
Kina yang merasa sangat ketakutan hanya terpaku diam melihat ketiga iblis itu..
"HAHAHAHAHA" tawa ketiga iblis itu
"ka...kalian adalah seorang iblis?!" ucap kina yang sangat ketakutan
"heeh, perkataanmu itu kasar sekali, bukankah kau ini seorang iblis juga" ucap salah satu iblis itu
"apa yang kau bicarakan?!" ucap kina yang masih duduk terdiam
Tiba tiba salah satu iblis itu menghampiri kina dan memainkan rambutnya...
"waaah ternyata rambut putih ini yang membuatmu dipanggil iblis putih!!" ucap salah satu iblis
"iblis putih apa yang kalian bicarakan?!" ucap kina yang semakin takut
"sepertinya kau belum menerima jiwa iblismu yah, ini kesempatan yang sangat bagus" ucap salah satu iblis
"benar, kita ambil saja jiwanya sekarang!!" ucap salah satu iblis
"kita mulai saja persiapan ritualnya" ucap salah satu iblis
tiba tiba ketiga iblis itu membentuk segitiga mengelilingi kina, dan sebuah simbol di bawah kina membuat kina tidak bisa bergerak sama sekali...
"persiapanya sudah siap?" tanya salah satu iblis
"sudah, kita mulai saja penarikan jiwanya" jawab salah satu iblis
"baiklah, semuanya sudah siap di posisi" ucap salah satu iblis
"sudah" jawab kedua iblis bersamaan
"kalau begitu kita mulai bersama!!" ucap salah satu iblis
"[simbol iblis: penarikan jiwa iblis]" ucap ketiga iblis bersamaan
"AAAAAHHHHG, SAKIT SEKALIIII" ucap kina kesakitan
Tiba tiba aura yang besar berwarna hitam dan merah keluar dari tubuh kina membuat mantra simbol iblis: penarikan jiwa iblis pun hancur...
"apa apaan itu aura yang kuat sekali!!" ucap salah satu iblis
"mantra kita hancur!!" ucap salah satu iblis
"dia belum menerima jiwa iblisnya, kita belum bisa mengambil jiwanya sebaiknya kita tany-" ucap salah satu iblis yang terhenti karena mendengar suara teriakan
"KINA!!" masuk membuka pintu
"ada yang datang?!!, sebaiknya kita lakukan lain kali, sekarang semuanya pergi" ucap salah satu iblis
Ketiga iblis itu pergi meninggalkan kina yang ketakutan dan tidak tau apa yang terjadi dengannya ia binggung kenapa bisa aura yang besar dan berwarna hitam dam merah itu keluar dari tubuhnya..
"kina kau tak apa kan?!" Memeluk kina
"haa, siapa?!" tanya kina
"ke...kevin kenapa kau bisa ada disini?!" tanya kina menatap wajah kevin
"aku tadi sedang ada di kamar mandi lalu tiba tiba aku mendengar suara teriakan dari atap lalu aku berlari kesini" jawab kevin yang masih memeluk kina yang ketakutan
"apa yang terjadi kina, kenapa kau berteriak?" tanya kevin
kina yang tersadar karena pertanyaan kevin pun melepas pelukan kevin dan berhenti ketakutan..
"apa yang terjadi, kenapa kau berteriak kina?" tanya kevin
"aahh... i...itu tadi ada kelelawar dan kelelawar itu seperti ingin menyerangkanku" jawab kina
"kelelawar?" tanya kevin
"kevin sekarang kelapaku sangat pusing aku ingin pulang" ucap kina
"ah yasudah aku akan mengantarmu pulang" ucap kevin
"kalau begitu aku akan pamit dengan kazune dan haruka" ucap kina
Kina dan kevin pergi menemui haruka dan kazune yang masih ada di acara pesta dansa...
"kina kamu kemana aja, aku khawatir aku cariin di toilet dimana mana kamu gak ada" ucap haruka yang panik
"syukurlah kau baik baik saja" sambung kazune
"maaf membuat kalian khawatir, aku tadi mencari udara segar di atap" ucap kina
"bukannya ini udah malam di atap kan sangat dingin" ucap haruka
"ahh sudahlah, kepalaku sangat pusing sekarang aku ingin pulang" ucap kina
"ayo aku antar" ucap kazune dan kevin bersamaan dan memegan lengan kina masing masing
"aku saja yang akan mengantarnya" ucap kazune tajam
"aku sudah berjanji mengantarnya!!" ucap kevin kesal
"sudah kalian berduan hentikan!!, kalian lihat kina sudah sangat lemas sekarang kalian malah bertengkar!!, aku yang akan mengantarnya" ucap haruka menarik kina
"aku akan menemani" ucap kazune dan kevin bersamaan
"apa kau punya masalah dengan mulutmu itu kevin!!" ucap kazune yang sangat kesal
"tapi sepertinya kau yang punya masalah dengan otak mu kazune!!' ucap kevin yang juga sangat kesal
"sudah hentikan!!, kalian tidak perlu ikut aku tidak ingin membuat kina lebih pusing melihat kalian bertengkar!!" ucap haruka marah
"sudah kina ayo, aku akan mengantarmu dengan mobilku" ucap haruka membawa kina pergi
Haruka membawa kina pulang dengan mobilnya saat di jalan mereka berbincang sedikit..
"kina apa yang terjadi di atap kenapa kau lemas sekali seperti di kejar setan" ucap haruka
(deg!)"i..itu aku tadi lihat kelelawar di atap aku tekejut banget makanya lemas" ucap kina
"ah, karena itu yah kau membuatku sangat khawatir" ucap haruka
"maaf" ucap kina
(disisi lain kazune dan kevin)
"sebaiknya aku pulang saja" ucap kevin berjalan pergi
"tunggu!!" ucap kazune memegang tangan kevin dan menatap kevin
"ada apa?!" ucap kevin membalas tatapan kazuen
"kau pasti tahu sesuatukan!!" ucap kazune
"tahu apa?!" tanya kazune
"tidak usah naif iblis kolot, kau pasti tahu tentang yang terjadi dengan kina" ucap kazune
"maksudmu aku tahu apa yang terjadi dengan kina?!" ucap kevin
"kita ini sama sama iblis, bukankah kau juga merasakan aura selain aku,kau,dan kina ada aura tiga iblis lagi..., Saat aku ingin mencari tahu aura itu berasal dari mana aura itu menghilang dan yang paling mengejutkan aura itu persis seperti aura mu hilang dan timbul!!" ucap kazune menatap kevin dengan tajam
"jadi kau mencurigaiku!!" ucap kevin yang menatap balik tajam
"aku tidak mengatakan aku mencurigaimu aku hanya mengatakan aura itu persis sepertimu" ucap kazune melepaskan tangan kevin dan berjalan pergi
"oh yah satu hal lagi, jauhi kina!!" ucap kazune
"jauhi kina?!, jangan bercanda apa hak mu menyuruhku menjauhi kina" ucap kevin
"terserah kau, aku hanya memperingati mu!!" ucap kazune dengan tatapan menintimidasi dan pergi
(deg!)"apa apaan itu tatapannya membuatku takut?!" ucap kevin dalam hati
Sementara kina dan haruka yang baru saja sampai di rumah kina...
(turun dari mobil)
"kina kau bisa berjalankan?" tanya haruka
"namanya aku khawatir" ucap haruka
(di depan pintu)
(mencari kunci)"ahh.. sepertinya aku tidak membawa kunci rumah" ucap kina
"yasudah kita tekan saja bell pintunya" ucap haruka sambil menekan bell pintu
"yaaah sebentar" ucap jin dan membuka pintu
"kakak?, kakak kenapa?" tanya jin yang langsung menghampiri kina
"kakak hanya pusing sedikit" ucap kina
"kina aku pulang dulu yah" ucap haruka
"kak haruka gak mampir dulu" ucap jin
"gak, udah malam" ucap kina
"makasih yah haruka" ucap kina
"oke, bye~" ucap haruka berjalan pergi
"yaudah kakak mandi dulu" ucap kina
"kakak mau makan biar aku siapin?" tanya jin
"kakak udah makan, kamu tidur aja besok mau sekolah" ucap kina
"baiklah" ucap jin berjalan ke kamarnya
Kina yang pergi mandi setelah selesai mandi kina duduk di tempat tidurnya dan berpikir tentang kejadian tadi..
"aku harap semua ini mimpi, apa yang terjadi tadi sangat menyakitkan seperti sesuatu di paksa keluar dari tubuh ku...
ahh.. sudahlah aku tidur saja" ucap kina yang berbaring dan tidur
(dalam mimpi kina)
"ahh.. gelap sekali" ucap kina
"kina~kina~kina~" panggil wanita misterius
"kau lagi?!" ucap kina jengkel
"apa seperti itu kau menyambutku" ucap wanita itu
"ini semua salah mu karena bertemu denganmu aku jadi selalu mengalami dan merasakan hal aneh!!" ucap kina marah
"karena aku?, ini bukan salahku!!" ucap wanita itu
"jika bukan salahmu jadi ini salah siapa?!" ucap kina kesal
"tentu saja salahmu kenapa kau menjadi reinkarnasi seorang iblis" ucap wanita itu
"what!!, salah ku yang benar saja, bla bla bla bla bla bla bla bla" ucap kina yang merepet terus
"BERHENTI!!" teriak wanita itu
"ada apa?!, kenapa kau berteriak aku belum selesai!!" ucap kina kesal
"kau berisik sekali, sebaiknya kau pergi" ucap wanita itu
"pergi?!, aku tidak akan pergi" ucap kina
"kalau begitu aku akan memaksa mu pergi" ucap wanita itu mendorong kina ke lubang
"ah..., kenapa kau mendorongku dan sejak kapan disini ada LUBANG!!, AHHHHHH" ucap kina
"AAHHHHHH!!" ucap kina tiba tiba bangun dari tidurnya
"ah.., mimpi s*alan" ucap kina yang terengah engah
(kruk...Kruk) suara perut kina
"aku lapar, sebaiknya makan dulu" ucap kina yang beranjak dari tempat tidur dan pergi ke dapur
kina yang pergi ke dapur dan ingin makan saat di dapur ia tidak sengaja menjatuhkan piring yang membuat jin terbangun...
"pake acara jatuh lagi" ucap kina sambil mengutip pecahan piring
"kak ada apa?" ucap jin keluar dari kamar
"ini kakak lapar tapi gak sengaja pecahin piri-, awwww" ucap kina yanh berhenti terkena pecahan piring
"kak!!, tangan kakak luka kena pecahin piring, ntar aku obati" ucap jin yang segera mengambil p3k
"kakak ceroboh banget, biar aku siapin makanan ama bersihkan kacanya" ucap jin menghelakan nafas
"maaf yah jin kakak ngerepotin kamu" ucap kina
"gak apa, buat kakak apa yang gak" ucap jin mencubit pipi kina
"makasih yah" ucap kina teharu
Jin pun membersihkan pecahan piring yang pecah tadi dan menyiapkan makanan buat kina..
"kak nih, dah siap makan yah" ucap jin memberikan makanan
"makasih yah jin" ucap kina yang memulai makan
"kak aku mau nanyak" ucap jin serius
"tanya apa?" tanya kina
"kakak sebenarnya apa yang terjadi?, kalo gak mau jawab gak apa kok" tanya jin
(deg!) kina melihat ke arah jin dan menghela nafas
"kakak takut kamu gak percaya sama yang kakak ceritain" ucap kina
"aku bakal percaya kok, aku kan adek kakak masak aku gak percaya sama kakaknya" ucap jin serius
"kamu tuh selalu bisa bujuk kak yah" ucap kina sambil mengosok gosok kelapa kina
kina pun menceritakan kepada jin dari awal ia bertemu dengan iblis yang mirip dengannya sampai yang terjadi dengannya sekarang...
"jadi kakak bertemu dengan iblis yah" ucap jin sambil berpikir
"tuh kan kamu gak percaya sama kakak" ucap kina
"percaya kok aku percaya, sebenarnya tadi saat di sekolah ada yang menikutiku... tapi saat aku memeriksanya dia tiba tiba menghilang" ucap jin
"apa?!, ada yang mengikutimu" ucap kina kaget
"iyah tapi udah gak apa, sebaiknya kita tidur lagi kak, aku sudah mengantuk" ucap jin
"ahh.., baiklah" ucap kina menghela nafas
"tapi kalau ada yang mengikutimu lagi kau beritahu kakak yah" ucap kina
"iyah kak" ucap jin
Kina dan jin pun akhirnya kembali tidur, kina yang sedikit lega karena sudah menceritakanya kepada jin namun dia khawatir tentang orang yang mengikuti jin...
•
•
•
*tunggu kelanjutannya😙*
Jangan lupa like and comment
🙏🙏🙏🙏