
Sesampainya mereka di bar, mereka memesan minuman dan makanan untuk merayakan kemenangan mereka, kemudian datang pelayan untuk melayani mereka berdua
"Mau pesan apa?" tanya pelayan itu dengan ramah
"Eeeh.. makanan dan minuman yang paling enak disini apa ya?" Tanya Zui kebingungan
"Kami punya Ayam panggang kecap dan untuk minumnya ada Jus Durian"
"Oke, kalau begitu kami pesan ayam panggangnya 1 dan jus durian 2" ujar Zui dengan lantang
"Baik. Tunggu sebentar, ya" ujar pelayan tersebut sambil meninggalkan mereka berdua
Saat mereka menunggu makanan, tiba-tiba ada seseorang yang terlihat misterius masuk ke bar tersebut dan berteriak
"Cepat serahkan harta kalian! Atau nyawa kalian tidak akan selamat!!!" teriak orang tersebut sambil menarik Dagger dari pinggangnya
[Dagger adalah semacam pedang tetapi lebih pendek]
Lisa yang saat itu sedang menunggu terkejut dan bertanya kepada Zui
"Zui bagaimana ini.. apa kau kenal dia?"
"Mana kutahu, aku juga sepertinya baru melihat dia di kota ini. Bagaimana kalau kita lawan dan serang dia?"
"APA!? KAU MAU MELAWAN DIA!?"
"Ya.. mau bagaimana lagi? Memangnya kau mau menyerahkan uangmu yang baru kau dapatkan dari monster ta.."
Seketika Lisa berdiri dan berkata
"Kau lama sekali Zui. Ayo kita serang dia!" perintah Lisa dengan wajah yang menunduk
"Hei aku belum selesai bicara..!" ujar Zui dengan nada yang sedikit tinggi
"Hoho.. rupanya ada sukarelawan disini.. serahkan uangmu sekarang daripada nanti kamu tidak bisa pulang adik manis..." goda orang tersebut(selanjutnya akan dipanggil bandit)
"ZUI SEKARANG!!!!"
"BAIKLAH! Axe Style : Fire Typhoon!"
"Hah? Apa!?" ujar bandit tersebut sambil menghindari serangan Zui
"GILIRANMU..!"
Dengan cepat anak panah Lisa melesat ke tubuh bandit tersebut yang kemudian menancap dan meledakkan tubuh bandit itu.
"Cih.. hanya segitu saja kemampuanmu, bocah?"
"Se..seranganku.. ti..tidak mempan?" ujar Lisa keheranan
"Lisa, tidak ada waktu untuk memikirkan itu! Sekarang lebih baik kita serang dia lagi sebelum dia menyerang kita!" teriak Zui
"Sudah terlambat, bocah! Flute Style : Lullabies!"
[Lullabies adalah serangan yang membuat pendengarnya merasa mengantuk dan akhirnya tertidur pulas selama 10 menit]
"Lisa, tutup telingamu!" perintah Zui
"A..Aku.. me..rasa.. ngan.. hoaaaaam.."
"Lisaaaaa.." teriak Zui untuk membangunkan Lisa yang terkena serangan dari bandit itu.
"BERANINYA KAAAAAU..!! RASAKAN INI! Axe Style : Boomeraxe!"
[Boomeraxe adalah serangan kapak yang dilempar layaknya boomerang dan dapat kembali lagi ke penggunanya]
Wooooz kapak itu melayang ke arah bandit dengan cepat
"Hm?" Bandit tersebut melihat kapak yang dilempar oleh Zui dan berhasil menghindarinya
"Hoho.. Rupanya kau kuat terhadap seranganku juga ya..?" tantang bandit
"KAU.. TIDAK AKAN KUMAAFKAAAAAAN! Axe Style : Breathe of Dragon!"
"Hahaha.. Kau pikir aku akan kesakitan dengan seranganmu ini?"
Zui yang saat itu hampir putus asa memutuskan mengambil sebuah batu dari inventory nya. Setelah ia mendapatkan batunya, ia menempelkan batu itu ke kapaknya dan ia pun merapalkan sebuah mantra
"Upgrade Weapon : Lava Style"
Seketika kapak Zui mengeluarkan cahaya merah yang menyilaukan mata, kemudian setelah cahaya tersebut padam, terlihat kapak Zui berubah bentuk dari kapak satu sisi menjadi kapak dua sisi dengan ukuran yang cukup besar dan terdapat sedikit corak warna merah maroon pada bilah kapaknya yang dari awal berwarna merah darah.
"Kita baru saja mulai, bandit licik!" tantang Zui
[Note dari Author : Jangan lupa di Add ke Favorite kalian ya... biar ngga ketinggalan update novel ini]