We’re Going On A Date!

We’re Going On A Date!
Pertemuan Pertama



“Annyeonghaseyo yorobun..,” Park Yongsuk membuka segment di acara We’re Going On A Date yang ditayangkan di stasiun TV HBS. Senyum lebar menghiasi wajahnya. Di sebelahnya, seorang host wanita yang berusia sekitar 40 tahunan bernama Song Nara menundukkan kepala sambil menjawab, “Ne, annyeonghaseyo, Park Yongsuk-ssi,”.


“Ah ne, Nara-ssi, kita sudah menyaksikan episode terakhir kencan Jungkook BTS yang menggemparkan minggu lalu,” papar Park Yongsuk. Seketika ditampilkan sekelebat potongan adegan-adegan kencan Jungkook BTS minggu lalu. “BTS benar-benar populer. Twitter dan instagram kami sampai penuh dengan komentar,” tambahnya, sambil menggeleng-gelengkan kepala.


“Ah, aku sangat menikmati kencan Jungkook bersama fansnya. Mereka so sweet sekali,” timpal Nara, mengenang episode yang minggu lalu ditayangkan. “Sayang sekali BTS tidak datang kesini lagi hari ini. Aku mulai merindukan kenarsisan Sukjin,” lanjutnya memasang wajah pura-pura sedih. Sukjin adalah salah satu member BTS yang menganggap dirinya sendiri orang paling tampan sedunia.


“Tenang saja, Nara-ssi, tamu kita hari ini tidak kalah ganteng dengan personil BTS,” kata Park Yongsuk. Nara memasang wajah pura-pura kaget dan melafalkan ‘chinjja’ yang berarti ‘benarkah?’—tentunya mereka sudah tau siapa bintang tamu mereka hari ini.


“Mari kita sambut tamu kita hari ini, Seunghwan dan Kyungjoon dari Oriooon!” seru Yongsuk.


Suara tepuk tangan terdengar, dan seketika kamera mengarah pada dua orang pria yang segera tersenyum lebar.


“Annyeonghaseyo, Orion imnida!” seru keduanya sembari mengepalkan tangan ke atas bersamaan. Tepuk tangan terdengar lagi. Kyungjoon dan Seunghwan ikut bertepuk tangan sambil masih memasang senyum lebar.


“Annyeonghaseyo, Seunghwan-ssi, Kyungjoon-ssi,” sapa Nara, yang langsung disambut anggukan kepala dari yang disapa. “Annyeonghaseyo,” balas kedua pria itu bersamaan.


“Yongsuk-ssi, sepertinya hidupku terberkati. Akhir-akhir ini aku selalu bertemu pria-pria muda yang tampan,” Nara memandang Seunghwan dan Kyungjoon dengan tatapan takjub.


“Kau harus ingat anak-anakmu di rumah, Nara-ssi,” canda Park Yongsuk yang disambut kekehan dari Nara.


“Ah, Nara-ssi sudah memiliki anak?” tanya Kyungjoon, yang dijawab Nara dengan anggukan dan senyum malu. Dua jari yang ia tunjukkan mengartikan bahwa dia sudah memiliki 2 anak.


“Wah, aku tidak menyangka, aku kira Nara-ssi masih berusia 20 tahunan,” kata Kyungjoon kemudian.


“Kyungjoon-ssi, jangan suka berbohong begitu,” kilah Park Yongsuk, membuat Nara memukul lengan pria tambun tersebut. Sontak semua yang ada di sana tertawa.


“Aku mendengarkan lagu baru kalian. Starlight benar-benar bagus. Tidak salah langsung mendapat all-kill!” kata Nara antusias. Starlight merupakan judul lagu utama yang mereka bawakan untuk comeback. “Anak-anakku fans berat kalian,” bisiknya kemudian.


“Ah, chinjja? Terimakasih sudah mendengarkan lagu kami,” Seunghwan menganggukkan kepalanya.


“Aku akan memberikan CD bertandatangan spesial untuk anakmu, Nuna,” kata Kyungjoon sok akrab. Ia bahkan mengganti panggilannya dari ‘Nara-ssi’ menjadi ‘Nuna’. Kyungjoon memang mudah akrab dengan semua orang.


“Yoksi uri Kyungjoon jjang!” Nara mengacungkan kedua jempolnya. Kyungjoon balik mengacungkan jempolnya sebagai balasan.


“Baiklah, yorobun. Dari ratusan ribu formulir yang telah masuk ke email kami, telah terpilih seseorang yang akan berkencan dengan Lee Hyunsoo dari boyband Orion!” seru Park Yongsuk, mengalihkan candaan-candaan ringan mereka ke acara yang seharusnya. “Lee Hyunsoo yang tidak pernah dikabarkan dekat dengan wanita manapun kini akan berkencan! Tidakkah kalian penasaran?”


Kyungjoon yang pertama merespon. “Hyunsoo hyung benar-benar tidak pernah terlibat dengan wanita manapun, jadi aku benar-benar penasaran bagaimana ia akan memperlakukan teman kencannya,”


“Mungkin pertemuan pertama mereka akan benar-benar awkward,” Seunghwan tertawa kecil.


“Atau mungkin ada sisi lain Hyunsoo yang akan kita lihat di sini?” tambah Nara.


“Baiklah, mari kita saksikan bersama pertemuan pertama pasangan ini!”


***


Potongan-potongan adegan pemilihan mulai ditayangkan. Biodata seorang gadis yang terpilih muncul di layar. Menyusul kemudian adegan saat kru We’re Going On A Date bersiap-siap sampai tiba ke Indonesia menggunakan pesawat.


Adegan beralih ke lingkungan kampus. Seorang gadis berambut panjang memakai rok midi tampak berjalan di koridor kampus sembari memeluk beberapa buku, kemudian adegan beralih ketika gadis itu memilih buku di rak-rak perpustakaan.


“Annyeonghaseyo, Cho Gyoul imnida,” Gyoul menganggukkan kepala sehingga beberapa anak rambutnya jatuh. Ia buru-buru menyelipkannya kembali ke telinganya. “Ah, aku memakai bahasa Korea lagi setelah sekian lama,” katanya sambil tersenyum kecil.


“Kim Sarang dalmatne,” kata Nara, yang diikuti anggukan oleh Seunghwan. “Ah! Maja Kim Sarang! Aku baru saja berpikir gadis ini mengingatkanku pada seseorang,”



(Kim Sarang, buat yang belum tau orangnya yang mana :D)


-Bagaimana perasaanmu terpilih mengikuti acara ini?-


“Ah, sejujurnya aku tidak menyangka akan terpilih. Jadi aku sedikit bingung. Aku bukan fans Orion, dan sama sekali tidak mengenal Hyunsoo. Adikku yang mendaftarkanku karena ia fans berat mereka,”


“Yah, Hyunsoo hyung harus menjadikannya Orionix,” komentar Kyungjoon.


“Tapi karena aku sudah terpilih, aku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Tidak semua orang bisa seberuntung aku,” Gyoul tersenyum.


-Bagaimana perasaanmu akan segera bertemu dengan teman kencanmu?-


“Hmmm… sedikit gugup?” Ia menggaruk pipinya yang tak gatal. “Aku belum pernah berkencan, jadi mohon bantuannya, Hyunsoo-ssi, aku akan melakukan yang terbaik,”


Adegan berganti. Layar kini menampilkan adegan ketika Hyunsoo diberikan sebuah misi untuk menjemput teman kencannya di bandara. Mobil yang ia naiki berhenti di sebuah toko bunga, dan Hyunsoo membeli seikat mawar putih sebelum melanjutkan perjalanan ke Incheon.


“Annyeonghaseyo, Orion Hyunsoo imnida,” Hyunsoo memulai monolognya. Ia merekam dirinya sendiri di dalam mobil setelah membeli bunga. “Gugup sekali,” katanya sambil menggosok-gosokkan telapak tangannya. “Hari ini aku akan bertemu teman kencanku untuk pertama kali,”.


-Kesan pertama setelah melihat biodata gadis yang terpilih sebagai pasangan kencanmu?-


“Aah, aku tidak bisa memberikan kesan sebelum bertemu orangnya langsung,” kata Hyunsoo. “Tapi dari fotonya sepertinya dia gadis yang baik. Aku hanya akan membuktikannya sebentar lagi,”


Adegan beralih lagi. Gyoul menyeret kopernya di bandara Incheon, kemudian beralih lagi ke Hyunsoo yang sudah tiba di bandara segera mencari sign system mengenai pintu kedatangan. Topi dan kacamata hitam ia pakai, sengaja agar tak ada yang mengenalinya. Bisa heboh bandara Incheon kalau tahu Hyunsoo Orion ada disana. Beberapa kameramen mengikuti Hyunsoo dalam jarak beberapa meter.


Hyunsoo berdiri di pintu kedatangan dengan tak nyaman. Ia merasa beberapa pasang mata menyadari penyamarannya dan mulai berbisik-bisik. Beberapa kameramen HBS yang mengambil gambarnya menyamar di sudut-sudut pintu kedatangan agar adegan terlihat natural.


Hyunsoo memandang layar besar dan mendapati pesawat Korean Airlines dari Indonesia sudah mendarat 15 menit yang lalu. Jam tangannya sudah menunjukkan pukul 4.20. Tapi kenapa gadis itu belum muncul-muncul juga?


Seorang gadis yang juga sedang menunggu di pintu kedatangan tiba-tiba mendekati Hyunsoo. “Hoksi Hyunsoo Orioniseyo?” tanyanya hati-hati.


Hyunsoo menyentuh keningnya, bingung hendak menjawab apa. Mendadak pusing membayangkan dirinya di bandara tanpa bodyguard dan dikejar-kejar fansnya.


Tepat saat itu, seorang gadis yang merupakan jelmaan foto yang beberapa waktu lalu ia lihat keluar dari pintu kedatangan. Tanpa keraguan sedikitpun, Hyunsoo menarik tangan gadis itu dan segera berlari.


***


Note :


Yoksi uri kyungjoon jjang! : memang kyungjoon yang terbaik!


Kim Sarang dalmatne! : mirip kim sarang!


Maja Kim Sarang : Ah benar Kim Sarang


Hoksi Hyunsoo Orioniseyo? : Apa mungkin kau Hyunsoo dari Orion?