
Suasana ruangan yang terkesan kuno dengan hanya bercahayakan lampu lampu lilin disana dan sebuah buku yang berantakan diatas dimeja bundar yang luas.
Terlihat seorang pria berdiri menggunakan baju Hanbook kerajaan yang terlihat dari belakang ,Tatapan mata tajam dan dingin penuh ketenangan menatap buku berwarna yang ada didepannya.
Dia adalah putra Mahkota BaekHyun putra dari raja Dam Reyoung seorang pangeran yang karismatik dan tampan yang jadi idola bagi kaum wanita disana.
Sembari membaca Buku yang dipilihnya Tiba-tiba..
Brak....
Suara seorang pejabat kerajaan membuka pintu dengan tergesa-gesa dan terengah -engah dan menutupnya kembali.
"Pangeran.."Panggil pejabat kerajaan itu dengan tergupuh sembari menuju Kearah pangeran Baek Hyeon
Dia adalah Kasih Hang orang kepercayaan Pangeran Baek Hyeon dari kecil sampai dia beranjak dewasa sampai sekarang.
"Ada apa?"Tanya pangeran dengan nada tenang sembari duduk dikursinya.
"Yang Mulia anda harus mendengarkan ini"Ucapnya Kasim Hang dengan tergupuh.
"Jelaskan"Jawab Pangeran Baek Hyeon dengan nada tenang.
"Aku dengar raja akan mengangkat selir Yun sebagai permaisuri"Jelasnya Kasim Hang dengan ekspresi wajah serius.
Pangeran Baek Hyeon yang mendengar kabar itu dalam sekejap menatap tajam kedepan dan perlahan meletakan bukunya.
Tak Lama mendengar kabar itu Pangeran BaekHyeon dan kasim Hang telah berjalan bergegas menuju keluar istana tiba-tiba langkah mereka terhenti tatapan pangeran yang berubah dingin menatap seseorang yang sekarang berada didepannya.
Seorang pria tampan dengan menggunakan pakaian kerajaan itu mulai tersenyum tipis kearah pangeran yang menatapnya dingin.
"Pangeran Seok "Panggil Kasim Hang sembari menundukkan kepalanya.
Seorang pria yang tak lain adalah Pangeran Seok anak dari ibu tiri Pangeran Baek Hyeon lebih tepatnya saudara tirinya.
"Kau mau kemana?"Tanya pangeran seok dengan nada tenang.
Sembari tersenyum ramah Pangeran Seok berjalan mendekati Pangeran Baek Hyeon sembari.
"Sepertinya ibuku akan naik jabatan ku fikir kita akan bisa lebih dekat lagi"Jelasnya Pangeran Seok dengan ramah.
Pangeran Baek Hyeon menghela nafas pelan dan tersenyum ramah kearah pangeran seok.
"Sepertinya kau belum mengerti juga bukankah dia ibumu aku tidak peduli setinggi apapun Yang mulia raja memberikan sebuah nama untuk ibumu ,Bagiku dia tetap seorang ibu tiri atau bahkan bukan sama sekali.Kau perlu tahu dia hanya memenangkan hati seorang raja bukan putra kandungnya"Jelasnya Pangeran Baek Hyeon dengan nada tenang.
Pangeran Seok yang mendengar kelancan
gan pangeran Baek Hyeon mulai menatap datar kearahnya.Pangeran Baek Hyeon yang menatap tenang melanjutkan perjalanannya mengabaikan Pangeran Seok yang ada didepannya . Pangeran Seok menggengam tangannya penuh dendam mencoba menahan amarahnya.
Tatapan mereka yang sama - sama dingin terlihat jelas menunjukan hubungan mereka yang sebenarnya.
Seorang wanita yang terlihat memakai pakaian Hanbok krerajaan yang sangat mewah menatap tajam kejadian itu dari kejauhan.
Wanita yang berdiri dengan dikawal para dayang istana dibelakangnya yang tak lain adalah selir Yun calon permasuri dan Ibu tiri Pangeran Baek Hyeon.
Selir Yun menatap penuh kebencian kejadian itu sembari menggengam tangannya erat.
"Anak Singa itu sangat sulit ditakhlukan"Gumamnya Selir Yun geram.
"Tenang Nona anda akan jadi permaisuri dan sebentar lagi menuju langkah selanjutnya akan menjadi lebih baik"Ucapnya seorang dayang sembari tersenyum licik.
Mereka saling menatap dan dalam sekejap senyum licik terlihat dibibir mereka.
Suasana ruangan yang beraromakan harum dengan suara alunan musik yang indah dan para gadis cantik yang menari disana dengan lemah gemulai dan tatapan menggoda.
Pangeran Baek Hyeon yang terlihat telah duduk disana dengan tenang sembari membaca buku tanpa melihat para gadis yang menari menggoda didepannya.
Kasim Hang yang gugup diajak ketempat Bordil yang penuh dengan wanita-wanita penghibur mulai merengek mengajak pulang.
"Yang Mulia sebaiknya ayo kita kembali seharusnya kita tidak berada ditempat ini"Pinta Kasim Hang sembari menunduk berkali\-kali.
Langkah kaki seorang wanita dan tatapan tajam dengan bibir berwarna merah mawar tersenyum manis menghampiri tempat pangeran dibalik tirai.
Dia adalah anak dari pemilik rumah bordil disana Namanya Nona Mi-Sun seorang wanita yang sangat cantik dan menawan dalam sekejap membuat Kasim Hang menatap terpaku dan dengan sigap duduk dengan gagah.
Nona Mi-Sun menghampiri Pangeran Baek Hyeon yang masih sibuk membaca dan bersikap dingin,Sembari duduk disampingnya Nona Mi-Sun menuangkan minuman dalam cangkir untuk Pangeran Baek Hyeon yang masih bersikap dingin.
"Sudah dua hari kau tidak datang kesini dan setiap datang kesini kau tidak minum sedikitpun"Ujarnya Nona Mi\-Sun sembari tersenyum ramah dan menggoda pangeran.
"Meski kau memberikan Minuman terbaikpun dia tidak akan minum itu dia bukan peminum seperti mereka "Ujarnya seorang Wanita yang terlihat lebih dewasa tapi masih terlihat menawan.
Dia adalah Nona Kyung Soon pemilik Rumah Bordil tersebut.
"Menepilah dasar anak ini"Ujarnya Nona Kyung Soon sembari menyuruh putrinya berpindah posisi.
"Ibu"Ujarnya Nona Mi\-Sun kesal.
Nona kyung Soon mulai meminum minuman yang ada dihadapan Pangeran Baek Hyeon.
Nona Mi-Sun yang menatap kesal mulai menghela nafas.
"Ada Apa lagi?"Tanya Nona Kyung Soon.
Pangeran Baek hyeon meletakkan bukunya dan menatap Nona Kyung Soon dengan dingin.
"Bukankah Dia berasal dari sini?"Ujarnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
"Kau Hanya menanyakan itu,Wanita itu lagi bagaimanapun juga dia itu ibumu sekarang"Ujarnya Nona Kyung Soon dengan tenang.
"Mengejutkan sekali Ibu tiriku itu suka bermain trik licik.apa bakatnya kau yang mengajarkannya"Ucapnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
"Kau ini jangan bilang begitu saat dia disini bahkan dia sudah pandai memainkan trik,Ku dengar dia akan menjadi permaisuri ini pasti akan sulit bagimu"Ujarnya Nona Kyung Soon dengan tenang sembari meminum minuman yang masih tersisa.
"Harusnya kau yang diposisinya mungkin kau harus berkunjung keistana mungki kalian bisa mencoba melakukan persaingan yang sehat"Ujarnya Pangeran Baek Hyeon sembari tersenyum tipis menuangkan minuman pada Nona Kyinh Soon.
"Kau ini jika kau bukan putra mahkota aku akan membunuhmu,Tapi jika kau ingin tahu sebenarnya ada wanita yang lebih licik dari pada dirinya dia juga tinggal disini"Jelasnya Nona Kyung Soon dengan wajah serius.
Pangeran Baek Hyeo menatap serius dengan cerita Nona Kyung Soon yang meyakinkan.
"Wanita itu sangat cantik lebih cantik dari para wanita disini"Ujarnya Nona Kyung Soon.
Dalam sekejap Pangeran Baek Hyeon yang bersikap dingin mulai tertarik dengan apa yang dikatakan Nona Kyung Soon.
Hallo teman -teman Buat Author dan lainnya Bantu Like 👍 and Vote yha ❤🌟Trima kasih semoga sehat selalu.Jangan lupa sarannya to coment
😊😊😊