
Suasana malam yang begitu dingin terlihat Soo Yun yang masih berdiri dibawah pohon menikmati pemandangan salju dan bulan sabit dilangit yang terlihat indah.Tanpa disadari seseorang telah mengintainya dari belakang dan mendekatinya perlahan dengan membawa sebuah balok kayu.
Bertepatan dengan Soo Yun yang akan meninggalkan tempat itu tiba-tiba
BRUK..
Suara sebuah balok kayu telah mengenai punggungnya Soo Yun terjatuh dan tak sadarkan diri hanya bisa merasakan punggungnya yang sakit dan tubuhnya yang semakin dingin dan pandangannya yang remang melihat seorang berbaju hitam yang berlari meninggalkannya tak berdaya.
Dimalam yang sunyi itu Soo Yun yang tergeletak dengan pandangan kabur dan remang -remang melihat salju yang turun mengenai tubuh dan wajahnya sebuah cahaya terang yang terlihat membuatnya srmakin kedalam kedinginan dan ketidaksadaran.
Disisi lain didunia lain terlihat putra Mahkota Baek Hyeon membuka matanya karna cahaya matahari yang masuk melalui jendela ruangannya
Putra Mahkota beranjak dari tidurnya seolah telah bermimpi buruk tak lama kemudian dia menatap jendela yang masih terbuka.
"Kau disini"Ujarnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang kearah seseorang dengan membawa busur dan panah telah berdiri didekat jendela itu.
Dia adalah Dam Myung-Sik teman sekaligus orang kepercayaan putra mahkota yang selali membantunya sejak kecil.
"Raja mencari anda sepertinya dia marah besar"Ujarnya Dam Myung\-Sik dengan tenang
"Aku akan kembali "Jawab Putra Mahkota Baek Hyeon dengan tenang sembari mengambil bajunya.
Disisi lain kasim Hang yang terlihat ragu ingin mengetuk pintu kamar Putra mahkota sembari mondar mandir didepan pintu dan mencoba memberanikan diri mengetuk pintu kamarnya.
saat akan mengetuknya tiba-tiba..
Jgrek...
Suara pintu kamar Telah terbuka ,Kasim Hang yang terebelalak menatap putra mahkota dan Dam Myung-Sik yang telah berada disana.
"Anda sudah bangun Tuan Dam Myung \-Sik juga disini bagaimana bisa "Ujarnya Kasim Hang yang kebingungan.
"Ayo pulang"Ajaknya Putra Mahkota Baek Hyeon dengan tenang dan langsung meninggalkan kamar itu diikuti Dam Myung\-Sik.
Kasim Hang yang masih kebingungan dengan para remaja itu hanya menatap kebingungan dan langsung bergegas mengikutinya.
Disebuah Hutan yang sangat lebat terlihat Mata yang terbuka melihat pemandangan itu.Seorang wanita yang tak lain adalah Soo Yun yang masih memakai baju glamornya tersesat dihutan yang tidak dikenalnya.
"Ah.."Desah kesakitan Soo Yun sembari memegang bahunya yang masih sedikit sakit.
Soo Yun bangkit dan melihat dirinya telah berada dihutan yang sangat asing baginya.
"Aku ada dimana ini kenapaaku tidak pernah melihat hutan ini.Ya Ampun kenapa aku tidak ingat apapun Hish... aku ada dimana"Ujarnya Soo Yun yang panik kebingungan dan berteriak ditengah hutan yang sangat hening dan hanya ada dirinya.
Masih dalam suasana hutan yang sangat sepi Soo Yun masih berjalan dengan High Hils sembari menggerutu kesal.
"Lihat saja setelah aku keluar dari hutan ini .aku akan mencari orang yang telah melakukan ini padaku lihat saja aku akan membuat perhitungan.berani sekali bermain \-main dengan ku"Gerutunya Soo Yun yang kesal sembari berjalan dengan kesusahan menggunakan sepatu High Hilsnya.
Soo Yun yang tidak tahan berjalan diatas tanah terjal itu mulai kesal dan melepas sepatunya dengan kasar.
"Sepatu ini sangat menjengkelkan, kakiku bisa putus jika menggunakan ini ditempat ini"Gerutu Soo Yun sembari melepas septunya.
Langkah kakinya terhenti dan menatap orang-orang yang ada didepannya dengan tatapan terkejut.
Disisi lain disebuah hutan yang sangat luas terlihat putra mahkota yang sedang berjalan bersama kedua orang kepercayaannya.
"Aku tidak peduli dengan semua itu"Jawab putra mahkota Baek Hyeon dengan tenang sembari berjalan.
"Jika anda terlalu tenang bukankah ini bisa menjadi bahaya"Ujarnya pengawal Dam Myung\-Sik.
Disisi lain Soo Yun yang menatap terbelalak
dengan seorang kawanan pria yang telah berada didepannya dengan menggunakan Baju HanBok berwarna hitam dan membawa senjata.
"Wah \-wah beruntung sekali aku melihat kalian.Kalian ini sedang syuting yha"Ujarnya Soo Yun sembari tersenyum.
Senyum Soo yun mulai memudar melihat para pria yang ada didepannya itu masih menatap datar dan tiba-tiba tersenyum licik dan mendekatinya.
"Sepertinya aku salah .Kalian lanjutkan saja urusan kalian sebaiknya aku pergi dari sini"Ujarnya Soo Yun sembari melangkah mundur untuk menjauh.
Para pria yang yang tak lain adalah perampok mendekati Soo Yun sembari tersenyum licik.Soo Yun yang melangkah mundur membuat perampok itu semakin menatap sinis dan menatap tubuh Soo Yun yang mengerutkan alisnya ketakutan.
"Jangan mendekat "Gertak Soo Yun yang ketakutan sembari menggunakan sepatunya sebagai senjata.
"Kemarilah cantik ,aku belum pernah melihatmua disini apa kau mencari sesuatu kami bisa membantunmu" Goda para perampok itu .
Soo Yun yang ketakutan mulai terpojok disebuah pohon dan membuatnya ketakutan tidak bisa bergerak.
Perampok yang semakin mendekat dengan penuh tatapan nafsu membuat Soo Yun semakin ketakutan dan tidak bisa berbuat apa - Apa lagi Soo Yun memejamkan matanya ketakutan.
"Menjauhlah kalian"Teriak Soo Yun dengan keras.
Tak jauh dari sana teriakan Soo Yun yang terdengar keras membuat perhatian Putra mahkota dan kedua orangnya menghentikan langkah mereka dan mencari dimana suara itu berasal.
Disisi lain Soo Yun yang ketakutan tidak bisa berbuat apa-apa lagi dengan para perampok tertawa licik yang semakin dekat dengannya.
Sert...
Suara anak panah yang melesat tiba -tiba mengenai perampok itu Soo Yun penasaran membuka sebelah matanya dan kemudia membuka kedua matanya terbelalak melihat anak panah yang telah menancap ditubuh perampok yang ada didepannya.
Para perampok yang melihat salah satu temannya terluka menatap terbelalak dan melihat dimana arah panah itu melesat.
Soo Yun yang melihat seorang pemuda telah menyelamatkannya yang tak lain adalah Dam Myung -Sik hanya menatapnya melotot.
Soo Yun mulai menatap perampok itu sekarang berubah arah menatap marah pada Dam Myung-Sik .
"Serang"Perintah pimpinan perampok itu dengan tegas.
Dengan gagah Dam Myung-Sik melawan para perampok itu. Soo Yun yang melihat pertarungan itu mulai mencari kesempatan untuk melarikan diri dari kegaduhan itu.
Soo Yun yang terlihat berlari meninggalkan Dam Myung-Sik yang sedang berkelahi telihat ketakuatan . Dalam sekejap langkah kakinya terhenti dan melihat seorang yang sekarang berada didepannya yang tak lain adalah salah satu dari kumlulan perampok itu.
"Tangkap Dia"Perintah salah satu perampok itu dengn tegas sembari mengayunkan senjatanya.
Soo Yun yang mengerutkan alisnya dan hanya memejamkan matanya karna tidak ada lagi yang bisa diperbuatnya.
Langkah perampok itu kembali terhenti dan menatap ketakutan Soo Yun yang melihat seperti ada yang ganjal mulai membuk matanya perlahan .Seseorang yang telah berdiri didepannya dengan menggunkan baju HanBok yang tak lain adalah Putra Mahkota Baek Hyeon.
Suasana hembusan angin disana membuat Soo Yun penasaran Meski dirinya memiliki kesempatan untuk lari tapi hatinya tidak ingin pergi dan masih menatap penasaran orang yang berdiri didepannya.
Hallo teman -teman Buat Author dan lainnya Bantu Like 👍 and Vote yha ❤🌟Trima kasih semoga sehat selalu.Jangan lupa sarannya to coment
😊😊😊