di mobil tersebut ada Jane dan langsung mememluk Jane dengan erat sambil menangis bahagia saat melihat Jane selamat, mereka pun pergi ke rumah sakit terdekat dan pada akhirnya mereka pun melihat mobil Kevin di depan rumah sakit kecil tersebut,
"Raisa: stoppp..... berhenti disini"
" Jack :kenpa berhenti disini"
" Raisa : itu mobil mereka"
Jack pun mengangap saat melihat mobil Audi R8 terpakir
" Jack : dari mana mereka mendapatkan benda sperti ini".
" Raisa : sudalahlah jangan di pikirkan,ayo kita cari mereka"
"Jack : kalian cari saja mereka, biar aku menunggu disini"
Jack pun masih terkejut dengan apa yang mereka lihat, jelas selama di berada disini dia tidak pernah menemukan benda seperti ini hanya rongsokan lah yang ia temukan, disisi lain
" riasa : Alex ....... bagaimana kondisinya "
" Alex : entahlah aku tidak tahu yang jelas, aku sudah memberikan air inpus kepadanya"
"Alex: ehh... Jane itukah kamu"
"Jane: iya benar ini aku".
"Alex : syukurlah, kalau kamu berhasil selamat"
"Jane : Iyah" tersenyum manis
"Alex : ouh iya, apakah kalian melihat Jack"
"Raisa :dia berada di luar"
Alex pun keluar bersama Kevin yang masih ingin berada di dalam setelah ia melihat kalau ada Jane di dalam sana,
"Alex: ayo keluar... biar para wanita yang mengurus ini"
"riasa: benar biar kami yang mengurusnya
"Kevin :ta...tap...tapi...."
"Alex: sudah jangan banyak tupa tapi.., ayo kita siapkan makan malam buat mereka"
"Kevin : baiklah..... eh tapi mobilku.....hey Jack jangan sentuh mobilku..... nanti lecet"
"Alex : dasar bodoh"
Mereka pun kembali dan kehangatan pun sudah terasa, tapi masih banyak hal yang mereka belum diketahui. juga masih banyak rintangan yang harus mereka hadapi nanti, tapi jika dengan tekad kuat dan kekuatan perteman yang erat maka halangan seberat apapun itu akan mudah di lewati.