
Sebuah perjalanan yang akan menyatukan ikatan persahabatan dan persaudaraan. Langkah baru akan segera dimulai, harapan pun mulai kembali dan sebuah kisah-kisah perjalanan pun akan mengubah nasib ini, kisah kita akan menjadi sebuah cerita besar untuk anak-anak kita nanti. Hari ini akan menjadi sebuah hari yang indah dan akan menjadi suatu harapan agar tetap bertahan dan percaya bahwa jalan keluar itu ada.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\={ • }\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Setibanya di dermaga Singapura, kami berharap ada seseorang disini, kami pun segera melompat dari kapal dan langsung mencium tanah Karna sudah sebulan lebih kami terombang-ambing di lautan, kami pun langsung berpesta riah untuk merayakan keberhasilan kami bertahan di lautan, namun itu menjadi sebuah problem bagi kami dan cukup menghambat waktu kami. Di esokan harinya, kami semua sakit perut, karna terlalu makan berlebihan. Akhirnya kami pun mengerti dan mulai mempelajari dari hasil semalam, kami pun mulai kembali melanjutkan perjalanan meski sakit perut masih ada, di tengah perjalanan kami pun berhenti untuk buang air besar, jujur sakit perut ini benar-benar menghambat perjalanan kami, sudah pulahan kali kami berhenti dan ini baru beberapa kilo meter saja dari dermaga, kami pun akhirnya memutuskan untuk beristirahat panjang untuk memulihkan kondisi kami, Karna jika terus di lanjutkan kami takut ini bisa menjadi sebuah masalah besar.
Alex dan Jack memutuskan untuk mencari kendaraan yang lebih bertenaga, karna jika masih menggunakan bis saja akan memakan waktu yang cukup lama, sementara itu Kevin yang terlalu banyak makan pas hari itu terkapar lesu sambil menghayal yang tidak jelas,
" Ya..... Tuhan... apakah aku akan mati"
" Ya Tuhan ...... jangan cepat ambil nyawa aku... aku masih belum merasakan kehangatan tubuh Jane" Gumamam Kevin
plok...plok...plokk. tamparan langsung datang setelah kata tersebut muncul, sungguh malang sekali nasibmu Kevin sudah jatuh tertimpa tangga, umpama yang tepat sekali untuk Kevin. Alex dan Jack pun datang dengan membawa mobil Lamborghini dan BMW, Kevin yang melihat Alex dan Jack membawa mobil sport pun langsung bertambah rasa sakitnya.
" Apakah kalian tidak ingat aku, kawanku...." Kata Kevin
" Apakah otak kamu bodoh Kev, bagaimana caranya aku membawa dua mobil sekaligus emangnya itu motar yang bisa di gandeng" Jawab Jack Yang membuat Kevin pun terdiam dan pasrah melihatnya, "apakah nasibku seperti ini yang selalu sial dan naas seperti ayam yang mau di potong " Ujarnya dalam hati
" Ini juga salah kamu sendiri, barang siapa? pas malam itu kamu banyak makan yang pedas-pedas" Tutur Alex
" Iyah deh... ini salah aku? " Muka lesu Kevin
Alex pun menyakan kepada Kevin, "kemana para wanita? dari tadi aku tidak melihatnya sama sekali?" Tanya Alex
"adhhh ada yang lagi kengen-kangenya nih ..?" Jawab Kevin,
" bukanya begitu, tapi aku takut sesuatu terjadi pada mereka"
"Entahlah Kev, tadi aku melihat mereka keluar entak kemana?"
" tunggu Jack, aku ikut" Jawab Alex
" hei... hei.. kalian ingin meninggalkanku lagi" Ucap Kevin
" Hahah kau kan udah besar, jadi ditinggal sendiri juga tidak apa apakan" Kata Jack
" Kalau aku mati gimana "
" Yah tinggal aja wkwkkwk" Jawab Jack .
" Dasar kau Jack....... "
" hahahaha......."
" Kalau kondisi aku baik, aku pasti udah membunuhmu"
" Sini bunuh aku... "
" Awas kau yahhh...."
" Ayo sini bukanya kau mau membunuh Aku hahaha"
" Sudah... sudah ..... cukup, kalain seperti kucing dan anjing saja, " Bentak Alex
" Dari pada bertengkar ga jelas lebih baik kita cari mereka "
" baiklah..."