Two Different Worlds

Two Different Worlds
#EPISOD 7 Karakteristik Keluarga Kerajaan



Suasana Malam yang sangat dingin terlihat Putra mahkota yang bergegas keluar istana.


"Yang Mulia anda mau kemana Yang Mulia"Tanya Kasim Hang yang khawatir.


Pangeran Baek Hyeon tanpa menjawab langsung bergegas menunggangi Kudanya dengan cepat.


Disisi Lain Suasana Ruangan permaisuri Yun yang terlihat begitu tenang terlihat dirinya telah tersenyum licik sembari meminum tehnya.


"Aku tidak sabar Pangeran kembali menuju istana ,Aku ingin sekali melihat ekspresi wajahnya setelah kembali dari sana"Gumamnya Permaisuri Yun sembari tersenyum .


Permaisuri yang telah mendengar Putra Mahkota keluar istana dengan tergupuh semakin tersenyum sumringah.


dengan cepat dan ekspresi khawatir Putra Mahkota menunggangi kuda menuju Rumah Bordil itu.


Pangeran Baek Hyeon turun dari kudanya dan bergegas menuju Rumah Bordil itu dengan tergupuh.


Nona Kyung Soon yang melihat Putra Mahkota datang dengan tergesa-gesa menatapnya penuh pertanyaan.


"Yang Mulia anda disini, kenapa terburu-buru"Tanya Nona Kyung Soon yang terkejut.


Pangeran Baek Hyeon yang terlihat khawatir mulai masuk kedalam ruangannya.


Jgrek..


Suara Pangeran Baek Hyeon membuka pintu kamarnya tergupuh dalam sekejap matanya terbelalak melihat apa yang ada didepannya sekarang.Nona Kyung Soon yang masuk kedalam juga terbelalak.


"Hah...Asataga apa yang terjadi"Ujarnya Nona Kyung Soon yang terkejut.


Pangeran Baek Hyeon masuk kedalam dengan langkah berat matanya yang menahan air mata kecewa telah melihat jazad yang tertutup kain putih dengan tangan penuh darah.


Tak Lama kemudian pengawal Dam Myung Sik menghampiri Pangeran Baek Hyeon dengan tergesa-gesa.


"Yang Mulia Sebenarnya ada apa"Tanya Pengawal Dam Myung-Sik dengan tenang.


Setelah baru menyadari bahwa ada Jazad didepannya membuatnya terkejut.


"Bagaimana Bisa wanita itu tewas"Ujarnya Pengawal Dam Myung Sik terkejut.


"Hoh Astaga Apa ini Jazad wanita yang tinggal disini.Dia sungguh lemah bagaimana kalian akan merencanakan sesuatu dengannya"Ujarnya Putri Mi -Sun dengan tenang dan sombong.


PLAK.


Suara Nona Kyung Soon memukul bahu putrinya sampai kesakitan dan menatapnya kesal.


Tak Lama kemudian Langkah kaki dengan gaun merah yang glamor terlihat indah berjalan menghampiri mereka dengan elegan.


Tatapan tajam yang angkuh membuat mereka menatap terpaku.Soo Yun yang masih hidup melepas tusuk rambutnya dan membuat Rambutnya terurai tersapu angin yang semakin membuat mata mereka hanya tertuju padanya.


Putri Mi-Sun yang mengangan menatap So Yun yang begitu cantik dan lebih elegant dari pada dirinya membuatnya kesal.


"Nona Soo Yun anda masih hidup "Tanya Nona Kyung Soon sembari tersenyum.


"Tentu saja aku masih hidup.Hah kalian tidak perlu khawatir sepertinya wanita ini mencoba membunuhku tadi"Ujarnya Soo Yun dengan tenang


Soo Yun membuka kain putih itu dengan menggunakan tusuk rambutnya.Pengawal Dam Myung Sik terkejut melihat jazad wanita yang tak lain adalah dayang pengantar makanan yang ditemuinya saat diperpustakaan bersama Putra Mahkota.


"Bukan kah Dia dayang istana yang mengantar makanan untuk yang mulia tadi"Ujarnya Pengawal Dam Myung -Sik terkejut.


"Itu Artinya mereka telah mengetahui rencana ini,Ini akan membahayakanmu "Jelasnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang sembari menatap Soo Yun.


"Meski sudah didunia yang berbeda kenapa selalu ada yang ingin membunuhku ini akan sangat melelahkan"Gumamnya Soo Yun dengan tenang.


"Hah Seharusnya ini kan hari dimana aku bisa liburan kenapa malah dapat masalah sebesar ini"Gumamnya Soo Yun sembari menatap malas.


"Jika dia tidak aman disini bukankah akan lebih aman jika dia diistana mungkin bisa menjadi dayang atau menyamar sebagai prajurit"Ujarnya Nona Kyung Soon.


Pangeran Baek Hyeon dan pengawal Dam Myung-sik saling menatap dan berfikir sejenak Soo Yun yang melihat mereka semua sepertinya setuju mulai mengedipkan matanya.


" Tunggu-Tunggu aku tidak akan melakukan itu,Saran kalian itu sama sekali bukan jawaban menjadi dayang dengan pakaian Hanbook norak dan menjadi prajurit mengubah kenaggunanku menjadi laki-laki aku tidak mau memilih salah satu dari itu"Jelasnya Soo Yun dengan tenang dan sombong.


Semua menatap Soo Yun yang sangat rumit dan pangeran Baek Hyeon yang menatapnya tenang.


"Kau boleh jadi prajurit seperti Dam Myung Sik tanpa mengubah identitasmu"Ujarnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.


"Aku setuju Siapkan Gaun berwarna merah untukku jangan terlalu rumit dan usahakan itu membuatku tidak kesulitan bergerak"Ujarnya Soo Yun sembari menatap Pangeran Baek Hyeon yang tersenyum ramah.


"Tapi itu artinya aku juga tinggal diistana itu artinya aku harus bertemu Raja,Permaisuri,Pangeran ataupun putra mahkota itu artinya aku akan bertemu dengan orang orang rumit itu"Ujarnya Soo Yun dengan tenang.


Semua terbelalak mendengar penjelasan Soo Yun yang begitu lancang tanpa mengetahui bahwa Putra mahkota berada didepannya.


"Nona"Ujarnya Nona Kyung Soon yang akan memberitahu dan dihentikan oleh pangerab Baek Hyeon.


"Ada apa?"Tanya Soo Yun dengan tenang.


"Tidak nona maksudku atas dasar apa anda mengatakan bahwa mereka orang orang yang rumit"Tanya Nona Kyung Soon dengan tenang.


"Tentu saja itu rumit dari pemikiran mereka pasti terlihat jelas Setiap Raja pasti akan sangat rumit dia memiliki banyak iatri dan setiap mengambil keputusan dari pada percaya akan kebenaran yang jelas-jelas didepannya dia lebih percaya dengan orang yang ada disisinya contoh seperti permaisuri seperti yang kita lihat seorang permaisuri tak sepenuhnya benar,Dan permaisuri akan lebih sulit lagi ketika melihat mangsanya direbut oleh orang lain dan akan melakukan segalanya bahkan meski itu cara haram"Jelasnya Soo Yun dengan tenang sembari menghela nafas.


Pangeran Baek Hyeon Yang mendengar Soo Yun mengatakan kebenaran dihadapannya mulai tersenyum kecil.


"Tapi Yang paling menyulitkan adalah Putra Mahkota"Ujarnya Soo Yun dengan wajah serius.


Dalam sekejap Pangeran Baek Hyeon yang mendengar itu senyumnya langsung menghilang dalam sekejap.


"Apa"Tanya Pangeran Baek Hyeon menatap dengan wajah datar tak percaya.


"Iya dari ulasan yang sering kudengar putra mahkota pasti paling memiliki masalah terbesar,Yang pertama dengan Permaisuri atau ibu tirinya dia akan meluapkan amarahnya dengan orang -orang yang ada disekitarnya jika tidak dia akan marah diam diam diruangan tersembunyi apa lagi karna takhtanya akan dicuri, dia akan bersikap sombong dan egois Atau bahkan yang lainnya bukan kah itu merepotkan"Jelasnya Soo Yun dengan penuh keyakinan.


Putra Mahkota yang mendengar itu hanya mengedipkan matanya dan tersenyum terpaksa dihadapan Soo Yun.Nona Kyung Soon dan Dam Myung Sik yang mendengar itu hanya menahan senyum mereka.


"Em Kalau aku boleh tahu kalian juga dari kerajaan kan apa jabatan kalian"Tanya Soo Yun dengan ekspresi kepo.


"Kami Seorang Jendral dari kerajaan"Jawab Pangeran Baek Hyeon dengan dingin.


Semua yang disana menatap kedinginan Pangeran yang menahan amarah dan menyembunyikan identitasnya.


"Panggil saja aku soo Yun dan kalian siapa nama kalian"Tanya Soo Yun dengan tenang.


"Dia Jendral Dam Myung Sik dan panggil saja aku Hyeon dia Nona Kyung Soon "Jawab Pangeran Baek Hyeon dengan dingin.


"Baiklah"Jawab Soo Yun dengan tenang.


"Mungkin kita sebaiknya segera keistana agar tidak ada yang terlalu curiga"Ujarnya Dam Myung Sik dengan tenang.


Pangeran Baek Hyeon dan Soo Yun menatap tajam suasana dimulainya perubahan.Bahaya dan intrik diistana semakin melibatkan mereka dalam masalah yang akan segera mereka hadapi.


Hallo teman -teman Buat Author dan lainnya Bantu Like πŸ‘ and Vote yha ❀🌟Trima kasih semoga sehat selalu.Jangan lupa sarannya to coment


😊😊😊