
Kamu tidak harus menjawabnya sekarang,aku akan selalu menunggumu dan akan selalu meyakinkanmu untuk mencitaiku.Aku enggak akan pernah lelah untuk itu,meskipun nanti kamu sudah memiliki pasangan hidup.Aku akan menunggu dan terus menunggu sampai kamu benar-benar menjadi milikku,meski aku harus menunggu sampai kehidupan yang selanjutnya.
Kamu..
Aku berbincang-bincang dengannya,ya meski aku lebih banyak terdiam dari pada berbicara. Kadang aku hanya menjawabnya dengan sepatah dua patah kata.Bahkan meski aku bicara,aku tidak akan punya kesempatan, sebab dia terus mengoceh.Dia memang sangat banyak bicara,dia juga konyol,tapi entah kenapa aku merasa tenang didekatnya. Aku sangat tertarik dengannya,tapi bibirku hanya bisa membisu.Aku tidak bisa mengatakan kalau aku tertarik dengannya, hanya tertarik.Seharian penuh kami berbincang di tempat itu,sampai senja tiba. Aku menyaksikan senja dengannya,senja itu memang indah.Namun sayang, waktu yang dimilikinya hanya sebentar saja.
Aku sangat senang melihat matahari terbenam,cahaya jingganya,warna langitnya dan detik demi detik dia menghilang.Itu semua berpadu menjadi satu,indah bagai alunan melodi yang membuai.
Bagaimana denganmu? Apakah kau juga senang
Mm kurasa begitu...
Kau tau..
Apa?
Aku ingin sekali menemanimu,ada disampingmu setiap saat,bisa melindungimu dari orang-orang yang bisa melukaimu.
....
Senja...
Indahnya hanya sesaat,namun dapat membuai mata yang memandangnya, membuat hati ikut tertegun melihatnya...
Cahaya jingga yang memenuhi langit sana, begitu indah sampai tak bisa dikata..
Meski begitu indahnya..
Aku tak ingin menjadi senja yang tak mampu untuk bertahan lama
Karena aku...
Ingin berada disampingmu
Untuk selamanya...
Mendengarnya mengatakan hal itu,entah kenapa hatiku berdetak dengan kencang.Aku hanya terdiam membisu,tak ada sepatah kata pun yang kuucap.Tak ada cahaya di mataku, selain cahaya yang berbinar seperti bayi yang mendapat mainan baru.Mataku terus memancarkan sinarnya,seandainya dia bisa melihat sepenuhnya mataku,yang hanya bisa dia lihat adalah kekagumanku terhadapnya. Tak ada yang bisa dibanggakan darinya selain keahliannya membuat origami,dia hanya laki-laki yang konyol, bodoh,sama sekali tidak ada yang bisa diharapkan darinya.Tapi demi hati yang selalu sepi,aku sungguh ingin bersamanya,meski dia tak sempurna dan tidak pernah aku harapkan ada dalam hidupku selama ini,aku berharap dia akan selalu ada untukku...
Aku lapar nih,kamu mau makan enggak?
Iya
Kalau enggak salah,didekat sini ada yang jualan mie rebus.Kamu mau?
Iya..
Ayo kita pergi..
Naaaah ini dia tempatnya,ayo ikut aku
Bang,pesan mie rebus 1 ya
Siap,mie apa ya
Kalau aku mie soto,kalau guru mau mie apa
Soto..
Oke,ditunggu ya
Ooh ya,minumnya?
Kalau aku teh manis aja,yang anget ya bang
Oke,ditunggu ya..
Kamu kedinginan enggak?
Sedikit..
Ini pakai jaket aku
Tapi kamu..
Aku laki-laki,kamu enggak usah khawatir
Pesanan siap...
Ayo kita makan
Waah rasanya hangat sekali..
Mmm..
Lo,kok minumannya enggak manis sih bang. Kan saya mintanya teh manis hangat,ini malah enggak ada manis-manisnya.Rasanya hanya teh doang
Udah kok saya kasih gula,mmm kalau enggak manis celupin tangan embaknya aja, soalnya embaknya kan manis
Haaah...
....
Coba minum lagi tehnya,pasti sekarang udah manis
Mmm enggak apa-apa deh bang,berapa semuanya.
Totalnya 12 ribu
Ini uangnya
Cuma ada uang pas,enggak ada lebihnya mas
Enggak ada.
Ayo guru kita pulang
Iya..
Aduh udah jam 8 malam nih,kita mau cepetan pulang atau enggak
Kenapa,
Ya kalau mau pulangnya lebih cepat,aku tambah kecepatannya,kalau enggak kayak gini aja.
Terserah kamu
Apa?
Terserah kamu aja
Kalau gitu sih kayak gini aja ya
Iyaa.
Malam ini aku merasa senang,suasana hatiku juga baik.Dia emang kadang ngeselin karena kekonyolannya,tapi itu semua membuat aku senang.Terima kasih ya,meski sederhana, kamu sangat bisa membuatku bahagia.Kamu juga tidak sempurna,tapi meski dengan ketidak sempurnaan itu,kamu membuat aku merasa senang,dan denganmu aku merasa tenang....