
Suasana Rumah Bordil yang terlihat tegang antara Pangeran Baek Hyeon yang memegang tangan Pangeran Seok dan saling menatap tajam membuat semua yang ada disana khawatir jika terjadi perkelahian.
"Baiklah mungkin lain kali"Ujarnya Pangeran seok sembari tersenyum ramah dan menarik tangannya perlahan.
Pangeran Baek Hyeon mengabaikan Pangeran Seok dan pergi meninggalkannya. Pangeran Seok yang terbiasa dengan sikap Baek Hyeon hanya menatap tenang datar dan mengikutinya pulang.
Diruangan permaisuri Yun yang terlihat Dirinya telah tersenyum bahagia sembari meminum Teh ditemani dayang istana kepercayaannya.
"Aku sungguh bahagia karna semakin lama hubungan antara ayah dan anak itu pasti semakin buruk"Ujarnya Permaisuri Yun sembari tersenyum licik.
"Permaisuri mungkin mereka sedang bertengkar sekarang ini"Ujarnya Kepala dayang istana kerajaan.
"Kau benar itu membuatku sangat bahagia karan anak itu berani macam-macam dengan ku ,Aku akan membuat hidupnya jauh dari sebuah hubungan"Gumamnya Permaisuri sembari tersenyum sumringah dan meminum minumannya.
Disisi lain Pangeran Baek Hyeon yang berjalan menuju perpustakaan tiba-tiba berpapasan denvan Raja Dam Ryung.
Pangeran Baek Hyeon yang menatap Raja begitu tenang hanya menyapanya dengan menundukan kepalanya dan pergi melanjutkan perjalanannya.
Raja Dam Ryung yang melihat Putra Mahkota sama sekali tidak bisa dimengerti olehnya.
"Sebesar itukah kebencianmu padaku"Ujarnya Raja Dam Ryung.
Pangeran Baek Hyeon mengentikan langkahnya dan menatap tenang mendengar Ucapan Raja.
"Kenapa setiap kai aku mencoba mengatakan sesuatu tidak sedikitpun dirimu mendengarkannya cerotakan padaku sebenarnya apa yang terjadi apa sebenci itukah kau dengan Ayahmu sendiri"Ujarnya Raja Dam Ryung dengan nada sedih.
"Hamba tidak membenci anda yang mulia hanya saja Hamba benci dengan keputusan anda selama ini"Jawab Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
Kasim Hang yang melihat Pangeran Baek Hyeon bersikap dingin hanya bisa menundukan kepalanya khawatir melihat pertengkaran itu.
"Apa karna apa yang kukatakan dari ibumu,Putra Mahkota dia itu ibumu dia mengatakan semuanya demi kebaikanmu dan bangsa ini"Ujarnya Raja Dam Ryung dengan tegas.
"Sulit mengatakan ini tapi dia memang bukan ibuku mungkin yang mulia lupa sampai kapanpun dia tidak pernah jadi ibuku"Sahutnya Pangeran Baek Hyeon dengan nada ketus.
Pangeran Baek Hyeon segera meninggalkan tempat itu dengan dingin Raja yang melihat ketusnya sikap putranya membuatnya semakin menatap sedih dan membuat kepala kasim semakin khawatir.
"Ah "Desah Kesakitan Yang mulia memegang dadanya.
"Yang Mulia anda baik-Baik saja"Ujarnya Kepala Kasim yang khawatir.
Raja Dam Ryung mengisyaratkan dirinya tidak apa-apa dan segera pergi dari tempat itu.
Disisi lain Pangeran Baek Hyeon yang telah berada didalam perpustakaan istana menggenggam tanganya kuat menahan amarah yang dipendamnya mengingat perselisihan dengan Raja.
"Yang Mulia "Panggil Dam Myung - Sik secara tiba-tiba.
Pangeran Membalikan badannya mulai menatap tenang kearahnya dan menatap serius.
Tak Lama kemudian Mereka telah duduk dberdua dengan tatapan tenang.
"Aku masih penasaran Sebenarnya apa maksud anda membawa wanita itu"Tanya Pengawal Dam Myung-Sik dengan tenang.
Pangeran Baek Hyeon mengambil kertas gulungan yang ada disampingnya dan membukanya perlahan Pengawal Dam Myung-Sik yang melihat wajah yang tak asing dikertas gulungan yang bertuliskan She Hwa mulai terkejut.
"Bukankah ini wanita yang diceritakan tempat Bordil itu"Ujarnya Pengawal Dam Myung-Sik yang terkejut.
"Benar sekali meski sikap yang diceritakan berbeda tapi kita bisa mencari tahu dan jika itu benar dia bisa menjadi salah satu seseorang yang bisa membantu kita"Jelasnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.
"Apa Nona Kyung Soon tahu dia pasti sangat terkejut bukankah dia yang memberikan gulungan ini pada anda"Ujarnya Pengawal Dam Myung-Sik dengan tenang.
Pangeran Tersenyum dengan tenang Pengawal Dam Myung Sik mulai mengerti dan tahu rencana akan Pangeran Baek Hyeon.
Disisi lain sebuah tempat yang begitu gelap dan penuh dengan cermin Soo Yun terjebak disana mencari jalan keluar dengan langkah tenang langkahnya mulai terhenti melihat seseorang yang mirip dengannya tepat didepannya tatapan tajam hanya saja dia menggunakan Baju seperti wanita bordil itu.
"Aku adalah dirimu ini Bukan mimpi tapi ini nyata aku tidak banyak waktu langsung saja aku membutuhkan mu untuk menyelesaikan semua masalah disini "Jelasnya Perempuan yang Mirip Soo Yun.
"Apa Maksudmu"Tanya Soo Yun yang masih tidak mengerti.
"Hanya sedikit perbedaan dari kita aku ingin bilang bahwa kau dari masa depan dan aku berasal dari dunia sebelum kau lahir karna aku sudah tidak ada disini kau harus menyelesaikan tugasmu disini baru setelah itu kau akan bisa kembali jangan anggap ini mimpi karna pada kenyataannya aku yang masuk dalam mimpimu dan ini semua nyata"Jelasnya wanita mirip Soo Yun .
Sosok itu tersenyum kearah Soo yun yang menatapnya dingin.
Tak Lama kemudian Soo Yun membuka matanya Soo Yun yang menatap tajam segera bangun dari tidurnya sembari memegang kepalanya dan mengingat mimpinya.
Jgerek...
Suara pintu terbuka dan Nona Kyung Soon yang membawa sebuah baju dab perhiasan yang sangat mewah.
Soo Yun menatap Nona Kyung Soon Dengan tenang sedangkan Nona Kyung Soon yang tak asing dengan wajah itu mulai terbelalak terkejut menghampirinya dengan tergupuh.
"Apa...Ini tidak mungkin bagaimana bisa Ka..kau.."Ujarnya Nona Kyung Soon dengan gugup.
Soo Yun yang menatap Kyung Soon dengan dingin membuatnya menghela nafas.
"Ini Nyata"Bantinnya Soo Yun kesal melihat Nona Kyung Soon.
"Nona ternyata kau nyata ku kira kau itu hanya sebuah cerita dongeng dirumah bordil ini"Ujarnya Nona Kyung Soon yang terlihat sangat terkejut.
"Sudahlah panggil saja aku Soo Yun,Apa yang kalian lakukan disini"Ujarnya Soo Yun sembari bertanya pada mereka.
"Nona kami membawakan pakaian yang terbaik dan perhiasan terbaik untuk anda"Ujarnya Nona Kyung Soon dengan tergupuh.
Soo Yun yang melihat pakaian Bordil dan perhiasan rambut yang begitu mewah membuatnya menatap malas.
"Aku tidak akan memakainya baju itu sangat kuno jika aku memakai perhiasan seberat itu leher dan kepalaku akan patah"Ujarnya Soo Yun dengan nada kasar karna marah.
Nona Kyung Soon yang melihat sikap Soo Yun yang sangat kasar membuatnya menatap terbelalak.
"Bawakan aku pakaian yang ringan jangan berat seperti ini dan kain ini terlalu kaku aku ingin kain yang sangat ringan dan model baju ini terlalu kuno untukku dan untuk perhiasan ini sepertinya aku tertarik pastinya itu sangat mahal"Ujarnya Soo Yun sembari duduk dan melakukan sesuatu dengan kertas dan kuas yang ada didepannya.
Nona Kyung Soon yang menatap Soo Yun semakin tidak sopan mulai menampakan ekspresi sebal menatapnya.
Sembari berdiri dengan tenang menatap Nona Kyung Soon dia memberikan sebuah Design Baju log dres yang sangat glamor dan unik yang menbuat Nona kyung Soon terkejut.
"Buatkan aku baju seperti itu setelah aku mandi aku akan memakainya tinggalkan semuanya disitu"Ujarnya Soo Yun dengan tenang seperti didunianya.
"Baiklah kami permisi"Jawab Nona Kyung Soon sembari meninggalkan tempat itu dengan perasaan kesal.
Tak lama kemudian Soo Yun yang telah selesai mandi telah menggunakan pakaian berwarna merah yang glamor sesuai yang diinginkan Rambutnya yang terurai panjang terlihat indah dan sangat halus.
Sembari memilih perhiasan yang begitu mewah untuk rambutnya Soo Yun memilih Tusuk Rambut yang terlihat indah sederhana berukirkan burung dan Bunga yang sangat indah.
Suasana Hening yang dirasakan Soo Yun membuatnya tak menyadari bahwa seseorang telah menyusup masuk diasana sembari menggunakan pisau dan cadar hitam berada dibelakangnya.
Soo Yun yang masih terpaku dengan perhiasan yang sangat tajam itu mulai melihat ketajaman perhiasan itu.
Soo Yun membalikan badannya dan menatap sosok yang membawa pisau itu dengan tatapan tajam.
Disisi Lain Pangeran yang tidur tiba-tiba membuka matanya khawatir dan bergegas bangun dari tidurnya karna bermimpi buruk.
Kekhawatiran yang membuat Pangeran Baek Hyeon menatap jendela kamarnya yang terbuka dan angin dingin yang masuk dalam kamarnya semakin membuat perasaannya tidak karuan.
Hallo teman -teman Buat Author dan lainnya Bantu Like π and Vote yha β€πTrima kasih semoga sehat selalu.Jangan lupa sarannya to coment
πππ