
Merekapun saling bertatapan satu sama lain, jelas jelas kesempatan ini di manfaat oleh Kevin untuk merayu seorang wanita yang dia inginkan tapi rayuan yang di berikan malah sebaliknya, jane menjadi sasaran Kevin karna melihat tatapan Jane sungguh membuat kaum pria melelehkan hati mereka, karna Jane adalah seorang model jadi ia tau tatapan yang bisa membuat seseorang tergoda olehnya, Jane pun sama mengambil kesempatan ini untuk memanfaatkan kekayaan kevin, Jane tau kalau Kevin adalah anak seorang pengusaha sukses yang uangnya tidak sedikit tapi Jane berpikir kembali jika ia ingin meluluhkan hati Alex dan memanfaatkan popularitas orangtua. Jane pun menampar Kevin yang terlalu lebay dan sok Sokan ganteng di hadapannya meski Jane butuh Kevin tapi ia lebih memilih Alex supaya ia dapat terkenal di kalangan artis, Jane pun menghampiri Kevin dan dan bertanya kepadanya
"hai... salam kenal, aku Jane dari SMK internasional 4"
kata Jane sambil memancarkan senja mautnya..
" salam kenal juga aku Alex " kata Alex sambil cuek kepadanya Jane, kebaikan Jane jelas jelas di tolak oleh alex, jelas ini membuat Jane berpikir kalau Alex adalah orang yang bodoh, tapi Jane tidak patah semangat ia pun bertanya kembali kepada Alex dan mencoba untuk meluluhkan hati
"ouh iya, nanti kita makan bareng yah.. setelah istirahat nanti" kata Jane sambil tersenyum manis
" maaf aku tidak suka makan kantin" kata Alex sambil berjalan kembali kek kelasanya, lagi dan lagi Jane pun di curian oleh Alex, Jane pun mengejar Alex agar ia dapat bisa membujuknya makan dan supaya Alex dapat masuk kedalam perangkapnya tapi Alex sudah tau trik trik konyol ini, jelas ia berpikir dewasa dan tau rayuan rayuan seorang cewek, karna Alex mendapatkan sebuah buku dari kakeknya, buku yang berjudul "trik jitu mengalahkan cewe dan mendapatkan wanita idaman".
kevin pun hanya bisa melihat wanita yang di incar malah mengejar ngejar orang yg tidak tau cinta tapi di pikiran Kevin masih ada dua wanita lagi yang bisa ia dapat, tapi setelah ia berbalik kembali ke kebelakang wanita wanita itu hilang meningalkanya,
" aduh... kemana wanita yang tadi " ujar Kevin."
" sudah pergi bersama wanita tadi yang mengejar Alex" kata Jack
" tapi... tapi ... aku belum mendapatkan nomor handphonenya " wajah Kevin yang terpukul lesu setelah di tolak oleh wanita tadi
" hahahahhaah..... kamu bodoh sih jadi orang jelas jelas ada tiga orang tadi disini kenapa kamu hanya megincar satu " Jack yang tertawa terbahak bahak
" tapi...."
"sudah jangan banyak tapi ayo kita masuk kelas karna jam pelajaran sebentar lagi di mulai"
"baiklah... dengan kekuatan dewa cintaku aku akan mendapatkan semua wanita" kata Kevin sambil berteriak di koridor sekolah
" dewa cinta katanya... cewek jelek pun tidak ada yang mau kepadanya" ujar Jack di dalam hatinya
Jack dan Kevin pun pergi kekalasnya, sesampai disana Kevin berteriak
" hai semua kalian orang orang jelek" kata Kevin yang percaya diri akan ketampanannya,
"sudahlah masuk jangan banyak gaya " ujar Jack.
3 menit berselang jam pelajaran pun berbunyi
teng..teng..teng...
" baiklah lah anak anak kita sekarang kedatangan murid baru, dan murid ini adalah murid pindahan dari sekolah lain " wali kelas nya .
" pasti murid baru ini murid laki laki yang kemarin kita lihat" ujar Kevin
" hey lu jangan sok tau bukanya lu kemarin kena skors kemari" kata orang di sebelahnya
perkata Kevin jelas jelas di tertawakan oleh semua orang di kelas, Kevin tidak malu meski di tertawakan oleh teman sekelasnya
" sudahlah kamu jangan banyak bicara dengarkan saja apa katan pak tua Bangka itu" ujar Alex sambil melihat ke pinggir jendela
" baiklahlah tanpa bebasa basi silahkan masuklah anak anak".
semua pun terdiam setelah murid baru itu muncul kedalam kelas tiba tiba kelas yang tadinya bising seperti di pasar tiba tiba hening seketika, semua pandangan tertuju kepada murid baru itu hanya satu orang yang diam dan masih melihat ke pinggir jendela yaitu Alex. sikap Alex yang dingin dan pendiam dan acuh akan apapun yang terjadi dikelasnya meskipun ada keributan atau apapun dia cuek saja, murid baru yang disebutkan gurunya ia gadis gadis yang tadi mereka ketemu di koridor, jelas ini menjadi kesempatan emas bagi Kevin untuk mendekati gadis gadis dan Jack pun sama seperti Kevin, sedangkan Alex berpikir jika murid baru itu ada tiga orang maka cuman mempersempit saja ruang kelasnya, Alex pun menjulurkan tangannya kepada gurunya dan bertanya
" pa apakah tidak ada kelas yang kosong disini ' ujar Alex.
"emangnya kenapa Alex "
disini udah penuh masa bapa mau memasukan orang lagi.... tapi jika bapa mau mengalah bapa boleh tidak masuk kelas ini soalnya bakalan gerah" ujar Alex
semua murid tertawa terbahak bahak
hahahha....
hahahaha
savage Lex\*....
\*huahuaha\*
"Alex apakah kamu mau di skors lagi" kata gurunya yang wajah mulai memerah"..
" hahahah ternyata ada yang marah teman teman, ia pa maaf aku minta maaf" ujar Alex
" baiklah silahkan... perkenalkan nama kalian kepad teman teman baru kalian" ujar gurunya
" hai teman teman perkenalkan namaku Setevi janenis kalian bisa panggil aku jane" kata Jane sambil mengeluarkan senjata mautnya,
semua orang terkesima ketika melihat senjata Jane dan berteriak-teriak dan bersiul siul layak burung yang menarik betina.
*witwiw...witwi*...
" hai juga teman teman namaku Jessica Gomez, kalian bisa panggil aku Jessica, salam hangat ".
siulan tadi semaking menggila ketika jessica mengenakan namanya.
*witwiw........witwiiwww*......
" Perkenalkan aku Raisa Anindita Putri, kalian bisa panggil aku Raisa saja" keluguan Raisa semakin membuat semua lelaki di kelas itu tergila gila.
" baiklah kalau perkenalkan sudah selesai, silahkan kalian pilih bangku kalian masing masing, karna jam pelajaran sudah mau di mulai "
kebetulan sekali atau kehokian tiga sahabat itu bangkunya kosong semua, Jane pun melihat Alex yang duduk di pinggir jendela dan ia mencoba untuk duduk di sebelahnya, tapi alex pun menolaknya karena ia sudah tau sifat Jane, kesempatan ini di manfaat oleh Kevin Agar bisa duduk sebangku denganya
"baiklah nona cantik kamu boleh duduk di sebelahku" kata Kevin
"maaf yah dari pada duduk denganmu aku mending duduk di bawah saja "
lagi dan lagi rayuan Kevin gagal kembali, namun sebaliknya dengan Jack yang sudah mendapatkan teman wanita di bangku yaitu jessiaca, tapi mengapa Jesicca mau duduk di sebelah jack?? karna Jack sudah tau kalau nanti Jessica mau masuk kekelasnya dan dia menawarkan sejak tadi ketemu.
Kevin pun terpukul setelah melihat Jack ia pun putus asa langsung dan merundukan kepala ke bangkunya sambil berkata
" ya...tuhan..... kenapa kamu begini kepada orang tertampan di dunia ini.... apakah ini cobaan orang tampan"
tapi keberuntungan kali ini berpihak kepada Kevin, karna Raisa duduk di sebelah Alex, dengan berat hati Jane pun harus duduk di sebelah Kevin meskipun rasa ilfiel di hatinya
"tapi kenapa Alex mau Raisa duduk di sebelah?'
"apakah Alex memendam rasa kepada Raisa??".