
Suasana hutan yang semakin mencekam karna para perampok yang ketakutan melihat wajah putra mahkota membuat Soo Yun menatap kebingungan.
"Anda "Ucapnya Para perampok itu ketakutan.
"Pergilah "Perintah Putra mahkota Baek Hyeon dengan tenang.
Dalam sekejap para perampok itu menunduk ketakutan dan berlari ketakutan.
Soo Yun yang menatap pria didepannya penasaran rasa penasarannya hilang ketika pangeran Baek Hyeon membalikkan tubuhnya dan menatap tenang Soo Yun yang menatapnya ketakutan.
"Kau baik-baik saja" Tanya Putra mahkota Baek Hyeon sembari mengulurkan tangannya.
"Jangan mendekat "Ujarnya Soo Yun sembari berjalan mundur ketakutan dan menatap tajam.
Putra Mahkota Yang melihat Soo Yun begitu ketakutan menarik uluran tangannya dan menatap Soo Yun dengan tenang.
"Kau pasti salah satu dari mereka melihat wajahmu saja mereka sudah lari terbirit-terbirit"Ujarnya Soo Yun dengan nada remeh.
"Aku..Sepertinya anda Salah faham nona"Jelasnya pangeran Baek Hyeon sembari menghela nafas.
"Lihatlah wajahmu itu terlihat polos tapi itu sama sekali tidak akan bisa mengelabuhi ku"Sindirnya Soo Yun dengan Nada kesal.
"Apa"Ujarnya Pangeran Baek Hyeon sembari menghela nafas penuh kekesalan.
Soo Yun yang melangkah mundur akan meninggalkan Pangeran Baek Hyeon Yang menatapnya tenang mulai membalikan tubuhnya tergesa-gesa.
Tiba-Tiba...
Ssssssssttttttt.....
Seekor ular telah berdesis bergelantungan tepat didepannya yang membuat mata Soo Yun melotot terkejut.
"A......."Teriak Soo Yun ketakutan.
Soo Yun yang menghindari ular itu tiba-tiba terpeleset sebelum tubuhnya jatuh Pangeran Baek Hyeon menangkapnya dengan gesit. Hembusan angin yang tiba-tiba muncul membuat suasana disana sangat sejuk.Soo Yun menatap putra Mahkota Baek Hyeon yang juga menatapnya tenang.
Dalam sekejap Soo Yun melotot mulai sadar dirinya telah berada dipelukan laki-laki yang tidak dikenalnya.
"Lepaskan aku "Ujarnya Soo Yun kasar.
Pangeran Baek Hyeon yang menghela nafas menahan kesal melihat wanita kasar yang telah ditolongnya.
Dalam sekejap Pangeran Baek Hyeon mengerutkan keningnya sembari melihat Soo Yun membersihkan bajunya dari debu , seseorang yang pernah dilihatnya sebelumnya.
Soo Yun yang melihat Pangeran Baek Hyeon menatapnya aneh mulai mengedipkan matanya kebingungan.
"Kenapa dia menatapku seperti itu"Batinnya Soo Yun sembari menyipitkan matanya curiga.
"Kau dari desa mana?"Tanya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
Soo Yun yang baru sadar dirinya telah tersesat membuka matanya lebar-lebar dan mengamati tingginya pepohonan dihutan yang luas itu.
"Kau benar aku dimana sekarang.Apa aku bermimpi bagaimana aku bisa disini kau ini siapa"Gerutu Soo Yun yang panik dan tidak bisa dipahami oleh Pangeran Baek Hyeon.
Soo Yun menatap Pangeran Baek Hyeon dari ujung kaki sampai kepala membuatnya memegang kepalanya frustasi.
"Aku pasti sudah gila,Tidak-tidak apa kau tahu dimana jalan keluar dari hutan ini"Tanya Soo Yun kebingungan.
Tak lama kemudian Pengawal Dam Myung-Sik dan Kasim Hang datang dengan tergupuh dan khawatir.
"Yang Mulia anda baik-baik saja"Tanya Kasim Hang yang begitu Khawatir.
Soo Yun yang menatap aneh kedua orang lagi yang baru datang dengan sikap aneh begitu pun mereka menatap Soo Yun lebih aneh lagi.
"Sekarang apa lagi ini .Ya ampun hari ini kenapa aku sial sekali ditambah melihat orang orang aneh ini"Gumamnya Soo Yun kesal.
"Ka...Kau...beraninya lancang sekali berkata seperti itu.Aku dengar itu"Gertak Kasim Hang yang mendengar.
Pangeran Baek Hyeon yang melihat itu hanya menghela nafas dan menatap Soo Yun dengan tenang.
"Nona Kami tahu jalan keluar dari hutan ini jika kau mau kau boleh ikut"Ajaknya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
Soo Yun yang menatap pangeran Baek Hyeon mulai mengerutkan alisnya ragu dan mulai luluh.
Tak Lama kemudian Soo Yun dan yang lainnya telah berjalan dengan tenang disetiap perjalanannya Soo Yun mulai kesal melihat ketiga orang yang menatap aneh.
"Sudahlah jangan tatap aku seperti itu kalian ini harusnya tatapan aneh itu kan miliku melihat kalian"Ujarnya Soo Yun dengan tenang.
"Kau ini dasar beraninya kau,Kau akan dihukum setelah ini "Ujarnya Kasim Hang kesal.
"Nona kau sebenarnya berasal dari mana"Tanya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
"Kau ini lucu sekali bertanya seolah kau ini bangsawan yang memiliki drajat tinggi.Akting kalian ini memang sangat memuaskan"Jelasnya Soo Yun dengan canda.
"Beraninya kau"Gertak Kasim Hang kembali.
Pangeran Baek Hyeon yang menatap Kasim Hang dingin membuatnya diam dalam sekejap Soo Yun yang menatapnya hanya menggelengkan kepalanya malas.
"Melihat kalian bertiga sepertinya hanya orang ini yang terlihat bodoh"Ujarnya Soo Yun dengan tenang.
Pangeran Baek Hyeon dan pengawal Dam Myung-Sik saling menatap terkejut dengan kelancangan wanita itu.
"Dasar kau wanita"Gertak Kasim Hang kesal.
Pangeran Baek Hyeon menatap dingin Kasim Hang dan membuatnya menundukan kepalanya lagi.
Pangeran Baek Hyeon yang menatap Soo Yun berbeda dari gadis biasanya setelah lama perjalanan akhirnya mereka mulai menghentikan langkahnya
"Kita sudah sampai"Ucapnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
Soo Yun yang menatap terbelalak terkejut bukan kepayang melihat tempat yang ada dihadapannya sekarang.
"Ini tidak mungkin"Ucapnya Soo Yun ketakutan.
Pangeran Baek Hyeon dan Pengawal Dam Myung-Sik menatap dan melihat Soo Yun yang mulai ketakutan.
"Apa kau pernah ketempat ini"Tanya Pengawal Dam Myung-Sik dengan tenang.
Soo Yun masih menatap tempat yang penuh dengan wanita yang berjalan bersama pria dengan bau minuman itu.
"Aku Pasti sedang bermimpi"Ucapnya Soo Yun sembari tersenyum.
Lama kelamaan senyumnya memudar mengingat sesuatu.
FlashBack
"**Kau ...Kau..adalah wanita penghibur itu nasibmu akan merubah keadaan disana.kau akan tersesat didunia dimana ada masalah besar"Ujarnya Pengemis misterius itu**.
Soo Yun yang teringat kata-kata pengemis misterius itu semakin ketakutan dan tidak bisa dipungkiri bahwa ramalan yang dikatakan itu menjadi nyata,Soo Yun baru sadar bahwa dirinya telah berada didunia lain.
Pangeran Baek Hyeon dan kedua orang kepercayaannya yang melihat Soo Yun bersikap aneh dan ketakutan mulai menatap khawatir dan curiga.
"Kau Baik -Baik Saja"Tanya pangeran Baek Hyeon yang menatap Soo Yun terkejut.
"Ini Tidak mungkin, bagaimana bisa aku berada disini aku pasti bermimpi "Ujarnya Soo Yun sembari mengerutkan keningnya melihat tempat Bordil dihadapannya sembari memegang kepalanya frustasi.
"Apa yang terjadi?"Tanya Pengawal Baek Hyeon tenang dan curiga.
"Ini Bukan duniaku"Jawab Soo Yun yang terkejut.
Mereka bertiga yang mendengar Soo Yun menatapnya terkejut seolah tidak percaya dengan apa yang dikatakannya.
#**Salam Kenal Author dan pembaca yang lain semoga sehat selalu yha.
Semoga Ceritanya menarik yha bantu Like And Vote yha...😊😊 #klik tombol👍❤🌟
coment saran kalian lebih penting untuk Saya lebih bisa berkarya lagi.
😉😉✌Trima kasih so Love All you sukses buat semuanya**.