
Pagi ini , pagi yg cerah bagi clora , setelah berseragam dia berlari kecil dengan senandung yg merdu didengar .
Saat sampai ternyata seluruh keluarga nya sudah berkumpul , dan menunggunya .
Dia duduk dan menyapa satu persatu keluarga nya dibalas anggukan dan senyum hangat dari semua nya .
" Bang Gilang gimana kerjaan nya lancar ?! " Tanya clora , menatap Gilang nya masih menguyah nasi goreng buatan ana .
" baik " singkat Gilang , sebenarnya tak sepenuh nya begitu . Terkadang dia merasakan hawa rumah sakit tak enak , dan dua hari yg lalu dia tak sengaja melewati lorong sepi yg katanya angker . Makanya jika ada pasien malam Gilang tak mengambil nya karna takut , apalagi kalo malam rumah sakit akan sangat sepi dan hawa hawa nya menakutkan.
" Kalo kamu sekolah nya gimana ?! " Tanya ana yg masih menuangkan susu untuk clora .
" Baik mah , malah baik banget " jawab clora , dia berhenti mengunyah saat bayangan dia dan xino tengah bermesraan dan semua gombalan yg xino lontarkan.
" Hayooo mikirin apa ! Senyum senyum gitu " ledek Gilang dengan raut muka meremehkan.
" Apaansi bang Gilang " malu clora diiringi senyum senyum malu . Sedangkan Gilang dan ana tertawa saat tau bahwa clora telah dewasa , Jovan menganggapi dengan senyuman nya .
Semakin hari , hati nya seperti di tusuk tusuk entah karena apa ?! Dia juga heran .
" Yaudah clora pamit ya ma, ayah sama Abang " pamit clora diangguki semuanya , setelah itu clora pergi memakai mobil nya menuju sekolah . Sebenarnya dia selalu dijemput xino tapi karena xino lagi ada rapat OSIS .
*
*
*
Huft
Helaan nafas cyese saat dirinya telah sampai di parkiran sekolah , hari Selasa ini hari dimana dia kembali bersekolah . Setelah seminggu lamanya .
Kakinya juga sudah membaik , dia kembali melihat keliling ternyata masih sama tak ada yg berubah .
Tak lama dia mendengar suara tawa dari arah belakang nya nya. Suara yg dia kenal , dia enggan berbalik makanya langkah nya dipercepat .
" Eh murid baru ya ?! " Tanya orang itu dari belakang , cyese masih tak menanggapi dia hanya fokus untuk sampai di kelas nya.
" Ih murid baru kok songong sih " ejek wanita itu .
Pandangan Sean dan cyese beradu , seketika mata cyese berkaca kaca kala mengingat sahabat yang paling dekat dengan nya tak menjenguk nya sehari pun . Dan Sean menatap cyese rindu , dia rindu muka ini orang yg selalu melakukan hal hal konyol nya .
Tangan Sean ditepis oleh cyese , kali ini sorot matanya penuh marah . Lalu beralih menatap sahabat nya yg dirangkul dan. Merangkul kekasih mereka . Yg tadi nya marah seketika berubah jadi sendu kala tadi diingat nya semua tertawa tanpa beban .
Ditatap nya lagi Sean yg terus memandang nya rindu , tapi cyese tak peduli . Tanpa berbicara sepatah kata pun cyese berlalu begitu saja .
Semua terdiam , dalam keheningan sedangkan Sinta tertawa keras dalam hati .
Sepanjang koridor ternyata semua orang melongo saat melihat bad girl sekolah datang lagi , mereka melupakan berandalan sekolah ini ternyata .
Kini ada yg berbeda dengan cyese , raut wajahnya sekarang dingin dan aura yg berbeda .
Tak ada raut ceria seperti biasa nya . Tapi sayang semua tak peduli ..
Di kelas , cyese melihat seluruh bangku dia menatap bangku nya dengan Rizky lalu mengalihkan pandangan nya tepat di bangku ujung . Diujung sana ada satu siswa cupu yg tengah menunduk ketakutan .
Cyese menghampiri ujung itu , lalu mengetuk meja menyuruh anak cupu itu mendongak namun tak kunjung mendongak .
Karna geram cyese akhirnya bersuara
" Bangku sebelah Lo kosong kan " tanya cyese dengan suara dingin nya .
Cupu itu mengangguk tanpa mendongak ." Tukeran. Gue mau di Deket jendela , Lo disini " perintah cyese dingin . Pria cupu itu mengangguk lalu mengangkat tas nya berpindah , cyese duduk lalu memasang earphone ditelinga nya dengan musik yg distel di hp .
Tak lama beberapa siswa/i masuk kelas , termasuk Fadhil dan Rizky .
Saat Rizky menoleh kebangkunya yg ternyata masih kosong , bukan kah sahabat nya masuk sekolah kali ini ?! Lalu dimana dia .
Dia mengedarkan pandangan kesemua tempat dan terhenti diujung sana , seketika bahunya melemas ..
Ternyata cyese marah juga dengannya , ini memang salah nya jadi dia pantas mendapatkan perlakuan seperti ini .
Pelajaran pertama dimulai , tentang rumus rumus matematika . Semuanya khusuk menulis dan mencatat serta menjawab pertanyaan dari guru nya . Tidak dengan cyese yg hanya mencoret coret bukunya dan tak mendengarkan penjelasan guru .
🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱