WHITE DEVIL

WHITE DEVIL
Bangkitnya jiwa iblis kina



(flashback)


Sementara kina yang baru saja menerima telpon dari jin bergegas mencari taksi...


"TAKSI" panggil kina


"kemana nak?" tanya supir


"pak ke jalan xxxx yah" ucap kina


(telpon kina berdering)


"halo jin gimana mereka masih ngikutin" ucap kina panik


"iyah kak, tapi aku udah di rumah, aku takut kak" ucap jin


"jangan takut kakak bentar lagi sampai kakak lagi di taksi" ucap kina


"iyah kak-" ucap jin berhenti tiba tiba mendengar suara pintu yang di banting


"jin ada apa...JIN!!!, tunggu kakak" ucap kina


(TUT.... suara telpon yang tiba tiba mati)


"pak bisa lebih cepat saya buru buru banget" ucap kina


"iyah nak bapak cepatin" ucap pak supir


Kina akhirnya sampai dirumahnya ia langsung masuk ke dalam rumahnya dan sangat terkejut melihat pintu yang sudah rusak barang yang berantakan dan bercak darah dimana mana..


(gemetar)"i...ini bukan darah jin kan" ucap kina yang meneteskan air mata


"JIN!!!" panggil kina yang masuk ke ruang tamu dan terkejut melihat jin di cekik oleh iblis yang menginjak handphonenya dengan penuh darah


"si...siapa kamu lepaskan jin!!!" ucap kina yang gemetaran melihat darah jin


"heh... Siapa aku masa kamu udah lupa sama suara aku" ucap iblis itu yang langsung mencampak kevin ke dinding


"jin!!!, apa yang kau lalukan" ucap kina yang panik


"hmm..., lupakan saja dia kau tidak penasaran siapa aku!" ucap iblis itu sembari membalikan badannya menghadap kina


"ke...kevin?!, apa yang kau lakukan, apa maksud semua ini?!!!" ucap kina yang yang terduduk karena terkejut


"bukankah kau sangat penasaran maksud dari perkataanku apa yang akan terjadi hari ini dan inilah yang terjadi" ucap kevin dengan tawa sinis


"siapa pun yang menyakiti adikku tidak akan ku maafkan!!!" ucap kina lantang


yang tidak sadar bola matanya menjadi berwarna merah menyala dan ia langsung mengambil pecahan kaca di dekatnya dan menyerang kevin namun kevin berhasil menghentikan kina dan langsung mencekiknya...


"kau pikir dengan trik bod*h mu ini bisa melukaiku" ucap kevin dengan wajah seram sambil menatap kina yang sedang kesakitan dengan cekikannya


"Ku...kumohon le..lepaskan adikku" ucap kina yang masih di cekik olehn kevin


"HAHAHAHAHA, apa semudah itu aku melepaskan kalian hah!!" ucap kevin tertawa sinis


"dasar kau iblis kepar*t" ucap kina yang masih di cekik


(melempar kina ke dinding)"kau bilang apa?!, aku iblis kepar*t, kau sendiri adalah iblis jangan terlalu naif kina kau itu lebih k*ji dari ku!!!" ucap kevin marah


"uhuk...uhuk...., Kubilang lepaskan adikku" ucap kina menatap kevin dengan tajam dengan kepala penuh dengan darah karena terlempar


"heh... lihatlah bola mata yang merah menyala ini bukankah sangat menakutkan" ucap kevin mengangkat dagu kina


(menepis tangan kevin)"singkirkan tangan kotormu dari wajah ku!!!, lepa...skan j...in" ucap kina yang perlahan kehilangan keesadarannya


(dalam mimpi kina)


(sadar)"hemm.." melihat ke arah wanita mirip dengan kina


(terkejut)"s..semua ini salah mu!! karena mu adikku terluka hiks..hiks..hiks, jika saja aku tidak bertemu denganmu hari itu semua ini tidak akan terjadi!!" ucap kina yang menangis terisak isak


(memeluk kina tiba tiba)"sudahlah berhenti menangis bukan saatnya kau menyalahkan ku, bukankah kau ingin meyelamatkan adikmu?!" ucap wanita itu yang memeluk kina dan mengelus kepalanya


(deg)"tapi bagaimana caranya mereka ada 4 dan juga mereka seorang iblis!!" ucap kina yang melepas pelukan wanita itu


"apa kau sudah lupa kau itu seorang iblis yang melegenda hanya 4 iblis biasa bisa kau kalahkan..., kau hanya perlu menerima jiwa iblismu yaitu aku" ucap wanita itu


"........., Baiklah demi jin aku akan melalukan apapun aku tidak ingin kehilangan keluargaku lagi" ucap kina yang dengan percaya diri


"bagus..." ucap wanita itu


(di dunia nyata)


"apa dia menerina jiwa iblisnya?" tanya salah satu iblis


"itu pasti" jawab salah satu iblis


"kalau begitu kita mulai rencana kita, semuanya siap di posisi kita mulai ritual penarikan jiwannya!!" ucap kevin


"baik" jawab iblis bersamaan


Mereka pun mempersiapkan ritual penarikan jiwa iblis kina...


"li...lihatlah di sekelilingnya muncul aura berwarna hitam dan merah" ucap salah satu iblis menunjuk ke arah kina


"benar.., Itu pertandanya dia menerima jiwa iblisnya!!" ucap salah satu iblis


"baik semuanya bersiap melalukan ritualnya sebelum dia sadar!!!" perintah kevin


"mulai!!!" perintah kevin


"[ritual iblis: penarikan jiwa]" ucap keempat iblis itu bersama sama


iblis dan teman iblisnya melakukan ritualnya tapi ritualnya gagal karena aura yang di miliki kina terlalu besar membuat ritualnya gagal...


"apa?!!, ritualnya gagal bagaimana ini" ucap salah satu iblis


"auranya terlalu kuat..., Kalian menjauhlah darinya dia yang sekarang sangat berbahaya!!!" ucap kevin yang melompat mundur dan menjauh dari kina


"baik" ucap ketiga iblis itu yang ikut melompat mundur dan menjauh dari kina


(sadar)"hmmm..., kenapa kalian mundur apa kalian sudah takut?" ucap kina menatap hina


"takut?, yang benar saja kami takut sekarang sedang terdesak adalah kau kina" ucap kevin


"a..aura besar sekali mustahil kami yang sekarang menang melawannya, aku harus mencari cara untuk melarikan diri" ucap kevin dalam hati


(disisi lain kazune yang merasakan aura kina)


(deg!)"aura yang sangat besar dan aura ini seperti aura kina..., JANGAN JANGAN" ucap kazune dalam hati


Kazune yang merasakan aura yang besar yang berasal dari kina langsung keluar dari supermarket dan memejkan matanya untuk mencari tahu auranya berasal darimana dan langsung berubah menjadi iblis dan terbang menuju kina..


(kembali ke kina)


"kevin kau pergilah bersama bocah itu dia masih bisa kita manfaatkan kami akan mengahmatnya" ucap salah satu iblis


"pergilah" ucap salah satu iblis


"baiklah aku akan menyiapkan portal" ucap kevin


"heeh, kau mau lari?, apa kau sudah takut dasar pecundang!!" ucap kina dengan menatap hina


"siapa yang kau panggil pecundang dasar kau iblis k*ji" ucap kevin kesal


(deg)"aku hampir saja terbawa suasana ini adalah salah satu rencananga agar aku tidak membawa adiknya" ucap kevin dalam hati


Saat kevin yang mengumpulkan energinya untuk membuat portal tiba tiba dari atap rumah kina ada yang datang...


(BRAK)


"yo kevin, sudah ku duga kau mengincar kina tapi perhitunganku salah yang hanya melindungi kina tidak ku sangka kau memakai trik kotor ini dasar iblis kolot" ucap kazune yang datang dari atap rumah kina


"apa kazune?!!, ini makin gawat aku harus bergegas energiku sedikit lagi terkumpul jika tidak cepat kami akan kalah telak" ucap kevin


"bagaimana kevin sudah siap?!!" ucap salah satu iblis


"sudah aku akan mulai" ucap kevin


"tidak akan aku biarkan" ucap kazune yang berlari ke arah kevin


"[benang merah: pengikat jiwa], coba saja kalau kau bisa" ucap salah satu iblis


"gawat" ucap kazune yang langsung mundur ke belakang


"[pelindung iblis: tembok hitam]" ucap salah satu iblis


"cepat kevin!!" ucap salah satu iblis


"ya, [dimensi iblis: portal] berhati hatilah" ucap kevin yang langsung pergi memasuki portal bersama jin


"cih dia kabur" ucap kazune


"dasar tidak berguna berannya kau" ucap kina dengan suara kesal karena kevin pergi membawa jin


"gawat aku lupa dengannya, ahh..., aku harus urus dia dulu" ucap kazune menghampiri kina


"maaf kina kau harus tidur dulu" ucap kazune sambil memukul tengkuk kina dan membuat kina pingsan


" dan sekarang aku akan mengurus kalian bertiga tadinya aku tidak ingin memakai kekuatan ku tapi mau bagaimana lagi kalian sedikit merepotkan" ucap kazune dengan tatapan seram


"ja..jangan pikir karena kau iblis kerajaan kami takut padamu" ucap salah satu iblis


"hmm~, terserah kalau begitu aku mulai yah...


[api iblis: lingkaran neraka]" ucap kazune


"a..api apa ini tidak bisa di padamkan" ucap salah satu iblis


"ki..kita juga tidak bisa keluar dari sini" ucap salah satu iblis


"sudah sudah jadi iblis baik yah kalau tidak mau aku bunuh, lagi pula kalian masih bisa di manfaatkan" ucap kazune dengan senyum seram


"aku akan membawa mereka ke rumah ku dulu dengan kina aku akan membicarakan ini setelah dia sadar" ucap kazune dalam hati





*tunggu kelanjutannya yah*


jangan lupa like and comment