WHITE DEVIL

WHITE DEVIL
Permulaan!!!



"pagi kak" ucap jin yang menyiapkan sarapan


". jin, kok cepet banget kamu siapnya" ucap kina yang baru mau ke kamar mandi


"anu.. gini kak aku hari ini ada urusan jadi kakak pigi ke sekolah naik bus aja yah" ucap jin yang sudah mau berangkat


"hmm, yaudah deh" ucap kina


"kalo gitu aku pergi dulu sarapanya udah aku siapin, aku juga pulang agak malam" ucap jin


"hati hati yah, kalo ada apa apa telpon kakak" ucap kina sambil mengelus kepala jin


"iyah kak, aku pergi dulu" ucap jin pergi


"aku gak mau kakak khawatir kalo ada orang yang ngikutin aku sampek sekarang mending aku cari tahu sendiri" ucap jin dalam hati


"hmm"


Kina pun berangkat sendiri ke sekolahnya menggunakan bus umum...


(sesampainya di kelas)


"kin, kenapa kok binggung amat" ucap kina yang baru saja masuk ke kelas dan duduk


"ah gak apa" ucap kina


"aku masih penasaran apa maksud perkataan kevin, sebaiknya hari ini aku bertanya" ucap kina dalam hati


"kina!!" panggil haruka


"ah?!, haruka ada apa" ucap kina yang terkejut


"dari tadi melamun aja sampek aku panggilin gak denger" ucap haruka


"maaf, aku lagi gak konsen" ucap kina


"emang ada ap-" ucap haruka yang tiba tiba berhenti


"guru dh datang!!!" ucap salah satu murid


"yaah, nantik aja deh" ucap haruka



~white devil~



kring...Kring...Kring.... Bunyi bell istirahat


"kin, kantin yok" ajak haruka


"maaf haruka hari ini aku ada urusan kamu kantin sendiri aja yah" ucap kina


"yaudan deh" ucap haruka pergi kantin


kina pun pergi mencari kevin ke kelasnya, namun dia tidak ada dia juga mencari ke seluruh sekolah juga tidak ketemu lalu dia menemui salah satu temanya kevin..


"oyy, tomoe" panggil kina


"hmm, kina ada apa?" tanya tomoe


"apa kau melihat kevin?" tanya kina balik


"kevin?, hmmm..., aku tidak tau dia kemana saat pelajaran selesai aku melihatnya keluar kelas tapi tidak tau kemana" jawab tomoe


"begitu yah, yasudah terima kasih yah" ucap kina pergi meninggalkan tomoe


kina yang tidak dapat menemui kevin akhirnya kembali ke kelasnya..


"kau tidak ke kantin" tanya kina


"tidak, aku tidak lapar" jawab kazune


"kau sendiri?" tanya kazune


"tanggung ntar lagi masuk" jawab kina sambil tiduran di mejanya


Kina dan kazune berada di kelas hingga pelajaran di mulai dan waktu pulang pun tiba...


"ayo" ajak kazune


"kazune kau tunggu saja di mobil aku akan kesana, aku sedang ada urusan" ucap kina yang berlari ke kelasnya kevin


(sampai di kelasnya kevin)


"hosh...hosh..., ke..kevinnya ada" ucap kina yang sesak nafas karena berlari


"kina ada apa sampai kau sesak nafas seperti itu?" tanya kevin


(mengatur nafas)"ada yang ingin aku bicarakan!!" ucap kina serius


"waah apakah pernyataan cinta" ucap murid 1


"apa iyah dia di terima, kevin kan termasuk salah satu pengeran sekolah" ucap murid 2


"cepatlah kevin ikut aku, aku tidak ingin jadi bahan gosip emak emak" ucap kina lantang


"APA?!, dia bilang kita emak emak" ucap


murid 1


"pffft, baiklah ikut aku" ucap kevin yang menarik tangan kina


"ahh..., sampek kevin ketawa awas loo" ucap murid 2


Kevin pun membawa kina ke suatu tempat dan berbicara berdua disana...


"baiklah sekarang kau ingin membicarakan tentang apa?" tanya kevin


"itu tentang maksud perkataan mu tentang kau akan tahu besok, berarti hari ini apa yang akan terjadi hari ini?" tanya kina


"kau ingin bertanya itu, kau tidak sabaran yah, tunggulah sebentar lagi maka kau akan tahu sesuatu" ucap kevin dengan senyum dingin dan berjalan pergi


"kevin tung- (suara telpon)" ucap kina berhenti mendengar suara telpon


"halo" ucap kina


"kina kau lama sekali sampai kapan aku menunggumu" ucap kazune kesal


"kazune?!, iyah aku akan segera kembali" ucap kina


Kina pun berlari ke mobilnya kazune dan mereka berangkat menuju rumah kazune sesampainya disana..


"baiklah, aku akan keluar sebentar ke supermarket" ucap kazune


"oke" ucap kina


Kazune yang pergi ke supermarket kina yang melakukan pekerjaannya dan menunggu kazune...


(disisi lain jin)


"jin main dulu yok" ucap sahabat jin kenshin


"iyah jin kita pergi karaoke dulu" ucap salah seorang wanita yang menyukai jin dan merangkul tangan jin


"lepaskan tanganmu!!" ucap jin menatap tajam


"jin kamu kok gitu sih" ucap wanita yang tadi


"aku bilang lepaskan jangan sampai aku berbuat kasar padamu!!" ucap jin seram


"masa aku gak boleh megang tanganmu dan kau sangat dingin padaku, tapi pada wanita ****** berambut putih dan berkulit pucat (maksudnya kina) itu bisa memelukmu dan kau selalu tersenyum padanya" ucap wanita itu yang merangkul erat tangan jin


(disisi kina)


"hatchuu" bersin kina


"banyak sekali debunya, atau ada yang berbicara buruk tentang ku" ucap kina


(balik ke jin)


".....(diam)" jin


"apa yang kau katakan, kau harus minta maaf ke jin" ucap kenshin kesal


"biarkan saja" ucap jin


"kensih kau sibuk sekali sih jin saja tidak marah berarti dia memang wanita ****** dia sudah menggoda jin ku" ucap wanita itu


(melempar wanita itu hingga terduduk)


"auuu, jin kamu kenapa ini sangat sakit" ucap wanita itu


"kau bilang dia wanita ****** dia itu punya nama, namanya KINA kenapa aku memeluknya dan terus tersenyum padanya, karena dia itu sangat berharga bagiku dan aku rela mengorbankan apapun demi wanita yang kau sebut ****** itu, dan kenapa aku sangat dingin padamu itu karena kau lebih menjijikan daripada wanita ******!!!" ucap jin dengan wajah yang sangat seram


"maaf kensih aku tidak bisa ikut ada urusan" ucap jin dan pergi meninggalkan mereka


"kau berani sekali menyebut wanita itu sebagai ****** dia itu 10000000x lebih baik dari pada kau, dan asal kau tau dia itu kakak kandung jin!!!, yang mengurus jin sejak kematian orang tua mereka!!" ucap kensih kesal


"apa?!, dia kakak kandung jin" ucap wanita itu


"masih untung kau hanya di lempar belum di bunuh oleh jin, aku jadi gak mood aku tidak jadi pergi aku akan pulang saja" ucap kenshin pergi


sementara jin yang berjalan pulang dan ingin menyelidiki siapa yang mengikutinya...


"ternyata seperti dugaan ku mereka masih mengikuti ku tapi kenpa mereka tidak terlihat walaupun aku merasakan keberadaan mereka dan juga mereka sepertinya bertambah tidak satu otang lagi aku merasa ada 4 orang" ucap jin dalam hati


Jin yang terus diikuti oleh keempat iblis itu mencari cara agar mereka tidak mengikutinya lagi, tapi rencana itu berubah karena jin merasa terancam dan memilih menyelamatkan diri dari mereka...


"bagaimana ini aku merasa sangat terancam aku benar benar takut dengan mereka berempat, apa aku menelpon kakak saja" ucap jin dalam hati


"tapi aku takut kakak dalam bahaya, tapi hati aku menyuruh untuk menelponya, arrgggh... aku binggung sekali tapi lebih baik ku telpon saja" ucap jin dalam hati


jin pun mengambil telpon di kantong bajunya dan berlagak santai agar tidak ketahuan oleh keempat iblis itu...


Tut...Tut....Tut..


"halo jin kenapa" ucap kina


"kak gimana ini aku diikuti sama 4 orang" ucap jin


"apa?!, kamu lagi dimana?" tanya kin yang panik


"aku lagi di jalan mau pulang ntar lagi sampek" ucap jin


"kamu pulang aja ke rumah kakak akan langsung kesana tunggu kakak disana" ucap kina yang bersiap siap pergi


"iyah kak, tapi aku takut banget mereka kayak bukan manusia" ucap jin


"a...apa?!, jin jangan takut kakak akan melindungimu sekarang pergilah ke rumah dengan cepat" ucap kina yang mematikan telponnya


"tuh kan aku kok jadi tenang setelah nelpon kakak" ucap jin dalam hati


jin pun mengendarai sepedanya dengan sangat kencang dan sampai di rumahnya jin langsung menutup pintu dan menelpon kakaknya lagi...


"halo jin gimana mereka masih ngikutin" ucap kina panik


"iyah kak, tapi aku udah di rumah, aku takut kak" ucap jin


"jangan takut kakak bentar lagi sampai kakak lagi di taksi" ucap kina


"iyah kak-" ucap jin berhenti tiba tiba mendengar suara pintu yang di banting


(BRAK!!!)


"kau pikir pintu ini bisa menyulitkan kami" ucap salah satu iblis


"siapa kalian!!, apa mau kalian" ucap jin panik dan menjatuhkan handphonenya


"jin ada apa...JIN!!!, tunggu kakak" ucap kina


(menginjak handphone jin)


"berisik sekali" ucap salah satu iblis


lalu iblis yang menginjak handphonenya jin mendatangi jin yang panik...


"siapa kau?!!" ucap jin


"siapa aku kau sangat ingin tahu yah, kalau begitu baiklah" ucap iblis itu dan membuka penutup kepalanya


(terkejut)"KA...KAU!!!" ucap jin yang sangat terkejut melihat siapa iblis yang membuka penutup kelapanya





*tunggu kelanjutannya😉*


jangan lupa like and comment


🙏🙏🙏🙏