
(pagi harinya)
"hmm?" jin yang membuka pintu kamar kina
"apa?!, belom bangun jam segini!" ucap jin yang terkejut kakaknya masih tidur
"kak bangun... ntar telat loo" ucap jin dengan menggoyangkan tubuh kina
"hmm?, hari ini minggu jin biarin kakak tidur, ah" ucap kina sambil memeluk guling
"apa!, minggu, ini hari sabtu kakak.." ucap jin
"hah?!, ini hari sabtu, gawat ini dah telat banget" ucap kina yang panik dan langsung bersiap siap
"cepet kak, aku juga telat aku nunggu depan rumah" ucap jin yang pergi berjalan keluar
Kina pun bersiap siap setelah selesai mereka pun berangkat ke sekolah..
•
~white devil~
•
Kina yang diantar jin duluan pu akhirnya sampai di sekolah...
"udah jin kakak luan yah" Ucap kina yang berlari menuju kelas
"aduh.. Dah sepi banget dah masuk, mana kelas paling atas lagi" ucap kina yang terus berlari
kina yang berlari ke kelasnya akhirnya pun sampai..
"aduh gimana nii.., gurunya udah datang, masuk aja laa" ucap kina yang panik
"permisi buk" ucap kina sambil mengetok pintu
"kenapa kamu baru datang sudah jam berapa ini" ucap guru
"maaf buk, saya terlambat, lain kali saya janji gak akan telat lagi" ucap kina dengan wajah memelas
"tidak bisa jika di biarkan yang lain akan ikut merajarela, jadi kamu saya hukum belajar sambil berdiri" ucap guru
"haah?!, baiklah buk" ucap kina yang mengikuti perintah guru
kina pun menjalani hukuman yang diberikan oleh guru hingga waktu istirahat pun tiba...
"ahh.. Pegel banget" ucap kina
"makanya jangan telat" ucap haruka
"oh yah aku baru ingat kita disuruh ke ruang osis kita di panggil sama ketua" ucap haruka sambil berdiri dan berjalan menarik tangan kina
"emang di suruh ngapain kita sampek dipanggil ama ketua?" tanya kina
"ntah aku juga gak tau" jawab haruka
Haruka dan kina yang pergi menuju ruang osisi akhirnya sampai..
"permisi" ucap haruka dan kina yang masuk ke dalam ruang osis
"yah kina haruka ada apa?" tanya kevin yang kebetulan ada di situ juga
"yaah kevin kamu ngapain?" tanya haruka
"aku di panggil ketua" ucap kevin
"kamu juga di panggil" ucap kina yang terkejut
"kalian juga yah" ucap kevin
Mereka bertiga pun menunggu di ruang osis hingga akhirnya ketua datang...
"selamat siang" ucap ketua osis
"siang ketua" sahut mereka bertiga
"kalian sudah datang, ada yang saya ingin beritahu.. " ucap ketua osis sambil melihat kertas kertas di tangannya
"ada apa rupanya ketua?" ucap kevin
"begitu yah.." ucap kevin
"gimana kina?" tanya haruka
"baiklah saya ikut" ucap kina
"terima kasih kina, bagaimana dengan kalian?" tanya ketua osis
"kalo kina ikut saya juga ikut" jawab haruka
"kevin bagaimana denganmu?" tanya ketua osis kembali
"mereka berdua ikut bagaimna mungkin aku menolak" ucap kevin
"baguslah, tapi kita masih perlu satu orang lagi" ucap ketua osis
"bagaimana dengan anggota yang lain?" tanya
kevin
"mereka tidak ingin ikut, lagi pula tidak harus anggota osis yang ikut" jawab ketua osis
"ahh!!, saya tahu siapa yang cocok!" ucap kina tiba tiba
"siapa?" tanya mereka bersamaan
"dia masih anak baru di kelas kami, ini sangat cocok buatnya sebagai perkenalan lagi pula dia orang yang sangat anti sosial dia tidak pernah keluar kelas kecuali pulang.." ucap kina
"siapa kin?, dia teman sekelas kita" tanya haruka
"dia loo" ucap kina
"ahh, dia!" ucap haruka yang hanya mereka berdua yang mengerti
"saya tidak tahu siapa yang kalian maksud, tapi jika dia mau itu sangat bagus" ucap ketua Osis
"kalau begitu kita akan bertemu lagi setelah pulang sekolah, kina jika dia mau kau juga membawanya kemari" ucap ketua osis
"baik ketua" ucap kina
"kalau gitu kita bubar" ucap ketua osis
kina dan haruka pun kembali ke kelas mereka, mereka pun membujuk orang yang di katakan kina tadi...
"ayolah kazune" ucap kina dengan mata berbinar binar
"aku tidak mau, itu merepotkan sekali" ucap kazune yang menolak ajakan kina
"ayolah kalau kau mau aku akan memenuhi keinginan mu" ucap kina
"hmm.." pikir kazune
"bukankah itu tawaran yang bagus" sambung haruka
"benar.., Tap-" perkataan kazune terhenti tiba tiba
"YEEEEY" teriak gembira kina dan haruka
"kazune setuju" ucap kina dengan gembira
"kapan aku bilang setu-" perkataan kazune berhenti tiba tiba lagi
"yey, kazune setuju, kalo gitu ikut kami pulang sekolah yah" ucap haruka
"kapan aku bilang setu-" ucap kazune yang berhenti lagi
"sssttttt, guru dah datang" ucap salah aatu murid di kelas
"apa apaan ini!" ucap kazune dalam hati
•
•
•
*tunggu kelanjutannya 😉*