When You Here

When You Here
Sunyi Itu Pilihan



Bagiku hidup ku yang meskipun sunyi tak berwarna,aku harus tetap menjalaninya. Bagaimana tidak,ini hidup ku,dan memilih jalan hidup yang sepi,sunyi,dan senyap adalah pilihan yang sudah aku pilih sedari kecil,pilihan hidup yang aku sendiri pun sebenarnya entah ingin atau tidak hidup dalam kesendirian.Bagiku,hidup seperti ini adalah pilihan dan komitmen bukannya keinginan.Jika boleh memilih,aku tidak ingin hidup seperti ini,aku tidak ingin sendiri,aku tidak ingin jika melihat orang tuaku yang selalu bertengkar setiap mereka bertemu. Tapi memilih hidup seperti ini adalah jalan terbaik menurutku.Karena aku tidak ingin memiliki perselisihan dengan orang lain,aku tidak ingin bertengkar,tidak ingin.Karena itulah aku memilih hidup dalam kesendirian dan kesepian.Tapi seiring berjalannya waktu, aku memang tumbuh dalam kesendirian. Membuat apa saja sendiri,aku malah risih jika ada orang yang mengganggu apa yang sedanh aku kerjakan.Dengan kepintaran yang aku miliki juga,aku jadi tidak membutuhkan yang namanya teman sama sekali atau orang lain yang harus membantu pekerjaanku.


Teman-teman yang sudah selesai tugasnya bisa di kumpulkan pada saya ya. Baik bu ketu,Na!Kamu pasti udah selesai kan, mau ngumpulin sekarang enggak? Aku biasanya hanya memandang dan menundukkan kepala fokus pada buku yang tengah aku baca.Aku rasa jawabanmu tidak, ngapain lo tanya anak syok pintar dan syok pendiam kayak gitu sa,lo enggak akan pernah di tanggapin,jadi ngapain lo tanya dia.Kalau gue sih ya ogah banget,jangankan nanya dia, lihat dia aja gue males banget.Kata-kata dari teman yang tidak menyukai aku itu sudah biasa sekali aku dengar,bahkan saking terbiasanya aku jadi tidak peduli dengan apa yang mereka katakan.Dan memang aku tidak pernah peduli dengan orang lain,mau itu penampilan dan sikap mereka.Beberapa jam aku habiskan belajar di sekolah,akhirnya waktu pulang telah tiba.Aku menunggu pak Yudi sopir pribadi ku,tidak biasanya pak Yudi telat menjemputku.Karena lumayan lama aku menunggu,aku menelpon pak Yudi untuk menanyakan kenapa pak Yudi lama sekali menjemputku,ternyata mobilnya mogok entah kenapa.Aku menunggu pak Yudi di parkiran hampir 2 jam lamanya,lalu aku mencari taxi untuk mengantarkanku pulang.Sialnya tidak ada taxi sore itu,jadinya aku terpaksa harus menunggu pak Yudi lagi.Aku menunggu pak Yudi lama sekali,lalu tiba-tiba dari samping ku ada seorang laki-laki yang berdiri menyapaku. Hai,kami sendirian aja nih,kenapa belum pulang? Aku hanya melihatnya saja lalu kembali fokus pada buku yang sedang aku baca.Aku selalu melihatmu datang dan pulang sekolah dengan mobil,kenapa kamu enggak pulang? Mobil kamu mogok ya,udah berapa lama kamu nunggu sopir mu disini? Aku yakin pasti kamu udah berjam jam nungguin sopirmu.Enggak baik lo.kalau anak gadis duduk sendirian,nanti kalau ada penjahat bagaimana.Kamu enggak denger apa pura-pura enggak denger sih? Aku lagi bicara sama kamu tau.Aku tidak menanggapi sama sekali laki-laki yang ngoceh tidak henti itu,aku diamin dia tapi dia tidak henti-hentinya mengoceh.Dia membuatku sangat risih dengan ocehan yang tidak ada kata stop! Waaah udah mau jam 4.20,udah sore banget nih,aku mau pulang deh.Kamu mau ikut enggak? Enggak.😁Akhirnya kamu bicara juga,udah lama banget kamu nunggu,nunggu itu menyakitkan lo.Ikut sama aku aja,tenang aku punya kendaraan yang paling hitz di zaman 90an,tuh dia terparkir rapi.Aku mengangguk tidak mau,tapi dia terus saja memaksa aku untuk naik kendaraan konyolnya.Kamu bersi keras banget sih enggak mau,iya udah deh enggak apa-apa. Aku bakalan nemenin kamu nungguin jemputan kamu,meski kamu kayak patung diam aja terus,enggak apa-apa.Karena laki-laki tidak boleh membiarkan wanita sendirian,jadi aku akan nemenin kamu nungguin jemputan kamu.Boleh kan? kamu enggak pernah ngerespon aku deh,cuma pernah sekali bilang enggak.Kamu pendiam banget sih,enggak biasanya deh cewek pendiam banget kayak kamu.Waah rintik, semoga hujannya enggar deras.Yaaaa hujannya deras deh,deras banget lagi.Kamu suka hujan enggak? Aku lupa kalau kata-kata mu teramat mahal😅.Kalau aku sih suka banget sama hujan,soalnyaaaaaa petpeeeet tuh mobil kamu udah datang.Untunglah pak Yudi udah datang, aku malas banget dengar anak itu ngoceh.Non,jalan pak,itu pacarnya ya non? Bukan lah,aku mana ada pacar.Itu adalah pertama kalinya ada orang yang bicara lama sama aku.Entah aku merasa suka atau tidak,yang jelas aku risih banget sama anak itu.Aku juga heran,kenapa anak laki-laki bisa secerewet itu.