
"Kalian tidak apa-apa?" tanya seseorang yang misterius datang tiba-tiba
"Y..Y..Ya, kami tidak apa-apa.. Tapi.. KENAPA KAU DATANG TERLAMBAAAAT?!" balas Zui sambil menampar orang tersebut
"Hehe.. Iya maaf tadi ada sesuatu yang menghalangiku. Oh iya, siapa namamu?" tanya orang itu kepada Lisa
"Setidaknya perkenalkan dirimu dulu, dong"
orang misterius (dalam hati) : [Wanita ini sama seperti Zui, kata-katanya pedas XD]
"Aaah.. iya maaf namaku Zuki. Aku kakaknya Zui"
Sontak saja Lisa terkejut dengan pernyataan Zuki yang mengatakan bahwa ia adalah kakak dari Zui
"K..K..Kalian adalah saudara?!"
"Ya.. begitulah.. Tunggu sebentar.. Hammer Style : Stalagmite Jail!"
Braaakk (hantaman palu ke tanah)
"Hoeeek!" teriak bandit itu dengan nada kesakitan
(Stalagmite Jail memungkinkan penggunanya untuk menahan lawannya dalam penjara stalagmit selama beberapa waktu)
"Nah beres.. Oh ya siapa namamu?"
"Namaku.. Lisa"
"Woah nama yang bagus.. Darimana asalmu?"
"Eeee... Se..se..sebuah negeri yang s..sa..sangat indah bernama Indonesia" jawab Lisa dengan terbata-bata karena sudah kehabisan tenaga
"Kakak, dia sedang kelelahan. Bantu dia, jangan malah diajak ngobrol" ujar Zui kepada kakaknya dengan nada yang menjengkelkan
"Iya.. sebentar ya.. Hammer Style : Mole Hole! Destination : Jail!"
Braaakk (hantaman palu dengan tanah)
Krekk Krekk (tanah yang terbelah)
Syuuuung (bandit dan penjara stalagmitnya jatuh)
[Mole Hole adalah jurus yang membuat penggunanya bisa berpindah tempat melalui bawah tanah layaknya tikus tanah, dan pengguna juga bisa menentukan destination atau tujuan yang akan dituju]
"Oke, sekarang sudah selesai. Sekarang mari kita pulihkan kalian" Mereka pun segera menuju rumah sakit terdekat.
Sesampainya di rumah sakit, mereka langsung diperiksa oleh dokter
"Mereka tidak terluka parah, hanya kehabisan tenaga saja, tidak perlu ada yang dikhawatirkan" jelas dokter kepada Zuki setelah memeriksa Lisa dan Zui
"Syukurlah.."
"Tapi mereka belum boleh menggunakan kekuatan mereka untuk 1-2 hari ke depan." sambung dokter itu
"Apa kalian dengar itu?" tanya Zuki kepada Lisa dan Zui
"Baik, dok. Terima kasih. Kami pergi dulu" ujar Zuki sambil meninggalkan ruangan pemeriksaan
"Iya, silahkan. Jangan lupa istirahat, ya,"
"Baik, dok." jawab Lisa dan Zui
Di tengah perjalanan, Zuki tiba-tiba meninggalkan mereka berdua tanpa pamit terlebih dahulu
Swooosh (suara Zuki pergi)
"Loh, kakakmu kemana?" tanya Lisa keheranan
"Ooh.. dia pasti mendapat pesan darurat, biarkan saja"
"Ooh.. pantas saja aku melihatnya sangat buru-buru tadi"
"Ya.. begitulah kakakku, dia menyelesaikan 1 masalah dulu kemudian baru ke masalah selanjutnya, itu sebabnya dia selalu terlambat ketika menyelamatkan seseorang, dan mendapat julukan 'Pahlawan Kesiangan' "
"Oooh.. seperti itu.. memang ada organisasi yang menampung pahlawan-pahlawan?" tanya Lisa
"Tentu saja. Namanya Asosiasi Pahlawan Intelegen atau biasa disebut A.P.I"
"Wow.. apakah kakakmu tergabung di organisasi itu?"
"Iya, dia sudah bergabung sudah lama"
"Memangnya sudah berapa tahun?"
"½ tahun"
"ITU BELUM LAMAAA.. Hmph..ಠಗಠ "
"Hehe.. tapi bagiku itu adalah waktu yang cukup lama"
Saking asyiknya mengobrol, tidak terasa mereka telah sampai di depan rumah Zui
"Selamat datang di rumahku!"
"Ini rumahmu?" tanya Lisa
"Ya. Memangnya kenapa?"
"Tidak apa-apa"
"Baiklah. Ayo kita masuk!"
"Oke"
Mereka pun masuk ke dalam rumah Zui
[Note : Add to Favorite ya.. supaya dapat notifikasi kalau novel ini update ^v^
Terima kasih sudah mengikuti novel T.O.W]