
Satu Minggu berselang selang, Alex mencoba untuk bertahan hidup di dunia hampa ini, meski dirinya tidak mengetahui kalau teman temannya berada di dunia yang sama ini. Hari demi hari dilewatinya penelusuran daerah terus menerus di cari olehnya, hingga suatu saat di daerah terpencil, Alex kehabisan bahan bakar kendaraanya, Ia pun pergi berjalan untuk mencari bahan bakar, hingga di suatu tempat di minimarket, Alex melihat sesuatu, sesuatu yang mirip sekali dengan orang, Alex pun bersyukur dapat bertemu dengan orang dan dapat menanyakan di mana ia berada sekarang.
Ia pun mendekati orang tersebut dan menepuk punggung orang tersebut, sungguh terkejutnya ia saat melihat wajah orang tersebut, Ia pun tidak percaya apa yang ia lihat sekarang dan ia pun menangis terseduh saat melihat orang tersebut, sebaliknya dengan orang tersebut, orang tersebut pun juga menangis saat melihat muka Alex, orang tersebut pun memeluk Alex dengan erat sekali sambil mengatakan
" ini benar benar kau...." sambil tersungkur menangis
" benar ini benar......, benar aku" ujar Alex
"syukurlah kalu kau selamat Lex"
" benar aku selamat.... kamu juga baik baik saja"
" ya aku baik baik saja Lex "
" tapi dimana yang lain kev"
" aku juga tidak tahu dimana orang lain, tapi aku juga
tidak sadar berada disini"
" benar kah kamu juga mengalaminya "
" benar aku juga tidak tahu apa yang terjadi tapi yang jelas, saat aku terbangun dari tidurku tiba tiba berada di hutan dan tidak ada orang lain disekitar
hanya suara hutan yang khas saja"
" benarkah begitu kev"
"iya benar, aku tidak ingat apapun, hanya aku ingat saat aku tidur saja"
mereka pun saling bertanya satu sama lain dan mereka pun memutuskan untuk mencari pencarian daerah berdua. hingga pada akhirnya mereka pun kembali melanjutkan perjalanan mereka dan memutuskan untuk mencari orang orang di dunia ini. di tempat yang lain Jack bertemu dengan Raisa, meski mereka sudah bertemu dengan Raisa saat mereka terdampar di dunia ini, meski tidak jauh mereka terpisah. Jack pun sama dengan Alex dan kevin, ingin melakukan pencarian orang di dunia ini. hingga di perjalanan mereka bertemu dengan Jessica yang sedang terkapar di tengah jalan, Jack dan Raisa pun berlari dengan cepat menghampirinya dan Mangapa Jessica bisa disini tapi setelah sampai di hadapan Jessica, mereka terkejut dengan keadaan Jessica yang terlihat kurus dan tidak berdaya, Bahakan bicara saja tidak bisa hanya bisa menangis dapat bertemu dengan mereka, meski di dalam hati Jessica ingin mengucapkan sesuatu tapi dengan kondisinya saat ini tidak bisa, Jack pun membawa Jessica ke kedai kecil yang ada di depan jalan tersebut, Jack pun menitipkan Jessica kepada Raisa, ia ingin mencari makanan di daerah sini dan mencari obat untuk Jessica
"Raisa jaga baik baik yah Jessica, aku ingin mencari makana untuknya "
" ia hati hati yah Jack, jaga diri baik baik "
"iya baiklah, aku berangkat sekarang"
Jack pun pergi meninggalkan Raisa dan Jessica, dengan bermodal niat dan nekat ia berangkat meninggalkannya, meski di hatinya masih ada rasa khawatir akan terjadi sesuatu kepada mereka tapi jika dia tidak berangkat maka Jessica tidak akan selamat.
Kevin pun bercerita tentang apa yang ia alami saat itu, ia pun mengatakan kepada Alex bahawa di dunia ini tidak ada orang sama sekali hanya hewan biasa saja yang berada disini, meskipun begitu ia sempat melihat sesuatu di atas bukit, melihat kobaran asap, seperti ada orang yang lagi membuat perapian tapi ia tidak ingin menghampirinya, karna ia takut kalau itu hanya pancingan saja, karna hewan hewan disini pintar sekali membuat pancingan untuk mangsanya.
ia curiga sekali dengan planet ini. ia pun heran mengapa saat ia mengambil suatu makan di warung tersebut dan ke esokan harinya makan yang ia ambil tersebut kembali lagi, ia heran mengapa bisa terjadi seperti itu bahkan ia pun mencoba untuk menghancurkan sebuah rumah hingga Raat dengan tanah tapi aneh nya kejadian serupa pun terjadi, dimana rumah tersebut kembali seperti semula tanpa adanya perbedaan sedikit pun. hingga di pertengahan perjalannya, mereka pun melihat sesuatu di ujung jalan, melihat seorang manusia yang sedang melambai-lambaikan tanganya, sambil melompat lompat dan bertiriak
" hei apakah itu orang,....""
" jika itu benar benar orang, berarti masih ada orang orang di sekitar sini"
Alex dan Kevin pun tidak heran mendengarkan suara tersebut dan merasa kenal dengan logat berbicaranya, hingga kendaraan mereka pun mendekat dengan orang tersebut dan turun menghampiri orang tersebut, hingga Alex dan Kevin terkejut saat melihatnya, tentu ini benar benar keajaiban baginya, dimana ia dapat bertemu dengan orang yang di sayangnya dan Alex dan Kevin pun terharu saat melihat Jack masih selamat dan mengatakan kepadanya
" syukurlah kalau kau selemat Jack" ujar mereka berdua
"huhuhu... ia benar teman teman aku selamat, tapi apa yang kalian lakukan disini "
"tidak tahu saat kami terbangun dari tidur kami tiba tiba disini"
"baiklah jika kalian benar benar sama seperti itu "
"emang kenapa kamu berbicara begitu"
"tidak perlu di bahas lagi kita langsung pergi ke minimarket atau apotek, ini benar benar darurat sekali".
"ehh..eh . tapi jelaskan dahulu apa yang sebenarnya terjadi"
"mana kunci mobilnya, biar aku yang menyetirnya"
mereka pun pergi tergesah gesah, meski Alex dan Kevin tidak tau apa yang terjadi, tapi ini benar benar situasi yang darurat sekali, di lihat dari mukanya jack yang terlihat sangat khawatir sekali kepada seseorang dan juga ia tidak berkata sedikit pun di perjalan tersebut hanya berkata "dimana kah alpotek terdekat atau minimarket terdekat" hanya itu saja yang keluar dari mulutnya, hingga mereka sampai di supermarket. Hingga Kevin pun berkata kepada Jack
" hei kamu.... jangan sok sibuk gitu, emang ada apa"
" diam kau Bodoh..."
" apa yang kau katakan "
" bodoh masih adakah orang bodoh seperti mu"
" kamu benar benar "
"apa.... mau berkelahi"
Jack dan Kevin pun bertengkar di sana dan Alex mencoba meredakan emosi mereka agar tidak bertengkar, tapi mereka sulit di pisahkan. hingga salah satu dari mereka ada yang terjatuh, Jack pun pergi kedalam supermarket tersebut dan Kevin di tahan oleh Alex agar tidak menghapirinya
" sudah...... sudah.... diam kev sudah...."
"tapi Lex aku tidak menerimanya"
" sudah tenangkan hati mu kev biarkan dia pergi, mungkin ada suatu hal yang benar benar darurat"
" tapi...."
"sudahlah biarkn saja "
amarah Kevin pun mulai mereda dan mereka pun menunggu Jack keluar dari supermarket tersebut dan menanyakan, apa yang sebenarnya terjadi, hingga pada akhirnya jeck pun keluar dari supermarket tersebut dan amarah Kevin pun mulai meluap lagi.