
Akhirnya Jack membicarakan kenapa ia terlihat sangat tergesa-gesah. Ia pun menceritakan tentang apa yang ia alami, pada saat itu aku terbangun dari tidur ku, lalu aku melihat bahwa aku sudah berada di tengah tegah hutan dan enta mengapa aku bisa disini, kata jack. Jack pun juga bercerita bahwa ia menemukan Raisa dan Jessica sewaktu ia keluar dari hutan, namun nasib naas menimpa Jessica yang terlihat pucat dan kering, lanjut Jack tersebut.
Mereka pun segera bergegas ketempat yang telah Jack sebutkan, didalam perjalanan Alex bertanya kepada Jack tentang benda yang ditemukan Jack, Jack tidak ingat sama sekali benda apa yang di maksud oleh Alex tersebut, Karana saking khawatirnya dengan keadaan Jessica yang masih di ingatnya, Alex mengerti dengan kondisi Jack pada saat ini, ia terlalu cepat menanyakan benda tersebut kepadanya, Jack meminta maaf kepada Kevin atas kejadian tadi di supermarket, Jack pun jujur pada saat itu dia sedang tergesa gesah untuk mencarikan obat dan juga terpancing emosi.
Pada akhirnya mereka pun sampai ke tempat Raisa dan Jessica menunggu, sungguh terkejut saat Alex melihat Raisa yang telah menunggu Jack membawakan obat untuk temannya dan Alex pun tidak mengerti mengapa Raisa bisa disini juga.
" syukurlah Jack sudah datang "
ujar Raisa yang tidak tahu kalau di dalam mobil masih ada Alex dan Kevin.
" bagaimana kondisi Jess,Raisa" kata Jack
"kondisi dia kian memburuk Jack"
"baiklah, aku membawakan obat untuknya"
Alex dan kevin keluar dari mobil, sungguh terkejutnya Raisa saat melihat Alex keluar dari mobil,
"A...a....a... Alex, itukah kau" kata Raisa
" Benar ini aku" sembari mendekat
"syukurlah kau selamat Alex, bagaimana kamu bisa berada disini" langsung memeluk erat Alex
" aku juga tidak tahu, mengapa aku bisa berada disini"
"tapi dimana Jane Raisa "
Kevin pun merasa sangat sedih sekali saat melihat Alex dan Raisa berpelukan dan ia hanya bisa melihat saja kemesraan yang di tunjukan oleh Raisa kepada alex, " ouh tuhan mengapa orang tampan seperti ku harus menerima nasib seperti ini" kata kevin
Alex dan Kevin pun masuk kedalam dan ingin melihat kondisi Jessica, setelah melihat kondisi Jessica barusan Alex dan Kevin pun terkejut saat melihat kondisi Jessica tesebut, naas melihatnya dengan keadaan begini, seharusnya kita membawanya ke rumah sakit saja, bisik Kevin kepada Alex, benar sekali apa yang di katakan Kevin tersebut, tapi apakah mereka tahu kalau didunia ini hanya ada mereka saja dan satu lagi Jane saja, yang berada disini. tidak ada orang lain yang berada disini, harus bagaimana lagi kondisi Jessica tidak memungkinkan untuk bertahan hidup kalau hanya diberi obat saja tanpa adanya peratawan seorang dokter.
Hari menjelang sore, Alex dan kawan kawan masih berada di gubuk kecil ini, Alex pun membuat api unggun di depan gubuk tersebut, dan Alex pun memasak air panas untuk membuat kompres untuk Jessica dan juga berharap kalau kabut asap ini dapat menjadi sinyal kalau disini ada orang. Alex pun membagi tugas kepada Jack dan Kevin untuk mencari makan di sekitar sini, Alex juga menyuruh kepada mereka berdua untuk mencari sebuah alat untuk berkomunikasi jarak jauh, agar bisa melacaknya kehidupan di dunia ini. Mereka pun berangkat mengikuti perintah dari Alex, Alex pun menyiapkan tempat untuk memasak dan menghantarkan air kepada Raisa untuk mengkompres Jessica, disuatu sisi yang lain Kevin dan Jack sampai di supermarket yang tadi dan Jack pun pergi ke dalam supermarket untuk mencari makan sedangkan Kevin akan pergi mencari alat untuk benda yang di katakan oleh Alex,
"jack,, ini bawa kunci mobil "
"kev... kamu gila yah, kalau aku bawa kunci mobil kamu pake apa "
"tenang saja disini ada banyak motor jadi aku bisa main main dulu heheheh"
"dasar idiot... di suruh mencari benda malah main main "
"tenang saja lah... toh Alex juga tidak tahu kalau kita jalan jalan "
"terserah kamu saja lah "
"baiklah dunia yang kosong... aku datang"
"dasar anak bodoh"
Jack pun masuk kembali kedalam supermarket tersebut, tapi ada hal yang aneh saat berada di depan pintu supermarket tersebut, pintu tersebut nampak terbuka dan ada bekas tangan di pintu tersebut, Jack pun heran siapa kah orang yang baru saja masuk kedalam, karana jika bekas kemarin pasti tidak akan meningalkan jejak sama sekali ujar Jack, Jack masuk kedalam dan berharap kalau ada orang di dalam supermarket tersebut bukanya monster.
Disisi lain Kevin malah masuk kedalam toko elektronik