
Iya udah,kalau kamu nangis terus nanti manisnya hilang lo.Kalau manisnya hilang, mas-mas penjaga warung mie itu akan rugi kalau kita kesana.
Kenapa?
😊soalnya kalau manisnya hilang,nanti mas-mas itu enggak punya alasan kalau enggak ada gula,kan enggak ada tangan yang bisa dicelupin ke tehnya.
😄
Gitu dong ketawa, manisnya jadi kembali lagi deh.Mas-mas itu jadi enggak perlu beli gula sekarang😅
Kamu bisa aja...
Besok saat keluar main,kamu mau enggak buat ngelakuin sesuatu..
Ngelakuin apa?
Besok kamu juga akan tau kok,mau ya..
Mmm,gimana ya?
Mau lah..ya..mau ya
Iya udah deh...
Setelah perbincangan yang hangat dan menyenangkan itu,kami pun pulang karena hari sudah mulai mendekati malam..
Di motor,aku tidak henti-hentinya mendengar gombalan,melihat tingkah konyolnya Ferdi, dan mendengar semua candaannya untuk mengembalikan bahagia yang sempat tergores oleh duka.Meski kami boncengan, aku tidak pernah berpegangan dengan Ferdi, aku malu jika melakukan hal itu.Jadi,aku tidak pernah melakukannya,meski begitu terkadang aku ingin berpegangan bahkan memeluknya. Namun rasa maluku tidak mengizinkan hal itu,kadang-kadang aku mengangkat tanganku lalu bersiap-siap untuk berpegangan padanya, namun lagi-lagi rasa maluku menahanku untuk melakukan hal itu.Saat kami tiba di komolek rumahku,aku melihat mobil ibu.Saat tiba dirumah,aku tidak mempersilahkan Ferdi untuk masuk,karena aku tau bahwa akan ada pertengkaran yang akan terjadi didalam rumah.Awalnya saat dimotor,Ferdi sempat meminta agar aku memperkenalkannya dengan orang tuaku,aku menjawab iya. Awalnya aku sangat ragu,namun hari ini dia sangat membuatku bisa melupakan masalah disekolah.Aku lalu menyetujuinya,namun aku langsung berubah pikiran saat aku melihat mobil ibu,saat kami sampai didepan rumah, Ferdi kembali bertanya apakah dia bisa masuk.Aku bilang kalau aku lelah,aku mau istirahat lebih cepat,dan Ferdi tidak keberatan dengan hal itu.Karena aku beralasan,Ferdi lalu pulang,aku sebenarnya tidak enak hati terhadapnya karena tidak mengizinkan dia untuk masuk,tapi aku harus apa?
Saat aku menutup gerbang,aku berfirasat kalau orangtuaku pasti akan bertengkar,dan benar saja,saat aku semakin dekat dengan rumah,suara teriakan ibu keluar sampai dihalaman rumah.Aku lelah dengan situasi seperti ini,terkadang aku berpikir,untuk apa ibu pulang jika hanya untuk bertengkar dengan ayah.
Kamu habis kemana
Kata ibuku dengan suara yang keras
Kemanapun aku pergi,apa ibu peduli? Apa yang terjadi denganku selama ibu pergi,apa ibu pernah bertanya? Apa yang aku rasakan saat ibu pulang dan yang selalu ibu lakukan adalah menyalahkan ayah dengan kesalahan yang sama bertahun-tahun,apa ibu pernah ingin mengetahuinya.Tidak kan buk,bu aku lelah dengan semua ini.Aku lelah dengan ketidak pedulian ibu denganku,aku lelah dengan ibu yang lebih mementingkan pekerjaan ibu dibanding aku,aku tau dan mengerti kalau itu semua ibu lakukan untuk aku dan keluarga,tapi apa😢tapi apa ibu pernah,punya waktu sedikit aja untuk aku.Aku enggak minta banyak,aku cuma minta agar ibu sekedar menanyakan padaku,apa kabar nak.Hanya itu,aku juga pengeeeen sekali, kalau ibu pulang,ibu enggak bertengkar dengan ayah.
Sayang...
Aku lelah bu,jika seperti ini terus.Aku lelah...
Ibu guru..
Ferdi,ngapain kamu disini?
Aku mau memberikan bukumu yang ketinggalan ditasku...
Sekarang kamu pergi,kamu pergi dari sini
Kenapa?
Pergi,aku enggak mau melihat siapa-siapa
Iya aku akan pergi..
Aina,ini pasti berat banget buat kamu,aku yakin itu.Pokoknya aku harus membuat dia tersenyum dan tertawa lagi,aku harus, pokoknya harus.
Ibu tau,aku harap aku enggak pernah lihat ibu dirumah ini kalau ibu hanya bisa marah-marah saja.Kalau memang ibu pulang hanya untuk memarahi ayah karena kesalahannya dahulu,lebih baik ibu enggak pernah pulang sama sekali.Lagi pula,Aina udah biasa hidup tanpa kasih sayang orang tua,ibu tau.
Aina...
Kenapa? Kenapa ya allah,kenapa aku harus menghadapi keluarga seperti ini.Apa tidak ada kata ''kesempatan kedua'' untuk ayah dalam hati ibu.
Aina...Aina..Aina ibu mau ngomong sebentar aja.Buka ya pintunya..
Enggak ada yang perlu ibu katakan dan tidak ada yang perlu kita bicarakan,kalau ibu hanya bisa menyalahkan ayah dengan kesalahan dimasa lalu.Ibu tau,aku harap aku enggak pernah lihat ibu sama sekali.
Aina kamu..
Pergi dari sini,aku bilang pergi!
Keesokan harinya,aku berangkat kesekolah dengan penampilan yang sedikit berbeda.Aku membiarkan rambutku terurai,namun aku memakai jepit rambut dikepalaku.Sebenarnya aku ingin berpenampilan seperti dulu,tapi aku enggak mau kalau nanti geng usil disekolah malah semakin menjadi-jadi mengejekku.Hal yang aku tidak sangka hari ini adalah...
Hai sayang,ayo kita sarapan sama-sama
Hari ini adalah pertama kalinya setelah sekian lama aku sarapan dengan ibu,namun entah kenapa aku tidak mau makan.Aku hanya minum susu yang sudah disiapkan oleh bibi, aku sama sekali tidak berselera.Saat perjalan menuju sekolah,aku teringat kata-kata Ferdi kalau hari ini akan ada kejutan darinya.Aku juga teringat kejadian tadi malam,aku membentaknya saat dirumah dan aku merasa bersalah karena itu.Hari ini aku akan meminta maaf padanya karena sudah membentak dan mengusirnya dari rumah.
Hai ibu guru,apa kabar hari ini? Makin lama makin cantik aja sih
Kamu enggak marah sama aku?
Marah untuk apa?
Kejadian tadi malam
Enggak lah,yang lalu biarlah berlalu.Oh iya,ini daftar kegiatan yang akan kita lakukan hari ini
Kegiatan?
Iya,dan hari ini kita akaaaaaaaan Tour ke semua tempat disekolah ini.
Kan aku udah kesemua tempat
Masa sih,dalam daftar aku ibu guru tidak pernah pergi kesemua tempat disekolah.Ibu guru hanya pergi ke perpus,ruang guru,lab, ruang kepala sekolah,UKS dan kelas aja. Bahkan ibu guru tidak pernah pergi ke kantin, pokoknya muridmu yang ganteng ini akan membuat harimu bahagia hari ini.Karena aku udah mempersiapkan jadwal yang akan kita lakukan hari ini
Udah bel masuk lagi,aku belum mengerjakan tugas bahasa inggris,aku kekelas dulu ya. Pokoknya sampai ketemu saat istirahat, karena tour kita akan dimulai saat jam istirahat tiba,oke.
Iya...
Saat semua orang membenciku,hanya dia yang selalu ada untukku.Saat aku sedih dia membuatku tertawa lagi,saat aku membutuhkan tempat untuk bersandar,dia selalu ada untukku,saat aku dalam kondisi apapun dia memang selalu menjadi yang terdepan untukku.Terima kasih,aku harap kita akan selalu bersama,selamanya.....