
“Jangan sisakan satu pasukan pun! ”. Perintah seorang yang berjalan meninggalkan medan pertempuran.
“ Tentu saja ”. Jawab salah satu dari gerombolan sambil menyeringai.
~ 2 jam sebelum pertempuran
Ditengah hutan belantara, diantara gelapnya keadaan hutan, terdapat cahaya yang terlihat menerangi sebagian kecil hutan itu. Cahaya yang diketahui berasal dari api tersebut, menandakan ada kegiatan makhluk hidup dihutan itu. Gelap dan suramnya hutan Black Montana tidak menghalangi pack Alarick untuk mendirikan kamp dan mengadakan perundingan mengenai penyusunan strategi sebelum melakukan suatu penyerangan. Ya, pack Alarick sedang mengatur strategi untuk melakukan penyerangan terhadap kerajaan Alegria, sebuah kerajaan eropa dengan ribuan pasukan siap perang, serta benteng kokoh yang melindungi bagian kastil tempat singgasana raja Aleron ( ras manusia ). Pack Alarick berjumlah 12 anggota, merupakan pack terakhir dari ras werewolves. Merupakan pack yang tak kenal rasa takut, bringas, haus darah dan kejam, apapun yang diperintah oleh sang Alpha, mereka siap membinasakan segalanya.
Menjadi suatu kebiasaan jika sebelum melakukan penyerangan, mereka semua selalu berunding menyusun strategi. Gelapnya hutan, dinginnya malam, yang mana api pun kalah terhadap ganasnya dingin didalam hutan itu, sudah menjadi teman mereka selama berunding. Mereka semua sadar bahwa apapun strategi yang mereka susun sangat berdampak terhadap hasil pertempuran. Hutan Black Montana yang berjarak 1 jam perjalanan dirasa cocok untuk melakukan perundingan. Jauh dari pengawasan kerajaan Alegria dan tidak ada satupun parjurit ras manusia yang terlihat berpatroli disekitar hutan Black Montana. Didepan batang kayu yang diatasnya terdapat sebuah map kerajaan Alegria, berdirilah sang Alpha dihadapan anggotanya.
“ Untuk kali ini, jangan sampai ada satupun dari kalian yang maju sebelum kami memberi isyarat, mengerti?! ”. Titah sang Alpha.
“ Baik, kami mengerti ”. Ucap sebagian anggota pack Alarick.
“ Tapi kenapa? Biasanya tidak seperti ini, seharusnya kita maju bersama-sama, menyerang dari 3 sisi ”. Ucap Alejandro, salah satu anggota pack Alarick yang tidak terima dengan titah sang Alpha.
Sang Alpha berjalan perlahan mendekati Alejandro, dengan tatapan tajam yang terus menatap Alejandro, mata coklat hazel yang bersinar terang terlihat jelas oleh Alejandro, membuat Alejandro memundurkan kakinya beberapa langkah karena merasa ketakutan dengan tatapan intimidasi dari sang Alpha. Sesampainya dihadapan Alejandro, sang Alpha mencengkram pundak Alejandro dan berkata,
“ Apa perlu aku ulangi perkataanku tadi?! ”. Penuh penekanan dan intimidasi.
Sambil menatap ketakutan, Alejandro membalas ucapan sang Alpha
“ Tidak, saya hanya ingin mengetahui alasan pastinya, bukankah selama ini kita selalu bersama-sama, tidak maju terpisah seperti ini, menurut saya akan beresiko tinggi jika kita terpisah "
Salah seorang anggota berjalan mendekati mereka berdua, dan menyingirkan cengkraman sang Alpha secara perlahan dari pundak Alejandro.
“ Biar aku saja yang menjelaskan ”. Ucap Victor kepada sang Alpha.
“ Hm ”. Jawab sang Alpha
“ Baron dan Alston yang mencari informasi mengenai pertahanan kerajaan Alegria, menemukan bahwa kerajaan itu mempunyai senjata peluru perak bercampur titanium, ma- ”
“ T-tunggu, Titanium? Memangnya ada apa dengan titanium? Bahkan peluru perak saja tidak dapat menembus kulit kita, apalagi titanium ”. Potong Alejandro ketika Victor menjelaskan.
Victor yang kesal ketika perkataannya dipotong, berusaha sabar untuk melanjutkan penjelasannya kepada anggota termuda pack ini.
“ Maka dari itu, dengarkanlah sampai selesai ketika orang lain sedang menjelaskan sesuatu ”. Ucap Victor bersabar sambil menahan rasa kesal.
“ Maaf, tolong dilanjutkan ”. Sesal Alejandro
“ Ras manusia semakin pintar, mereka tidak hanya menggunakan peluru perak, namun mulai mencampurnya dengan titanium. Asal kau tau, Titanium yang mereka campur dengan perak membuat peluru yang sudah jadi lebih ringan dan lebih cepat. Apalagi mereka mulai mempertajam sudut peluru hingga bentuknya mirip seperti pedang yang mereka gunakan. Ketajaman dan kecepatan peluru itu yang harus kita waspadai ". Jelas Victor panjang lebar kepada Alejandro.
“ Tch, tentu saja, selain kita berdua, tidak ada lagi yang kebal terhadap semua senjata ras manusia, bukan? ". Ejek Victor dengan nada bercanda.
“Oh ya, satu lagi, kami berdua akan lebih dulu maju untuk menghancurkan seluruh senjata yang beramunisikan peluru perak bercampur timah, setelah itu tunggu aba-aba baru kalian semua bebas melakukan apa saja ”. Tambah Victor yang kemudian beranjak berdiri kesamping sang Alpha.
“ Maka dari itu tunggu aba-aba dariku, satu kesalahan saja bisa berakibat fatal bagi kalian. ” Tegas sang Alpha.
“Baik!” ucap seluruh pack Alarick.
“ Kekuasaan Kerajaan Alegria nanti diserahkan kepada siapa kali ini?, Baron sudah mendapatkan kerajaan Adalgio, Victor kerajaan Abelard, Alston mendapat kerajaan Barnem, Darke mendapat kerajaan Arale, Edward mendapat kerajaan Halstead, Paul mendapat kerajaan Buselle, dan Billy mendapat kerajaaan Halee. ” Tanya Alejandro penuh harap, sepertinya dia menginginkan sebuah kerajaan.
“ Terserah kalian ”. Kata sang Alpha
“Ah baiklah ” Timpal Alejandro sembari menghela nafas.
“Jika tidak ada pertanyaan lagi, segera siapkan diri kalian, tinggalkan barang – barang yang tidak penting, 15 menit lagi bulan akan memasuki fase full moon dan kita langsung berangkat ”. Jelas sang Alpha sembari menatap tajam seluruh anggota packnya, yang kemudian berlalu menuju sebuah tebing disudut hutan untuk mengamati fase bulan yang sebentar lagi akan memasuki fase full moon.
“Baik, dimengerti ” Jawab secara lantang seluruh anggota pack Alarick.
Victor yang memang siap sedari awal, tidak perlu membereskan barang-barangnya, kesiapannya untuk berperang memang patut diapresiasi. Victor dengan langkah santai menghampiri sang Alpha yang sedang mengamati fase bulan malam itu.
“ Apakah ini tidak berlebihan?. Hampir seluruh kerajaan di Eropa akan kita kuasai, apakah menurutmu moon goddess tidak akan peduli dengan semua perbuatan kita? ” Tanya Victor, kepada sang Alpha
“ Bukankah aku sudah pernah bilang kepadamu Victor, bahwa aku tidak peduli terhadap apa yang akan moon goddess lakukan mengenai perbuatanku, bahkan Zeus pun akan ku lawan jika dia berani ikut campur dalam urusan duniawiku “. Jelas sang Alpha, yang seketika bola matanya berubah menjadi warna cokelat pekat, menunjukkan bahwa ia kesal terhadap pertanyaan yang dilontarkan oleh Victor, karena menurutnya apa yang dilakukannya merupakan jati dirinya sebagai seorang pemimpin werewolves.
“ T-tapi Ar-“
“ Cukup, jangan jadi pengecut, apakah kau mulai terlena dengan kerajaan yang kau miliki sekarang, atau jangan-jangan kau takut menghadapai prajurit sampah itu?, kalau memang kau takut, aku persilahkan kau meninggalkan peperangan ini, Bagaiamana? Hm? ”. Potong sang Alpha yang tidak membiarkan Victor menyelesaikan ucapannya sambil menatap tajam Victor.
“ Tidak akan ”. Jawab Victor secara tegas.
“ Bagus, segera kembali ke kamp, bulan sudah memulai fase full moon nya”. Perintah sang Alpha yang kembali melihat bulan.
“ Baik, Arden ”.
Arden, nama yang disebut oleh Victor ialah sang Alpha itu sendiri. Arden Alarick merupakan Alpha Dominan dari pack Alarick. Sebenarnya pack Alarick bukanlah suatu pack keturunan Alarick melainkan mereka semua merupakan persatuan para Alpha yang tidak memiliki anggota packnya karena anggota pack terdahulu mereka semua telah dibantai habis oleh ras manusia. Sehingga, Para Alpha yang memiliki keistimewan tersendiri tidak mati hanya dengan pedang dan senjata peluru perak milik ras manusia, beda halnya dengan para anggota mereka yang langsung mati jika tertembak peluru perak. Maka dari itu, kesendirian mereka dapat teratasi dengan bergabung dengan Pack Alarick. Sebagai Alpha Dominan tentu saja kekuatan Arden jauh diatas rata rata Alpha lainnya, sehingga dengan mudah Arden menjadi Alphanya para Alpha. Sedangkan Victor sebagai Beta juga memiliki keistimewaan tersendiri, namun tentu saja kekuatannya masih dibawah Arden namun diatas anggota pack Alarick.
...****************...
First Time bikin cerita, mungkin bahasanya agak kaku atau baku, dan ga sesuai dengan tipe werewolf yang sering kalian baca dinovel" lain, improvisasi lah, ada zeus dan dewa yunani lain juga nanti haha, tapi boleh banget kasih masukannya.