
" Eza !! " panggil cyese , tidak ada jawaban karna orang nya lagi ngelamun .
" bang ezaaaaaaaa!! " teriak cyese lagi , tepat di kuping Rizal .meski harus sedikit berjinjit karna Rizal tinggi.
" i - ya apa" jawab Rizal .
" ezaaa kenapa ?? " .
" gak kok , Abang ke kamar dulu ya cape " izin Rizal , lalu masuk ke kamar nya dengan raut wajah gelisah .
" lah ?! kok aneh ! " heran cyese .
" kecapean kali " lalu dia juga kekamar nya untuk istirahat dan belajar .
*
*.
*
" i - itu ponakan kita mas ?! " tanya Vera terbata bata .
saat ini mereka sedang duduk bersama di taman belakang rumah nya .
" mas juga tidak tahu " lesu Doni , dia juga masih ragu . tapi apa lagi yg harus dijelaskan sedangkan yg terlihat sangat nyata.
" dia mirip mas , sudah tidak salah lagi " Vera mulai menetes kan air mata nya . pedih jika mengingat kejadian lalu.
" kita hanya bisa berdoa semoga takdir membongkar segalanya " Doni menyerah kan semua pada yg berkuasa , ini takdir hamba nya hanya bisa menjalankan .
" semoga "
*
*
*
" mimom gak mau giniin kamu hiks hiks tapi mimom merasa bersalah kalo hanya menyayangi kamu tapi anak mimom satu nya tidak " wanita paruh baya itu menangis tersedu-sedu , tetesan demi tetesan menandakan hati nya hancur saat ini .
kejadian masalalu , harus membuat keluarga nya pecah dan dia harus berpisah dengan satu anak nya lagi .
ini semua juga salah nya , andai saja dia tidak terlalu sibuk bekerja agar suami nya tetap mencintai nya . tapi semua nya telah terjadi , takdir terkadang kejam !.
flash back on ...
" *ini semua bohongan kan mas ?!!! ini semua bohongan ! " tanya wanita itu histeris .
" kamu tega sama aku ?! salah aku apa mas { hiks hiks } sampe sampe kamu selingkuhin aku !!!!" tangis wanita itu lagi , dia mengacak rambutnya frustasi . lalu menunjuk jari nya pada selingkuhan suami nya .
" kamu ! kita sama sama wanita !! tapi kenapa kamu tega nya , hati kamu dimana hah ?! dimana?! " tanya wanita itu pada selingkuhan suami nya , dia adalah anabeliana putri .
" ahkkkkkk ' ini semua mimpi ini pasti bohongan " teriak wanita itu lagi , dia mimom nya cyese , renia Gabriela .
" ini semua salah kamu renia ! salah kamu . kalo saja kamu selalu ada dirumah dan memperhatikan aku , aku tidak akan selingkuh dengan nya . aku ini lelaki yg kapan saja bisa khilaf ." bentak suami renia , jovanka Alexander.
" kamu tinggal bilang mas ! gak harus kayak gini . aku kerja juga karna amanah dari ayah aku " bantah renia masih dengan tangis nya .
" kamu punya adik kan ?! kasih semua pada adik mu . dasar kamu nya saja yang serakah "
" mama Gilang tatut " adu anak lelaki yg masih cadel , namanya Gilang Dirga Alexander dia anak jovanka dan ana saat mereka telah berhubungan .
" dia pasti anak kalian kan ?! "
" iya dia putra ku "
" kalo begitu pergi dari sini dan aku akan urus surat perceraian kita , aku gak Sudi dimadu " teriak renia , menyuruh jovanka dan ana pergi .
" putri kembar ku akan aku bawa " ucap jovanka lalu melangkah menuju kamar putri nya .
" tidak , mereka putri ku " larang renia mengahadang langkah Jovan
" dia juga putri ku " bentak Jovan lagi , lalu masuk kekamar.
dikamar itu terlihat bayi kecil tengah anteng bermain kecrikan . satu bayi lagi entah kemana
. karna sudah tak ada waktu Jovan
mengambil bayi itu lalu pergi begitu saja dengan selingkuhan , dan putra nya .
saat sampai dirumah baru , jovanka baru mengetahui jika yg dibawa nya itu ,' clora Gabriela Alexander yg namanya telah diganti dengan ' clora beliana Alexander .
sepeninggal suami nya renia menangis tak henti henti , hati nya remuk sekali hantam .
tak lama datang baby sister membawa bayi dalam dorongan roda itu . sister itu menghampiri nyonya nya lalu bertanya .
bukan nya menjawab nyese memeluk bayi satu satu nya erat erat seakan tak mau kehilangan*.
***flash back of ...
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱
tinggal kan komentar mu agar menyemangati author untuk terus update***!!!