
"hoaamm, jin kau sedang menyiapkan sarapan?" ucap kina yang baru saja bangun dari tidurnya
"ah iyah, ntar lagi siap kakak mandi aja dulu" ucap jin yang sibuk memasak
"baiklah" ucap kina yang berjalan pergi ke kamar mandi
Kina yang membersihkan badannya dan bersiap siap pergi ke rumah kazune sesuai janjinya...
"jin nanti antar kakak yah, kakak mau kerja dekat kok gak jauh kali" ucap kina yang berjalan pergi ke meja makan
"baiklah" ucap jin
Kina dan jin pun sarapan berasama hingga akhirnya selesai jin mengantar kina menuju rumah kazune dengan sepeda..
"disini yah kakak kerja.., Kok di rumah orang?" ucap jin yang belum tau perkerjaanya
"ahh.. itu sebenarnya kakak kerja di rumah teman kakak dia tinggal sendiri di rumah dan dia tidak pandai membersihkan rumah dan memasak, jadi dia meminta bantuan kakak" ucap kina menjelaskan kepada jin
"tidak, kakak tidak boleh menjatuhkan harga diri kakak menjadi pembantu!!" ucap jin tegas
"bu..bukan begitu dia meminta tolong dengan kakak baik baik lagi pula dia memang kesusahan dia tidak tau cara mencari pembantu..., Lagi pula kita membutuhkan uang" ucap kina membujuk jin
"baiklah aku akan membantu kakak hari ini" ucap jin menatap kina
"ahh.. baiklah, jika kakak melarangmu kau juga tidak akan mendengarkanku" ucap kina sambil melirik jin
"hehehe, yaudah ayo kak" ucap jin
"yah ayo" ucap kina
ting nung... Ting nung.. Bunyi bell pintu
"iyah bentar" ucap kazune sembari membuka pintu
"yo" sapa kina
"dah datang, kebetulan aku lagi laper" ucap kazune
"kakak~, kakak gak bilang ama aku teman kakak pria" ucap jin dengan wajah seram
"ahh.. Itu maaf kakak takut kamu marah, tapi kamu tenang aja dia pria baik baik kok" ucap kina dengan menepuk pundak kazune
"dia siapa?" tanya kazune
"oh iyah aku belum ngenalin kalian, kalau gitu kazune ini jin adik aku jin, jin ini kazune teman sekelas kakak dan bos kakak" ucap kina menjelaskan
"senang berkenalan dengan mu" ucap kazune
"sudahlah kita langsung siapkan perkerjaanya kak" ucap jin yang mengabaikan kazune
"ahh..., baiklah" ucap kina canggung
"apa apaan adiknya beda sekali dengan kina sangat dingin bahkan melebihi aku" ucap kazune dalam hati
Kina yang sedang memasak di dapur sementara jin yang membersihkan rumah kazune yang tidak enak dengan kina dan jin akhirnya ia ikut membantu jin membersihkan rumah
"ahh.. Kina bagaimana cara memakai ini?" tanya kazune yang tidak tahu cara menggunakan penyedot debu
"kau hanya perlu menekan tombol ini" ucap kina yang menjelaskan cara memakainya
"begitu yah" ucap kazune
mereka akhirnya pun menyelesaikan perkerjaannya dan makan bersama..
"jin" panggil kina
"hmm?" tanya jin
"kalau kita pulang bosan banget, gimana kalo kita taman bermain dulu" tanya kina
"terserah kakak" jawab jin
"kazune gimana mau ikut gak ke taman bermain?" tanya kina
"hmm baiklah" jawab kazune
"sudah di putuskan kita semua akan pergi ke taman bermain" ucap kina gembira
Selesai makan mereka pun langsung pergi ke taman bermain menggunakan mobil kazune....
"waah rame banget" ucap kina gembira
"hmm.., Kak aku akan pergi kesana" ucap jin yang menujul ke arah tempat duduk
"kau tidak ikut bermain" ucap kina
"aku tidak bisa ikut bermain, aku sedikit pusing" ucap jin
"apa kau sakit?, bagaimana kalau kita pulang saja" ucap kina khawatir
"aku tidak apa apa kak hanya sedikit pusing, lagi pula ada kak kazune" ucap jin yang melirik kazune
"kau kan ingin bermain, jadi kau bisa menemani kakak ku" ucap kazune dengan senyum licik
"apa?!" ucap kazune yang tidak terima
"kenapa kau juga merasa pusing kalau gitu kita pulang saja aku tidak jadi bermain" ucap kina dengan wajah kecewa
"kak kau harus menyalahkannya karena dia membawa mobil tidak benar dan membuatku pusing" ucap jin dengan wajah licik
"sudah.., Kita pulang saja" ucap kina yang berjalan pergi dengan wajah sedih dan kecewa
"aaaaagh.., tunggu kina" ucap kazune yang tiba tiba memanggil
"hmm" ucap kina dengan wajah lesu
"a..aku akan menemanimu bermain" ucap kazune
"benarkah... , yey" ucap kina yang langsung gembira
"ternyata adiknya lebih licik dari kakaknya" ucap kazune dalam hati
"hmm, baguslah kalau gitu kak aku ke mobil dulu yah" ucap jin dengan senyum polos dan berjalan pergi
"menyebalkan aku ditipu oleh anak anak aku ini seorang pangeran!" ucap kazune dalam hati
kazune dan kina pun akhirnya pergi dan bermain bersama sementara jin ternyata tidak pergi kembali ke mobil...
"aku yakin tadi ada yang mengikuti kami, aku takut orang itu akan membahayakan kakak sebaiknya aku mencarinya" ucap jin dengan suara pelan
"aku sudah mencarinya kemana mana tapi tidak ada, apa mungkin dia menyadari aku sudah tahu dia mengikuti kami" ucap jin sambil berpikir
"yasudahlah aku sebaiknya tunggu dimobil aku lelah sekali" ucap jin dengan berjalan menuju mobil
(sementara kazune dan kina)
"hoeek" suara muntah kazune
"kazune kita baru aja menaiki roller coaster 3 kali kau sudah muntah" ucao kina melirik kazune
"aku tidak tahu kau terbuat dari apa, tapi sekarang aku sudah tidak mau menaiki itu lagi" ucap kazune dengan wajah kesal
"ahh.., baiklah kita naik yang lain saja" ucap kina menghela nafas
kina dan kazune pun lanjut berjalan dan mencari permainan yanh mereka inginkan..
"sayang kita masuk rumah hantu yuk aku pengen" ucap seorang wanita
"iyah" jawab seorang pria
"hmm" kina yang terus melihat rumah hantu
"ada apa kau ingin masuk kesana, kau ingin melihat hal yang menyeramkan" ucap kazune yang menatap kina
"tidak, aku sudah pernah melihat hal yang lebih menyeramkan dari pada hantu" ucap kina tanpa sadar
"hal yang lebih menyeramkan apa itu?" tanya kazune curiga
"a....ah tidak ada aku hanya..hanya... BERCANDA Yh bercanda, HAHAHAH, Bukankah itu lucu" ucap kina binggung
"hmmm?!" ucap kazune dengan wajah heran
"sudahlah ayo kita lanjutkan saja" ucap kina mendorong kazune dan pergi
"tidak mungkin aku memberitahu kazune kalau aku bertemu iblis, bisa bisa dia mengira aku gila" ucap kina dalam hati
"hmmm..., Apa dia sudah bertemu dengan sosok iblisnya" ucap kazune dalam hati
Kazune dan kina pun akhirnya menlanjutkan bermain, hingga akhirnya mereka selesai dan pulang larut malam,
"terima kasih yah kazune sudah mengantarku pulang" ucap kina
"yah bukan masalah kalau gitu aku pulang dulu" ucap kazune
"kau tau ini hari yang sangat menyenangkan terima kasih yah" ucap kina dengan senyum manis
(blussh)"bu..bukan masalah, kalu gitu aku pergi dulu" ucap kazune dengan wajah merah dan pergi dengan mobilnya
"ada apa denganku kenapa wajah ku terasa panas" ucap kazune dalam hati
"dimana jin dia sudah masuk saja mungkin dia sangat lelah, kalau gitu aku akan pergi mandi dan tidur" ucap kina yang berjalan masuk ke rumahnya
•
•
•
*tunggu kelanjutanya*
Jangan lupa like and comment🤗