
Setelah monster menyerang mereka berdua, Zui pun mencapai puncak kemarahannya. Kemudian, dia pun mengeluarkan potion SP dan meminumnya, lalu menyerang monster tersebut dengan mengeluarkan semua skill yang ia miliki, ia berharap bisa mengalahkan monster itu dengan semua skill yang ia miliki. Namun, HP monster tersebut hanya berkurang 15% saja.
"Hosh.. Hosh.. Hosh.. Monster ini kuat sekali. Aku tidak bisa mengalahkannya seorang diri. Hosh.. Hosh.. Hosh.."
"Baiklah. Akan aku coba menyerangnya!"
Zui yang sadar bahwa Lisa perlahan-lahan mendekati Monster itu berteriak kepada Lisa
"Lisa, apa kau yakin akan menyerang monster itu?! Bagaimana dengan SP mu?"
"Aku yakin. Karena SP ku sudah mulai pulih." jawab Lisa
"Baiklah. Lakukan yang terbaik!"
Lisa yang mendengar itu hanya mengangguk sedikit sambil melihat ke arah Zui dan perlahan meninggalkannya.
Setelah Lisa merasa cukup dekat, ia memasang anak panahnya, lalu mengarahkan panahnya ke monster tersebut dan Lisa bergumam sendiri
"[dalam hati] Aku sudah memperhatikan pertarungan Zui daritadi, dan aku telah mengetahui titik lemahnya, sekarang adalah waktu untuk membuktikannya"
Kemudian, Lisa melepaskan anak panahnya tanpa menggunakan skill apapun. Lalu anak panah tersebut melesat kearah kuku kaki jempol kanan dari monster itu. Dan, secara mengejutkan monster itu kehilangan HP nya hingga tidak bersisa. Melihat kejadian tersebut, para peserta seleksi terdiam sejenak dan kemudian bersorak gembira atas kekalahan monster tersebut. Kemudian, Zui menghampiri Lisa dan mengatakan sesuatu
"Bagaimana kau bisa mengalahkannya?" tanya Zui
"Oooh.. Aku memperhatikan pertarunganmu tadi, dan aku lihat kau menyerang semua anggota tubuhnya, dan monster itu selalu menyembunyikan kuku kaki jempol kanannya, jadi aku pikir itu adalah titik lemahnya, jadi aku hanya mencoba menyerang bagian itu. Dan, ternyata itu benar-benar titik lemahnya"
Ditengah perbincangan mereka berdua, lantai pertarungan itu perlahan naik ke permukaan tanah.
Sesampainya mereka di permukaan, mereka disambut oleh tepuk tangan dari seluruh anggota guild yang membuat para peserta sangat terharu karena bisa mengalahkan monster itu tanpa berkurangnya anggota peserta seleksi
"SELAMAT... SELAMAT YA.. WAH KALIAN HEBAT SEKALI..." itulah yang Lisa dan Zui dengar dari gemuruh sorak-sorai para anggota guild.
Kemudian, Zukai naik ke atas mimbar dan memberikan pidato
"Kepada seluruh peserta seleksi, saya ucapkan selamat karena telah menyelesaikan seleksi ini tanpa adanya pengurangan anggota sedikitpun. Dan, tanpa mengulur waktu lagi, saya akan mengumumkan Challengers yang menempati posisi pertama dan kedua. Posisi kedua, ditempati oleh... Zeru dan Zeksu...!!!"
Prok.. Prok.. Prok.. [tepuk tangan]
"Daaaaaann... di posisi pertama, ditempati oleeeeeeehh....... Zui dan Lisaaa...!!!"
Prok.. Prok.. Prok.. [tepuk tangan]
Zui & Lisa ------ 23%
Zeru & Zeksu -- 18%
Zaku & Zuka --- 13%
Zeto & Ziru ----- 10%
Zoi & Zemu ----- 7%
Taki & Tipa ----- 6%
Zata & Zirus ---- 5%
Zrika & Zama --- 5%
Zai & Zalia ------ 4%
Piko & Puti ---- 3%
"Inilah 10 Duo dengan damage tertinggi dan mereka harus mengikuti ujian tahap 2 untuk bisa masuk ke guild ini. Namun, seperti yang saya katakan di awal, 2 teratas boleh langsung masuk ke dalam guild ini tanpa mengikuti ujian tahap 2 ini."
Mendengar hal itu, Lisa berbicara kepada Zui
"Kita langsung masuk saja, yuk" ajak Lisa
"Hmm.. boleh juga, tapi aku masih mau bertarung lagi" balas Zui dengan nada menantang
"Hei, apa kau ingat kita masih belum pulih, menggunakan sedikit skill saja aku sudah kehabisan SP tadi..!!"
"Hahaha... Iya baiklah.. Ayo kita temui Zukai sekarang"
"Humph.. Baiklah kalau kau memaksa" balas Lisa dengan sifat tsundere-nya.
Mereka pun pergi ke Zukai untuk konfirmasi
[Note : Add to Favorite ya.. supaya dapat notifikasi kalau novel ini update. Dan Follow IG Author ya.. @ini_musuru ^v^]
[Terima kasih sudah mengikuti novel T.O.W]